alexametrics
19.1 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Rekapitulasi Pilkades Belum Rampung

PAMEKASAN – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak usai dilaksanakan pada Rabu (11/10). Masing-masing desa memiliki nama pemenang. Namun, panitia tidak kunjung menyetor hasil rekapitulasi pemilihan itu ke pemerintah kabupaten (pemkab).

Kabid Pemberdayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Muttaqin mengatakan, secara nonformal, pemerintah mengantongi nama-nama pemenang pilkades. Namun, data tersebut belum bisa dipublikasikan. Sebab, laporan resmi panitia belum masuk.

Jika data itu disampaikan ke publik, dikhawatirkan ada perbedaan dengan data yang disetor panitia. Dengan demikian, pemerintah memilih tidak mengumumkan. Dari 13 desa yang menggelar pilkades, baru Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, yang menyetor.

Muttaqin menyampaikan, sesuai regulasi, panitia wajib menyetor rekapitulasi hasil pemilihan itu maksimal tujuh hari aktif pasca pemilihan. Itu sesuai Perbup 10/2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda 5/2015 tentang Pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa.

Baca Juga :  Pak Tarsun Low Profile

Dengan demikian, batas akhir penyerahan hasil rekapitulasi itu paling lambat Jumat (20/10). Pemerintah terus berkoordinasi dengan panitia melalui camat agar berkas tersebut segera disetor. Kemudian, panitia melaporkan ke badan permusyawatan desa (BPD) dengan tembusan camat. Lalu, dikirim ke pemerintah daerah. ”Ada jenjang dan tahapan,” katanya.

Anggota Komisi I DPRD Pamekasan Andi Suparto mengatakan, seharusnya hasil pemilihan itu segera disetor ke pemerintah agar tidak ada fitnah. Dia mengungkapkan, ada masyarakat yang tidak puas dengan hasil penyelenggaraan pilkades. Dalam waktu dekat, wakil rakyat akan menerima masyarakat itu untuk audiensi.

Kemudian akan ditindaklanjuti sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dan regulasi. Politikus PPP itu berharap, pilkades pekan lalu itu dijadikan pembelajaran dan evaluasi untuk penyelenggaraan pilkades selanjutnya.

Baca Juga :  Mandul, Setahun Dewan Tak Hasilkan Perda Inisiatif

PAMEKASAN – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak usai dilaksanakan pada Rabu (11/10). Masing-masing desa memiliki nama pemenang. Namun, panitia tidak kunjung menyetor hasil rekapitulasi pemilihan itu ke pemerintah kabupaten (pemkab).

Kabid Pemberdayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Muttaqin mengatakan, secara nonformal, pemerintah mengantongi nama-nama pemenang pilkades. Namun, data tersebut belum bisa dipublikasikan. Sebab, laporan resmi panitia belum masuk.

Jika data itu disampaikan ke publik, dikhawatirkan ada perbedaan dengan data yang disetor panitia. Dengan demikian, pemerintah memilih tidak mengumumkan. Dari 13 desa yang menggelar pilkades, baru Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, yang menyetor.


Muttaqin menyampaikan, sesuai regulasi, panitia wajib menyetor rekapitulasi hasil pemilihan itu maksimal tujuh hari aktif pasca pemilihan. Itu sesuai Perbup 10/2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda 5/2015 tentang Pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa.

Baca Juga :  Menuju Pilkades Serentak di Kota Keris

Dengan demikian, batas akhir penyerahan hasil rekapitulasi itu paling lambat Jumat (20/10). Pemerintah terus berkoordinasi dengan panitia melalui camat agar berkas tersebut segera disetor. Kemudian, panitia melaporkan ke badan permusyawatan desa (BPD) dengan tembusan camat. Lalu, dikirim ke pemerintah daerah. ”Ada jenjang dan tahapan,” katanya.

Anggota Komisi I DPRD Pamekasan Andi Suparto mengatakan, seharusnya hasil pemilihan itu segera disetor ke pemerintah agar tidak ada fitnah. Dia mengungkapkan, ada masyarakat yang tidak puas dengan hasil penyelenggaraan pilkades. Dalam waktu dekat, wakil rakyat akan menerima masyarakat itu untuk audiensi.

Kemudian akan ditindaklanjuti sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dan regulasi. Politikus PPP itu berharap, pilkades pekan lalu itu dijadikan pembelajaran dan evaluasi untuk penyelenggaraan pilkades selanjutnya.

Baca Juga :  57 Warga Binaan Terancam Golput
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/