alexametrics
21.2 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

Setelah Tangkap Pelaku Curanmor, Polisi Incar Penadah Motor Curian

SUMENEP – Tertangkapnya tiga kawanan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Kabupaten Sumenep ditindaklanjuti. Polres mengejar penadah sepeda motor curian dari ketiga tersangka. Korps Bhayangkara mengaku sudah mengetahui identitasnya.

Hal itu disampaikan Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen Selasa 16/1) (16/1). Menurut dia, pencuri bekerja sama dengan penadah. Motor curian langsung dialihkan dan dijual kepada mereka. ”Sekarang orangnya lari dan sedang kami kejar,” terangnya.

Fadillah Zulkarnaen menduga, kerja sama antara pelaku dengan penadah berlangsung lama. Untuk sementara ini, polisi masih merahasiakan identitasnya. Sebab, khawatir pelaku melarikan diri ke luar daerah. Dalam kasus itu, pihaknya akan mengungkap hingga ke akar-akarnya.

Pihaknya juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap perdagangan motor bodong. ”Kami akan mengungkap kasus ini sampai tuntas. Tidak hanya pelaku pencurian motor yang kami ungkap. Kami juga akan mengembangkan pada pembelian sepeda motor bodong,” janjinya.

Baca Juga :  Diduga Terlibat Kasus Curanmor, Pemuda di Bangkalan Diringkus Polisi

Sebelumnya, polisi berhasil mengungkap jaringan pelaku curanmor yang kerap beroperasi di Sumenep. Tiga kawanan pencuri yang sering beraksi di Sumenep berhasil ditangkap. Bahkan, ketiga tersangka yang kini diamankan di Mapolres Sumenep dilumpuhkan dengan timah panas.

Mereka adalah Abd. Hadi, 34, warga Dusun Bata Tengah, Desa Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten. Kemudian, Moh. Nasir, 27, warga Dusun Rangas, Desa Tambak Agung Timur, Kecamatan Ambunten, dan Khoirul Umam, 30, warga Desa Kalebengan, Kecamatan Rubaru.

SUMENEP – Tertangkapnya tiga kawanan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Kabupaten Sumenep ditindaklanjuti. Polres mengejar penadah sepeda motor curian dari ketiga tersangka. Korps Bhayangkara mengaku sudah mengetahui identitasnya.

Hal itu disampaikan Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen Selasa 16/1) (16/1). Menurut dia, pencuri bekerja sama dengan penadah. Motor curian langsung dialihkan dan dijual kepada mereka. ”Sekarang orangnya lari dan sedang kami kejar,” terangnya.

Fadillah Zulkarnaen menduga, kerja sama antara pelaku dengan penadah berlangsung lama. Untuk sementara ini, polisi masih merahasiakan identitasnya. Sebab, khawatir pelaku melarikan diri ke luar daerah. Dalam kasus itu, pihaknya akan mengungkap hingga ke akar-akarnya.


Pihaknya juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap perdagangan motor bodong. ”Kami akan mengungkap kasus ini sampai tuntas. Tidak hanya pelaku pencurian motor yang kami ungkap. Kami juga akan mengembangkan pada pembelian sepeda motor bodong,” janjinya.

Baca Juga :  Mabuk, Jatuh dari Sepeda Motor, Warga Sumenep Ditangkap Polisi

Sebelumnya, polisi berhasil mengungkap jaringan pelaku curanmor yang kerap beroperasi di Sumenep. Tiga kawanan pencuri yang sering beraksi di Sumenep berhasil ditangkap. Bahkan, ketiga tersangka yang kini diamankan di Mapolres Sumenep dilumpuhkan dengan timah panas.

Mereka adalah Abd. Hadi, 34, warga Dusun Bata Tengah, Desa Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten. Kemudian, Moh. Nasir, 27, warga Dusun Rangas, Desa Tambak Agung Timur, Kecamatan Ambunten, dan Khoirul Umam, 30, warga Desa Kalebengan, Kecamatan Rubaru.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

BPH Migas Pastikan Pom Mini Ilegal

Pengisian Kadis Masih Buram

Senang Bisa Hunting Bareng Wartawan

Artikel Terbaru

/