alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Syarat Tiga Pasangan Calon Belum Lengkap

SAMPANG – Syarat dari tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Sampang tidak lengkap. Itu diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penelitian keabsahan persyaratan calon.

Kepastian itu disampaikan Ketua KPU Sampang Syamsul Mu’arif Rabu (17/1). Kekurangan persyaratan calon harus diperbaiki oleh yang bersangkutan.

Diterangkan, persyaratannya ada dua. Yakni syarat pencalonan dan syarat calon. Untuk syarat pencalonan seperti dukungan atau rekomendasi partai politik sudah dipastikan lengkap. ”Sedangkan untuk syarat calon masih ditemukan kekurangan yang harus diperbaiki,” katanya kemarin.

KPU memberikan waktu hingga tiga hari 18–20 Januari 2018 untuk memperbaiki dan melengkapi syarat calon tersebut. Jika setelah perbaikan masih ditemukan berkas syarat calon belum lengkap, KPU tidak akan meloloskan paslon yang bersangkutan.

Baca Juga :  Pilkada Sampang, Kotak Suara Lebih 5.870 Unit

”Sebab, hal tersebut merupakan syarat wajib dalam persyaratan pendaftaran menjadi calon bupati dan wakil bupati Sampang,” ucapnya usai menggelar rapat pleno penyampaian hasil penelitian persyaratan.

”Kalau dari item keabsahannya itu tidak sah, kami tidak akan meloloskan. Sebab, itu menjadi syarat wajib. Makanya, kami memberikan jangka waktu untuk dilakukan perbaikan,” terangnya.

Menurut Syamsul, syarat kelengkapan calon tersebut sesuai Peraturan KPU 3/2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota/Wakil Wali Kota.

Artinya, lanjut Syamsul, calon yang mendaftarkan diri harus dinyatakan lulus sebagai calon untuk bisa masuk dalam tahapan selanjutnya. ”Salah satunya, kami melihat seperti surat tanggungan pajak. Sertifikat yang tidak dilegalisir dan NPWP yang masih dalam perbaikan dari salah satu calon yang ada,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rekomendasi Partai Gerindra Sudah Final

Syamsul berharap kekurangan yang harus diperbaiki untuk dipercepat. Karena mengingat waktu yang disediakan hanya tiga hari. ”Kami minta ini dipercepat,” tukasnya.

SAMPANG – Syarat dari tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Sampang tidak lengkap. Itu diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penelitian keabsahan persyaratan calon.

Kepastian itu disampaikan Ketua KPU Sampang Syamsul Mu’arif Rabu (17/1). Kekurangan persyaratan calon harus diperbaiki oleh yang bersangkutan.

Diterangkan, persyaratannya ada dua. Yakni syarat pencalonan dan syarat calon. Untuk syarat pencalonan seperti dukungan atau rekomendasi partai politik sudah dipastikan lengkap. ”Sedangkan untuk syarat calon masih ditemukan kekurangan yang harus diperbaiki,” katanya kemarin.


KPU memberikan waktu hingga tiga hari 18–20 Januari 2018 untuk memperbaiki dan melengkapi syarat calon tersebut. Jika setelah perbaikan masih ditemukan berkas syarat calon belum lengkap, KPU tidak akan meloloskan paslon yang bersangkutan.

Baca Juga :  Pilkada Sampang,¬†PKS Dukung¬†Pasangan Jihad

”Sebab, hal tersebut merupakan syarat wajib dalam persyaratan pendaftaran menjadi calon bupati dan wakil bupati Sampang,” ucapnya usai menggelar rapat pleno penyampaian hasil penelitian persyaratan.

”Kalau dari item keabsahannya itu tidak sah, kami tidak akan meloloskan. Sebab, itu menjadi syarat wajib. Makanya, kami memberikan jangka waktu untuk dilakukan perbaikan,” terangnya.

Menurut Syamsul, syarat kelengkapan calon tersebut sesuai Peraturan KPU 3/2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota/Wakil Wali Kota.

Artinya, lanjut Syamsul, calon yang mendaftarkan diri harus dinyatakan lulus sebagai calon untuk bisa masuk dalam tahapan selanjutnya. ”Salah satunya, kami melihat seperti surat tanggungan pajak. Sertifikat yang tidak dilegalisir dan NPWP yang masih dalam perbaikan dari salah satu calon yang ada,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sediakan Rp 4 Miliar untuk Pengamanan Pilkada

Syamsul berharap kekurangan yang harus diperbaiki untuk dipercepat. Karena mengingat waktu yang disediakan hanya tiga hari. ”Kami minta ini dipercepat,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/