alexametrics
21.3 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Usai Salat Subuh, Pak Haji Congkel Motor

BANGKALAN – Berbagai modus dilancarkan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Seperti dilakukan H. Sholeh, 48, warga Desa Telang, Kecamatan Kamal. Dia mencuri motor usai salat di masjid.

Senin (15/8) sekitar pukul 04.30, Ibnu Alan Nafis, 20, warga Desa Longkek, Kecamatan Galis, pergi ke masjid dengan motor Honda Revo bernopol M 4075 HA. Dia ingin salat Subuh berjamaah di Masjid Al Ibrohimi di Desa Galis. Setelah memarkir motor di halaman masjid, dia bergegas masuk.

Tak berselang lama, H. Sholeh turun dari bus dan langsung masuk masjid untuk melaksanakan salat juga. Seusai salat, H. Sholeh mencongkel motor Ibnu Alan Nafis dengan kunci letter T.

Baca Juga :  Kesepian Ditinggal Istri, Setubuhi Anak Tetangga

Tak disangka, datang Bripda Great Firli Sudirman. Anggota Sumda Polres Sampang itu hendak salat Subuh. Sebelum salat, dia melihat gerak-gerik H. Sholeh mencurigakan.

H. Sholeh terlihat mencongkel sepeda motor. Seketika itu Bripda Great Firli Sudirman menangkap H. Sholeh. Penangkapan itu membuat banyak warga berdatangan. Untungnya, warga tidak main hakim sendiri.

H. Sholeh lantas digelandang menuju Mapolsek Galis untuk dilakukan pemeriksaan. Kepada petugas, H. Sholeh mengaku mau mencuri motor yang parkir di halaman masjid. Dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan barang bukti (BB) Honda Revo bernopol M 4075 HA, STNK, dan kunci letter T untuk mencongkel motor.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha mengapresiasi naluri Bripda Great Firli Sudirman dalam menangkap pelaku curanmor. ”Kami akan kirim surat ke Polres Sampang untuk memberikan reward karena telah menangkap pelaku curanmor,” ujarnya.

Baca Juga :  Sampang Buktikan sebagai Kiblat Tenis Lapangan

Anissullah menyatakan, akibat perbuatannya, H. Sholeh dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. H. Sholeh terancam hukuman penjara paling lama 9 tahun.

BANGKALAN – Berbagai modus dilancarkan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Seperti dilakukan H. Sholeh, 48, warga Desa Telang, Kecamatan Kamal. Dia mencuri motor usai salat di masjid.

Senin (15/8) sekitar pukul 04.30, Ibnu Alan Nafis, 20, warga Desa Longkek, Kecamatan Galis, pergi ke masjid dengan motor Honda Revo bernopol M 4075 HA. Dia ingin salat Subuh berjamaah di Masjid Al Ibrohimi di Desa Galis. Setelah memarkir motor di halaman masjid, dia bergegas masuk.

Tak berselang lama, H. Sholeh turun dari bus dan langsung masuk masjid untuk melaksanakan salat juga. Seusai salat, H. Sholeh mencongkel motor Ibnu Alan Nafis dengan kunci letter T.

Baca Juga :  Dukungan Para Kiai Lebih Berpengaruh

Tak disangka, datang Bripda Great Firli Sudirman. Anggota Sumda Polres Sampang itu hendak salat Subuh. Sebelum salat, dia melihat gerak-gerik H. Sholeh mencurigakan.

H. Sholeh terlihat mencongkel sepeda motor. Seketika itu Bripda Great Firli Sudirman menangkap H. Sholeh. Penangkapan itu membuat banyak warga berdatangan. Untungnya, warga tidak main hakim sendiri.

H. Sholeh lantas digelandang menuju Mapolsek Galis untuk dilakukan pemeriksaan. Kepada petugas, H. Sholeh mengaku mau mencuri motor yang parkir di halaman masjid. Dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan barang bukti (BB) Honda Revo bernopol M 4075 HA, STNK, dan kunci letter T untuk mencongkel motor.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha mengapresiasi naluri Bripda Great Firli Sudirman dalam menangkap pelaku curanmor. ”Kami akan kirim surat ke Polres Sampang untuk memberikan reward karena telah menangkap pelaku curanmor,” ujarnya.

Baca Juga :  Fraksi PKB Perlu Perkuat Kesepakatan Koalisi

Anissullah menyatakan, akibat perbuatannya, H. Sholeh dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. H. Sholeh terancam hukuman penjara paling lama 9 tahun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/