alexametrics
20.4 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Gagalkan Aksi Curanmor Antar Kota

SAMPANG – Pencurian kendaraan bermotor terus terjadi. Salah seorang korbannya adalah Ahmad Fauzi, 30, warga Jalan Nambangan, Surabaya. Truk L 8628 UP miliknya sempat dibawa maling.

Pencurian kendaraan bermotor itu terjadi pada  Minggu (9/9) sekitar pukul 01.30. Korban baru tersadar sekitar pukul 04.00 bahwa truk hijau kombinasi kuning itu telah raib.

Korban langsung mengkroscek closed circuit television (CCTV). Selain itu, Ahmad Fuazi melihat sinyal global positioning system (GPS). Lokasinya di jalan raya Kecamatan Camplong.

Karena panik akhirnya korban langsung melakukan pengejaran. Dengan membawa fotokopi BPKB, STNK, dan uji kir kendaraan. Sesampainya di Kecamatan Kota Sampang, korban melapor ke polsek.

Korban memperlihatkan sinyal GPS yang terpasang di truk. Atas laporan tersebut, anggota yang berjumlah tiga orang itu melakukan pengejaran. Dalam pengejaran, anggota sempat mengalami kendala.

Baca Juga :  Sepekan Bentuk Tim Kasus Curat, Polisi Amankan 10 Tersangka

”Ketika dilihat di sinyal GPS kendaraan semakin jauh,” ujar Kapolsek Kota Sampang AKP Iqbal Gunawan mewakili Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman Jumat (14/9).

Tidak ingin kehilangan jejak, anggota terus memacu kendaraan. Ternyata, lokasi di sinyal GPS berpindah ke Kecamatan Proppo, Pamekasan. Setelah jarak mulai dekat, anggota kembali mengalami kesulitan. Sebab, kendaraan dipacu semakin cepat.

Akhirnya pada pukul 18.00, truk berhasil ditemukan. Namun, pelaku mengacungkan celurit kepada anggota. ”Kami melakukan koordinasi tingkat atas. Kendaraan akhirnya ditemukan di Desa Gro’om, Kecamatan Proppo, Pamekasan. Kondisi mesin kendaraan menyala dan pelaku melarikan diri. Lokasinya jauh dari perkampungan,” jelas Iqbal.

Hasil koordinasi tersebut merupakan wujud dan bukti bahwa pelayanan aparat tidak pilih kasih. Walaupun lokasi kendaraan yang hilang bukan di Sampang, tapi atas permintaan masyarakat pihaknya langsung bergerak.

Baca Juga :  Madura Awards Hadirkan Tokoh dan Pejabat Penting

”Kami akan terus memburu pelaku. Apalagi sudah ada rekaman CCTV. Semoga pelaku bisa kami amankan. Kami meyakini, pelaku beraksi antarkota,”  janjinya.

Korban curanmor Ahmad Fauzi mengucapkan banyak terima kasih kepada aparat kepolisian Polres Sampang. Dengan kesigapan serta kekompakan, truk miliknya berhasil diambil kembali.

”Saya juga beraharap aparat bisa memburu pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal jika nantinya sudah terungkap,” harapnya.

Fauzi mengungkapkan, di rekaman CCTV pelaku berjumlah enam orang. Tetapi, yang mengeksekusi ke Madura hanya dua orang. Kagetnya, Fauzi melihat ada perubahan pada truknya. Nopol sudah dicat hitam, tutup belakang dicat berubah warna ungu yang semula hijau.

”Di samping besi-besi juga dicat ungu. Sangat cepat pelaku mengubah kondisi truk,” tutupnya.

 

SAMPANG – Pencurian kendaraan bermotor terus terjadi. Salah seorang korbannya adalah Ahmad Fauzi, 30, warga Jalan Nambangan, Surabaya. Truk L 8628 UP miliknya sempat dibawa maling.

Pencurian kendaraan bermotor itu terjadi pada  Minggu (9/9) sekitar pukul 01.30. Korban baru tersadar sekitar pukul 04.00 bahwa truk hijau kombinasi kuning itu telah raib.

Korban langsung mengkroscek closed circuit television (CCTV). Selain itu, Ahmad Fuazi melihat sinyal global positioning system (GPS). Lokasinya di jalan raya Kecamatan Camplong.


Karena panik akhirnya korban langsung melakukan pengejaran. Dengan membawa fotokopi BPKB, STNK, dan uji kir kendaraan. Sesampainya di Kecamatan Kota Sampang, korban melapor ke polsek.

Korban memperlihatkan sinyal GPS yang terpasang di truk. Atas laporan tersebut, anggota yang berjumlah tiga orang itu melakukan pengejaran. Dalam pengejaran, anggota sempat mengalami kendala.

Baca Juga :  Event Ayo Menulis Siap Digelar Besok di STKIP PGRI

”Ketika dilihat di sinyal GPS kendaraan semakin jauh,” ujar Kapolsek Kota Sampang AKP Iqbal Gunawan mewakili Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman Jumat (14/9).

Tidak ingin kehilangan jejak, anggota terus memacu kendaraan. Ternyata, lokasi di sinyal GPS berpindah ke Kecamatan Proppo, Pamekasan. Setelah jarak mulai dekat, anggota kembali mengalami kesulitan. Sebab, kendaraan dipacu semakin cepat.

Akhirnya pada pukul 18.00, truk berhasil ditemukan. Namun, pelaku mengacungkan celurit kepada anggota. ”Kami melakukan koordinasi tingkat atas. Kendaraan akhirnya ditemukan di Desa Gro’om, Kecamatan Proppo, Pamekasan. Kondisi mesin kendaraan menyala dan pelaku melarikan diri. Lokasinya jauh dari perkampungan,” jelas Iqbal.

Hasil koordinasi tersebut merupakan wujud dan bukti bahwa pelayanan aparat tidak pilih kasih. Walaupun lokasi kendaraan yang hilang bukan di Sampang, tapi atas permintaan masyarakat pihaknya langsung bergerak.

Baca Juga :  Polisi Tembak Kaki Pelaku Curanmor

”Kami akan terus memburu pelaku. Apalagi sudah ada rekaman CCTV. Semoga pelaku bisa kami amankan. Kami meyakini, pelaku beraksi antarkota,”  janjinya.

Korban curanmor Ahmad Fauzi mengucapkan banyak terima kasih kepada aparat kepolisian Polres Sampang. Dengan kesigapan serta kekompakan, truk miliknya berhasil diambil kembali.

”Saya juga beraharap aparat bisa memburu pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal jika nantinya sudah terungkap,” harapnya.

Fauzi mengungkapkan, di rekaman CCTV pelaku berjumlah enam orang. Tetapi, yang mengeksekusi ke Madura hanya dua orang. Kagetnya, Fauzi melihat ada perubahan pada truknya. Nopol sudah dicat hitam, tutup belakang dicat berubah warna ungu yang semula hijau.

”Di samping besi-besi juga dicat ungu. Sangat cepat pelaku mengubah kondisi truk,” tutupnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/