alexametrics
20.9 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Razia Kosan, Satpol PP Amankan Perempuan Berusia 21 Tahun Usai Nyabu

SUMENEP – Mulai hari ini, Adista Nanda Farmahita harus mendekam di sel tahanan Polres Sumenep. Sebab, urine warga Kabupaten Pamekasan berusia 21 tahun itu dinyatakan positif mengandung amfetamin. Zat itu biasanya ada di narkoba jenis sabu sabu (SS).

Ceritanya, personel satpol PP merazia sejumlah kos-kosan pada Selasa (15/1) sekitar pukul 22.30. Termasuk, merazia kos-kosan Adista Nanda Farmahita yang terletak di Desa Babalan, Kecamatan Kota Sumenep.

Untuk kepentingan penyelidikan, Adista Nanda Farmahita akhirnya dibawa ke kantor satpol PP. Karena perilakunya aneh, petugas melakukan tes urine. Hasilnya, air seni warga Kecamatan Pasean itu positif mengandung zat amfetamin.

Saat itu juga, anggota satpol PP menggiring warga Desa Batukerbuy itu kembali ke kos-kosannya. Saat kamarnya digeledah, petugas menemukan barang bukti (BB) berupa 1 klip plastik kecil berisi serbuk SS sisa pakai.

Baca Juga :  Fraksi Wajib Dibantu Tenaga Ahli

Selanjutnya ada 1 pipet kaca terdapat sisa SS, 1 botol teh kemasan plastik berlubang 2 dan 1 korek api. Termasuk potongan sedotan plastik warna putih dan penyaring yang terbuat dari sedotan plastik warna putih.

Kapolres Sumenep AKBP Muslimin yang dikonfirmasi melalui Kasubbaghumas AKP Mohamad Heri membenarkan bahwa Polsek Kota menerima pelimpahan kasus tersebut. “Tersangka langsung ditahan  dan diperiksa intensif,” katanya (Ubay Shabaro)

SUMENEP – Mulai hari ini, Adista Nanda Farmahita harus mendekam di sel tahanan Polres Sumenep. Sebab, urine warga Kabupaten Pamekasan berusia 21 tahun itu dinyatakan positif mengandung amfetamin. Zat itu biasanya ada di narkoba jenis sabu sabu (SS).

Ceritanya, personel satpol PP merazia sejumlah kos-kosan pada Selasa (15/1) sekitar pukul 22.30. Termasuk, merazia kos-kosan Adista Nanda Farmahita yang terletak di Desa Babalan, Kecamatan Kota Sumenep.

Untuk kepentingan penyelidikan, Adista Nanda Farmahita akhirnya dibawa ke kantor satpol PP. Karena perilakunya aneh, petugas melakukan tes urine. Hasilnya, air seni warga Kecamatan Pasean itu positif mengandung zat amfetamin.


Saat itu juga, anggota satpol PP menggiring warga Desa Batukerbuy itu kembali ke kos-kosannya. Saat kamarnya digeledah, petugas menemukan barang bukti (BB) berupa 1 klip plastik kecil berisi serbuk SS sisa pakai.

Baca Juga :  Berkas Kasus Sabu Seberat 8,750 Kg Belum P21

Selanjutnya ada 1 pipet kaca terdapat sisa SS, 1 botol teh kemasan plastik berlubang 2 dan 1 korek api. Termasuk potongan sedotan plastik warna putih dan penyaring yang terbuat dari sedotan plastik warna putih.

Kapolres Sumenep AKBP Muslimin yang dikonfirmasi melalui Kasubbaghumas AKP Mohamad Heri membenarkan bahwa Polsek Kota menerima pelimpahan kasus tersebut. “Tersangka langsung ditahan  dan diperiksa intensif,” katanya (Ubay Shabaro)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/