alexametrics
20 C
Madura
Monday, August 8, 2022

Biadab, Setelah Dihamili, Selingkuhan Dibunuh

SUMENEP – Jasuli, 40, warga Dusun Banyupinang, Desa Sawahsumur, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, tega membunuh Sariani. Perempuan yang diduga selingkuhan Jasuli itu dihabisi karena hamil.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Suwardi mengatakan, motif pembunuhan diduga karena ulah pelaku yang menghamili korban. Pelaku tidak ingin aksi bejatnya diketahui orang. Atas dasar itu, Jasuli tega menghabisi nyawa kekasih gelapnya itu.

Pembunuhan terjadi tahun lalu. Jasuli sempat cekcok dengan kerabat Sariani yakni Andiyono. Pemicunya, Andiyono menuduh Jasuli menghamili Sariani. ”Mendapat tuduhan seperti itu, Jasuli menusuk Andiyono menggunakan pisau,” kata Suwardi.

Atas perbuatan menusuk Andiyono, Jasuli divonis satu tahun penjara oleh pengadilan. Setelah keluar dari penjara, Jasuli kembali ditangkap oleh polisi karena kasus pembunuhan terhadap Sariani.

Baca Juga :  Hari Tenang, APK Masih Terpasang

Hasil pemeriksaan kepada pelaku, korban dihabisi menggunakan kayu di gua. Setelah tewas, mayat perempuan yang ditinggal kerja suaminya ke Malaysia itu ditutup menggunakan batu. Perhiasan dan uang milik korban diambil pelaku dan disembunyikan di belakang rumah.

Berdasar pemeriksaan dan penyelidikan polisi, Jasuli ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana. Penangkapan terhadap Jasuli dilakukan setelah dia pulang ke Kangean dan baru keluar dari penjara pada Minggu (17/9). Kini Jasuli ditahan di Polsek Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep. Dia terancam hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup.

SUMENEP – Jasuli, 40, warga Dusun Banyupinang, Desa Sawahsumur, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, tega membunuh Sariani. Perempuan yang diduga selingkuhan Jasuli itu dihabisi karena hamil.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Suwardi mengatakan, motif pembunuhan diduga karena ulah pelaku yang menghamili korban. Pelaku tidak ingin aksi bejatnya diketahui orang. Atas dasar itu, Jasuli tega menghabisi nyawa kekasih gelapnya itu.

Pembunuhan terjadi tahun lalu. Jasuli sempat cekcok dengan kerabat Sariani yakni Andiyono. Pemicunya, Andiyono menuduh Jasuli menghamili Sariani. ”Mendapat tuduhan seperti itu, Jasuli menusuk Andiyono menggunakan pisau,” kata Suwardi.


Atas perbuatan menusuk Andiyono, Jasuli divonis satu tahun penjara oleh pengadilan. Setelah keluar dari penjara, Jasuli kembali ditangkap oleh polisi karena kasus pembunuhan terhadap Sariani.

Baca Juga :  Hari Tenang, APK Masih Terpasang

Hasil pemeriksaan kepada pelaku, korban dihabisi menggunakan kayu di gua. Setelah tewas, mayat perempuan yang ditinggal kerja suaminya ke Malaysia itu ditutup menggunakan batu. Perhiasan dan uang milik korban diambil pelaku dan disembunyikan di belakang rumah.

Berdasar pemeriksaan dan penyelidikan polisi, Jasuli ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana. Penangkapan terhadap Jasuli dilakukan setelah dia pulang ke Kangean dan baru keluar dari penjara pada Minggu (17/9). Kini Jasuli ditahan di Polsek Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep. Dia terancam hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/