alexametrics
22.1 C
Madura
Thursday, August 11, 2022

Politikus PKB Pimpin BUMD

SUMENEP – Bupati Sumenep A. Busyro Karim melantik dua direksi PT Sumekar di ruang VIP rumah dinas (rumdis) bupati, Selasa malam (15/1). Mereka adalah Moh. Safi’e yang dilantik sebagai direktur utama (Dirut) PT Sumekar. Sementara Achmad Zainal Arifin menjadi direktur di badan usaha milik daerah (BUMD) milik Pemkab Sumenep itu.

Informasi yang diterima RadarMadura.id, dua direksi tersebut merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Moh. Safi’e diketahui sebagai mantan ketua PAC PKB Kecamatan Arjasa. Sementara Achmad Zainal Arifin merupakan calon anggota DPRD Jawa Timur daerah pemilihan (dapil) Madura nomor urut 10.

Bupati Busyro Karim mengutarakan, dua direksi PT Sumekar yang dilantik ini sudah melalui proses administrasi, uji kelayakan dan kepatutan yang transparan, bebas intervensi dan bebas dari praktik KKN.

Baca Juga :  Karakter Anak Tanggung Jawab Siapa?

”Diketahui bersama beberapa bulan lalu. Dirutnya mundur karena sedang nyaleg anggota DPRD Sumenep. Dari itu, kami melakukan langkah-langkah sesuai aturan,” kata dia usai pelantikan.

Busyro menyampaikan, dua direksi ini harus bekerja ekstra. Sebab, dari sisi keuangan PT Sumekar diharapkan meningkatkan laba 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan penyelesaian seluruh utang perusahaan pada 2020. Juga harus menambah trayek di luar jalur Kalianget–Kangean. ”PT Sumekar kan punya utang Rp 3 miliar lebih. Sekarang ini tinggal Rp 1 miliar,” katanya.

Busyro menyampaikan, BUMD yang bergerak di bidang transportasi laut itu harus lebih baik. Dia juga menanggapi status Direktur PT Sumekar Achmad Zainal Arifin sebagai caleg DPRD Jatim. Mantan ketua DPRD Sumenep dua periode itu menegaskan jika Achmad Zainal Arifin dari pemilihan legislatif (pileg) 2019. Hanya, dalam daftar calon tetap (DCT) nama yang bersangkutan tetap muncul.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Sambut Kedatangan PPDP

”Waktu diseleksi, sudah mundur dari statusnya sebagai caleg DPRD Jatim. Secara administrasi sudah klir. Sejatinya sudah mundur,” paparnya.

Dirut PT Sumekar Moh. Safi’e enggan memberikan tanggapan. Yang bersangkutan berjanji akan memberikan keterangan hari ini (17/1). ”Jangan sekarang, ketemu besok saja,” ucapnya singkat.

Terpisah, Direktur PT Sumekar Achmad Zainal Arifin mengaku sudah mundur dari statusnya sebagai caleg DPRD Jatim. ”Waktu itu mepet waktunya, sekarang sudah mundur,” jelasnya.

SUMENEP – Bupati Sumenep A. Busyro Karim melantik dua direksi PT Sumekar di ruang VIP rumah dinas (rumdis) bupati, Selasa malam (15/1). Mereka adalah Moh. Safi’e yang dilantik sebagai direktur utama (Dirut) PT Sumekar. Sementara Achmad Zainal Arifin menjadi direktur di badan usaha milik daerah (BUMD) milik Pemkab Sumenep itu.

Informasi yang diterima RadarMadura.id, dua direksi tersebut merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Moh. Safi’e diketahui sebagai mantan ketua PAC PKB Kecamatan Arjasa. Sementara Achmad Zainal Arifin merupakan calon anggota DPRD Jawa Timur daerah pemilihan (dapil) Madura nomor urut 10.

Bupati Busyro Karim mengutarakan, dua direksi PT Sumekar yang dilantik ini sudah melalui proses administrasi, uji kelayakan dan kepatutan yang transparan, bebas intervensi dan bebas dari praktik KKN.

Baca Juga :  Dapur Rumdin Bupati Rp 747 Juta

”Diketahui bersama beberapa bulan lalu. Dirutnya mundur karena sedang nyaleg anggota DPRD Sumenep. Dari itu, kami melakukan langkah-langkah sesuai aturan,” kata dia usai pelantikan.

Busyro menyampaikan, dua direksi ini harus bekerja ekstra. Sebab, dari sisi keuangan PT Sumekar diharapkan meningkatkan laba 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan penyelesaian seluruh utang perusahaan pada 2020. Juga harus menambah trayek di luar jalur Kalianget–Kangean. ”PT Sumekar kan punya utang Rp 3 miliar lebih. Sekarang ini tinggal Rp 1 miliar,” katanya.

Busyro menyampaikan, BUMD yang bergerak di bidang transportasi laut itu harus lebih baik. Dia juga menanggapi status Direktur PT Sumekar Achmad Zainal Arifin sebagai caleg DPRD Jatim. Mantan ketua DPRD Sumenep dua periode itu menegaskan jika Achmad Zainal Arifin dari pemilihan legislatif (pileg) 2019. Hanya, dalam daftar calon tetap (DCT) nama yang bersangkutan tetap muncul.

Baca Juga :  Ibu Rumah Tangga Nyambi Jual Togel

”Waktu diseleksi, sudah mundur dari statusnya sebagai caleg DPRD Jatim. Secara administrasi sudah klir. Sejatinya sudah mundur,” paparnya.

Dirut PT Sumekar Moh. Safi’e enggan memberikan tanggapan. Yang bersangkutan berjanji akan memberikan keterangan hari ini (17/1). ”Jangan sekarang, ketemu besok saja,” ucapnya singkat.

Terpisah, Direktur PT Sumekar Achmad Zainal Arifin mengaku sudah mundur dari statusnya sebagai caleg DPRD Jatim. ”Waktu itu mepet waktunya, sekarang sudah mundur,” jelasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Halte Jadi Warung Dadakan PKL

Bawa Celurit, Ditangkap Polisi

Rp 8,8 M untuk Penambahan RKB SD 2018

Artikel Terbaru

/