alexametrics
22.7 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

Polisi Hanya Tetapkan Empat Orang sebagai Tersangka

BANGKALAN – Kampung narkoba di Bangkalan masih eksis. Itu diketahui dari operasi penggerebekan yang dilakukan polisi. Setidaknya aparat menetapkan tiga tersangka yang diduga memiliki narkoba.

Jumat (14/12), operasi gabungan Polres Bangkalan dan Satbrimob Polda Jawa Timur mengamankan sembilan orang dan 18 kendaraan bermotor (ranmor) dari penggerebekan kampung narkoba di Desa Parseh dan Sanggra Agung, Kecamatan Socah. Namun, polisi hanya menetapkan empat tersangka.

Yakni, Hodi, 45; Lukim, 43; dan Ali Fahmy, 25. Mereka bertiga merupakan warga Desa Parseh. Satu tersangka lainnya yaitu Moh. Nicholas,16, warga asal Sidoarjo.

Hasil pemeriksaan polisi, Hodi dan Lukim merupakan pemilik narkoba jenis sabu-sabu (SS) seberat 0,34 gram. Moh. Nicholas memiliki 0,73 gram SS. Sementara Ali Fahmy membawa satu kantong kecil berisi 129 butir inex.

Kasatresnarkoba Polres Bangkalan AKP Puguh Suatmojo menyampaikan, empat orang yang ditetapkan tersangka diduga memiliki kaitan dengan kasus narkoba. Empat tersangka, kata dia, sudah mengakui perbuatannya.

Baca Juga :  Gelar Operasi 11 Hari, Polisi Jaring 2.555 Pelanggar Rambu Lalu Lintas

”Ada empat orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sisanya setelah diperiksa tidak terbukti,” ujar Puguh Minggu (16/12).

Selain menahan orang, polisi menyita 15 motor dan tiga mobil saat melakukan penggerebekan di kampung narkoba. Yaitu, tujuh motor Honda Beat dengan nomor polisi (nopol) L 5559 QS, N 2549 IL, M 4538 HQ, P 3791 GB, N 5457 HT, L 4830 ZW, dan satu tanpa nopol.

Kemudian, dua unit Honda Vario dengan nopol M 4306 GB dan satu tanpa nopol. Lalu, satu unit motor TVS Neo X3i dengan nopol L 6445 L. Polisi juga mengamankan motor Supra X tanpa nopol, Yamaha Vixion L 6122 NQ, Mio GT L 3544 PY, dan Revo M 3041 HT.

Kendaraan pelat merah Supra X 125 dengan nopol M 2254 GP turut diamankan polisi. Sementara kendaraan roda empat yang diamankan yakni Honda HR-V hitam L 5 OL, Geely LC 1.3 merah L 1102 OW, dan Toyota Calya W 1634 YQ.

Baca Juga :  Polisi Bekuk Komplotan Curas

Belasan kendaraan yang diamankan Korps Bhayangkara itu, kata Puguh, belum diketahui pemiliknya. Termasuk motor pelat merah belum diungkap siapa pemiliknya. Menurut Puguh, pihaknya menunggu para pemilik kendaraan datang ke Mapolres Bangkalan.

Jika tidak memiliki kaitan dengan kasus narkoba, kendaraan yang diamankan bisa dibawa pulang pemiliknya. Dengan syarat, membawa surat-surat kendaraan lengkap. ”Kami menunggu,” kata mantan Kapolsek Kamal itu.

Operasi gabungan untuk menggerebek kampung narkoba menerjunkan satu kompi atau 100 pasukan Satbrimob Polda Jatim. Ditambah 100 pasukan dari Polres Bangkalan. Total 200 pasukan gabungan yang melakukan penggerebekan ke kampung narkoba.

BANGKALAN – Kampung narkoba di Bangkalan masih eksis. Itu diketahui dari operasi penggerebekan yang dilakukan polisi. Setidaknya aparat menetapkan tiga tersangka yang diduga memiliki narkoba.

Jumat (14/12), operasi gabungan Polres Bangkalan dan Satbrimob Polda Jawa Timur mengamankan sembilan orang dan 18 kendaraan bermotor (ranmor) dari penggerebekan kampung narkoba di Desa Parseh dan Sanggra Agung, Kecamatan Socah. Namun, polisi hanya menetapkan empat tersangka.

Yakni, Hodi, 45; Lukim, 43; dan Ali Fahmy, 25. Mereka bertiga merupakan warga Desa Parseh. Satu tersangka lainnya yaitu Moh. Nicholas,16, warga asal Sidoarjo.


Hasil pemeriksaan polisi, Hodi dan Lukim merupakan pemilik narkoba jenis sabu-sabu (SS) seberat 0,34 gram. Moh. Nicholas memiliki 0,73 gram SS. Sementara Ali Fahmy membawa satu kantong kecil berisi 129 butir inex.

Kasatresnarkoba Polres Bangkalan AKP Puguh Suatmojo menyampaikan, empat orang yang ditetapkan tersangka diduga memiliki kaitan dengan kasus narkoba. Empat tersangka, kata dia, sudah mengakui perbuatannya.

Baca Juga :  Program PTSL Bangkalan Capai Target

”Ada empat orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sisanya setelah diperiksa tidak terbukti,” ujar Puguh Minggu (16/12).

Selain menahan orang, polisi menyita 15 motor dan tiga mobil saat melakukan penggerebekan di kampung narkoba. Yaitu, tujuh motor Honda Beat dengan nomor polisi (nopol) L 5559 QS, N 2549 IL, M 4538 HQ, P 3791 GB, N 5457 HT, L 4830 ZW, dan satu tanpa nopol.

- Advertisement -

Kemudian, dua unit Honda Vario dengan nopol M 4306 GB dan satu tanpa nopol. Lalu, satu unit motor TVS Neo X3i dengan nopol L 6445 L. Polisi juga mengamankan motor Supra X tanpa nopol, Yamaha Vixion L 6122 NQ, Mio GT L 3544 PY, dan Revo M 3041 HT.

Kendaraan pelat merah Supra X 125 dengan nopol M 2254 GP turut diamankan polisi. Sementara kendaraan roda empat yang diamankan yakni Honda HR-V hitam L 5 OL, Geely LC 1.3 merah L 1102 OW, dan Toyota Calya W 1634 YQ.

Baca Juga :  Terlibat Jaringan Narkoba, Kapolres Ancam Pecat Anggota

Belasan kendaraan yang diamankan Korps Bhayangkara itu, kata Puguh, belum diketahui pemiliknya. Termasuk motor pelat merah belum diungkap siapa pemiliknya. Menurut Puguh, pihaknya menunggu para pemilik kendaraan datang ke Mapolres Bangkalan.

Jika tidak memiliki kaitan dengan kasus narkoba, kendaraan yang diamankan bisa dibawa pulang pemiliknya. Dengan syarat, membawa surat-surat kendaraan lengkap. ”Kami menunggu,” kata mantan Kapolsek Kamal itu.

Operasi gabungan untuk menggerebek kampung narkoba menerjunkan satu kompi atau 100 pasukan Satbrimob Polda Jatim. Ditambah 100 pasukan dari Polres Bangkalan. Total 200 pasukan gabungan yang melakukan penggerebekan ke kampung narkoba.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/