alexametrics
21.1 C
Madura
Thursday, August 11, 2022

Amankan BB Kasus Ilegal Loging

SUMENEP – Aktivitas pembalakan liar di wilayah Kepulauan Kengean masih marak. Minggu (13/5) petugas Badan Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Perhutani Kangean Timur dan  aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus ilegal logging tersebut.

Kasubbaghumas Polres Sumenep mengatakan, operasi itu bermula dari laporan Asisten Perhutani (Asper) BKPH Kangean Timur Marinus Hinga di  Dusun Patapan, Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan. Dia mencurigai ada pencurian kayu oleh Atro, 50, warga Desa Saobi, Kecamatan Kangayan.

Setelah dilakukan operasi, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa satu unit perahu kayu motor (PKM) dan enam batang kayu gelondongan jenis kenari. ”Sayangnya, saat ditemukan tidak ada pemilik di lokasi,” jelasnya Rabu (16/5).

Baca Juga :  Kasus Kriminalitas di Sumenep Meningkat

Sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. Sementara Atro masih berstatus terlapor. ”Tersangkanya belum ada karena masih dalam tahap lidik.  Kalau memang sudah ada perkembangan, kami akan menindaklanjuti secepatnya,” ungkapnya.

Jika terbukti bersalah, Atro akan dijerat pasal 83 ayat 1 huruf a jo pasal 12 huruf d UU RI 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

SUMENEP – Aktivitas pembalakan liar di wilayah Kepulauan Kengean masih marak. Minggu (13/5) petugas Badan Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Perhutani Kangean Timur dan  aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus ilegal logging tersebut.

Kasubbaghumas Polres Sumenep mengatakan, operasi itu bermula dari laporan Asisten Perhutani (Asper) BKPH Kangean Timur Marinus Hinga di  Dusun Patapan, Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan. Dia mencurigai ada pencurian kayu oleh Atro, 50, warga Desa Saobi, Kecamatan Kangayan.

Setelah dilakukan operasi, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa satu unit perahu kayu motor (PKM) dan enam batang kayu gelondongan jenis kenari. ”Sayangnya, saat ditemukan tidak ada pemilik di lokasi,” jelasnya Rabu (16/5).

Baca Juga :  Kasus Kriminalitas di Sumenep Meningkat

Sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. Sementara Atro masih berstatus terlapor. ”Tersangkanya belum ada karena masih dalam tahap lidik.  Kalau memang sudah ada perkembangan, kami akan menindaklanjuti secepatnya,” ungkapnya.

Jika terbukti bersalah, Atro akan dijerat pasal 83 ayat 1 huruf a jo pasal 12 huruf d UU RI 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/