alexametrics
21.2 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Tiga Nelayan Urunan Beli Sabu-Sabu

BANGKALAN – Polres Bangkalan seolah tanpa hari tanpa penangkapan kasus narkoba. Kali ini giliran tiga nelayan yang dibekuk karena diduga mengonsumsi sabu-sabu (SS). Sejumlah barang bukti diamankan dari lokasi penangkapan.

Satresnarkoba Polres Bangkalan mendapat informasi dari masyarakat bahwa rumah Moh. Gagek, 29, di Banyusangkah, Kecamatan Tanjungbumi, sering dijadikan tempat pesta narkoba. Polisi lantas mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan Sabtu (16/2) sekitar pukul 12.30.

Setibanya di rumah pria tamatan SD tersebut, ternyata informasi itu benar adanya. Polisi melihat Gagek bersama Subairi, 24, dan Bambang Prayudo, 19, mengonsumsi narkoba. Subairi dan Bambang masih bertetangga dengan Gagek.

Saat itu pula polisi melakukan penggerebekan dan berhasil menciduk ketiga orang yang bekerja sebagai nelayan. Barang bukti diamankan petugas berupa plastik klip kecil diduga berisi SS dengan berat kotor 0,62 gram, alat isap lengkap dengan pipet di dalamnya berisi kerak SS, dan dua korek api gas.

Baca Juga :  BK Akui Kinerja DPRD Sampang Tak Maksimal

Kepada petugas mereka mengakui perbuatannya. Gagek, Subairi, dan Bambang membeli barang haram dengan cara urunan dan untuk dikonsumsi bersama-sama. Hasil tes urine ketiga pelaku menunjukkan positif mengonsumsi barang haram.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Moh. Wiji Santoso mengatakan, mereka ditetapkan sebagai tersangka. Pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap penyedia barang haram atau pengedar. ”Kami tidak bisa sebutkan identitasnya demi memudahkan penyelidikan. Yang jelas petugas masih melakukan pengejaran,” terangnya kemarin (17/2).

Pria berkumis itu menambahkan, akibat perbuatannya, Gagek, Subairi, dan Bambang dijerat pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika. Mereka diancam hukuman pidana penjara selama empat tahun. ”Mereka ditahan di polres, bukan di Polsek Tanjungbumi,” tutup Wiji. 

Baca Juga :  Madura Jadi Rebutan dalam Pilgub Jatim

BANGKALAN – Polres Bangkalan seolah tanpa hari tanpa penangkapan kasus narkoba. Kali ini giliran tiga nelayan yang dibekuk karena diduga mengonsumsi sabu-sabu (SS). Sejumlah barang bukti diamankan dari lokasi penangkapan.

Satresnarkoba Polres Bangkalan mendapat informasi dari masyarakat bahwa rumah Moh. Gagek, 29, di Banyusangkah, Kecamatan Tanjungbumi, sering dijadikan tempat pesta narkoba. Polisi lantas mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan Sabtu (16/2) sekitar pukul 12.30.

Setibanya di rumah pria tamatan SD tersebut, ternyata informasi itu benar adanya. Polisi melihat Gagek bersama Subairi, 24, dan Bambang Prayudo, 19, mengonsumsi narkoba. Subairi dan Bambang masih bertetangga dengan Gagek.


Saat itu pula polisi melakukan penggerebekan dan berhasil menciduk ketiga orang yang bekerja sebagai nelayan. Barang bukti diamankan petugas berupa plastik klip kecil diduga berisi SS dengan berat kotor 0,62 gram, alat isap lengkap dengan pipet di dalamnya berisi kerak SS, dan dua korek api gas.

Baca Juga :  Pergantian Ketua DPRD Terancam Gagal

Kepada petugas mereka mengakui perbuatannya. Gagek, Subairi, dan Bambang membeli barang haram dengan cara urunan dan untuk dikonsumsi bersama-sama. Hasil tes urine ketiga pelaku menunjukkan positif mengonsumsi barang haram.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Moh. Wiji Santoso mengatakan, mereka ditetapkan sebagai tersangka. Pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap penyedia barang haram atau pengedar. ”Kami tidak bisa sebutkan identitasnya demi memudahkan penyelidikan. Yang jelas petugas masih melakukan pengejaran,” terangnya kemarin (17/2).

Pria berkumis itu menambahkan, akibat perbuatannya, Gagek, Subairi, dan Bambang dijerat pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika. Mereka diancam hukuman pidana penjara selama empat tahun. ”Mereka ditahan di polres, bukan di Polsek Tanjungbumi,” tutup Wiji. 

Baca Juga :  Pengedar Simpan Narkoba di Celana Dalam
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/