alexametrics
24.1 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Gol Untung Bawa Persepam Melenggang ke Babak Play-off

PAMEKASAN – Drama tersaji pada pertandingan terakhir grup 5 Liga 2 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP). Meski hanya bermain imbang 1-1, Persepam Madura Utama (MU) dipastikan lolos ke babak play-off. Tiket itu didapat setelah pada pertandingan lain, Persatu Tuban kalah dari PSBI Blitar dengan skor 1-0.

Dengan tambahan satu poin, Laskar Sape Ngamok menempati peringkat empat dengan 18 poin. Persepam MU mendampingi PSIM Jogjakarta yang berada di peringkat 3 dengan 21 poin. Koleksi poin Persepam MU sama dengan Persatu Tuban. Namun, Persepam MU unggul selisih yakni dua berbanding satu.

”Sangat bersyukur dengan lolosnya tim ini ke babak play-off. Namun secara permainan, saya belum puas,” ungkap Suwandi, karteker Persepam MU Kamis (14/9).

Pantauan Jawa Pos Radar Madura (JPRM), sejak kickoff babak pertama, Persepam MU langsung tancap gas. Ahmad Bachtiar dkk langsung mengurung pertahanan tim PSIM Jogjakarta. Serangan bertubi-tubi membuat tim tamu hanya mengandalkan serangan balik.

Baca Juga :  Empat Tim Berebut Tiket Babak Play-off

Otomatis tim tamu jarang mendapatkan peluang. Serangan balik pun juga mudah diantisipasi oleh barisan pertahanan Laskar Sape Ngamok. Sebaliknya, tuan rumah memiliki sejumlah peluang emas, namun selalu kandas. Masalah finishing kembali menjadi kendala Persepam MU.

Meski lebih sering menyerang, justru tim tamu unggul lebih dulu. Kelengahan penjaga gawang dalam mengantisipasi datangnya bola menjadi pemicu. Sepakan Raymond Ivantonius di menit ke-41 membentur salah satu pemain bertahan Persepam. Bola meluncur masuk ke dalam gawang.

Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan skuad Laskar Mataram –julukan PSIM Jogjakarta. Keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, tim besutan Suwandi HS tetap memainkan tempo permainan. Meski Persepam mengepung lini pertahanan PSIM, gol tak kunjung datang.

Baca Juga :  Persepam Berupaya Lampaui Tim Persik di Babak Play Off

Sang lawan menerapkan strategi bertahan dengan menumpuk pemain di lini pertahanan. Namun, memasuki menit akhir pertandingan skuad Laskar Sape Ngamok akhirnya menyamakan kedudukan. Gol tercipta di menit ke-89 melalui tendangan bebas Untung Wibowo.

Sepakan keras Untung memperpanjang nyawa Persepam MU ke babak play-off. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai. Hasil ini membuat Persepam naik ke posisi keempat klasemen sementara, menggeser Persatu Tuban. Meski kedua tim memiliki poin sama, Persepam MU unggul selisih gol.

Suwandi menambahkan, pembenahan skuadnya perlu dilakukan. Kecolongan gol di babak pertama merupakan kesalahan yang semestinya bisa diantisipasi. ”Karena di babak play-off kita masih akan berjuang lagi. Sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan,” ungkap Suwandi. 

PAMEKASAN – Drama tersaji pada pertandingan terakhir grup 5 Liga 2 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP). Meski hanya bermain imbang 1-1, Persepam Madura Utama (MU) dipastikan lolos ke babak play-off. Tiket itu didapat setelah pada pertandingan lain, Persatu Tuban kalah dari PSBI Blitar dengan skor 1-0.

Dengan tambahan satu poin, Laskar Sape Ngamok menempati peringkat empat dengan 18 poin. Persepam MU mendampingi PSIM Jogjakarta yang berada di peringkat 3 dengan 21 poin. Koleksi poin Persepam MU sama dengan Persatu Tuban. Namun, Persepam MU unggul selisih yakni dua berbanding satu.

”Sangat bersyukur dengan lolosnya tim ini ke babak play-off. Namun secara permainan, saya belum puas,” ungkap Suwandi, karteker Persepam MU Kamis (14/9).


Pantauan Jawa Pos Radar Madura (JPRM), sejak kickoff babak pertama, Persepam MU langsung tancap gas. Ahmad Bachtiar dkk langsung mengurung pertahanan tim PSIM Jogjakarta. Serangan bertubi-tubi membuat tim tamu hanya mengandalkan serangan balik.

Baca Juga :  Suhaimi Sumbang Poin di Laga Perdana

Otomatis tim tamu jarang mendapatkan peluang. Serangan balik pun juga mudah diantisipasi oleh barisan pertahanan Laskar Sape Ngamok. Sebaliknya, tuan rumah memiliki sejumlah peluang emas, namun selalu kandas. Masalah finishing kembali menjadi kendala Persepam MU.

Meski lebih sering menyerang, justru tim tamu unggul lebih dulu. Kelengahan penjaga gawang dalam mengantisipasi datangnya bola menjadi pemicu. Sepakan Raymond Ivantonius di menit ke-41 membentur salah satu pemain bertahan Persepam. Bola meluncur masuk ke dalam gawang.

Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan skuad Laskar Mataram –julukan PSIM Jogjakarta. Keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, tim besutan Suwandi HS tetap memainkan tempo permainan. Meski Persepam mengepung lini pertahanan PSIM, gol tak kunjung datang.

Baca Juga :  Anggota DPRD Bangkalan Enggan Kembalikan Mobil Dinas

Sang lawan menerapkan strategi bertahan dengan menumpuk pemain di lini pertahanan. Namun, memasuki menit akhir pertandingan skuad Laskar Sape Ngamok akhirnya menyamakan kedudukan. Gol tercipta di menit ke-89 melalui tendangan bebas Untung Wibowo.

Sepakan keras Untung memperpanjang nyawa Persepam MU ke babak play-off. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai. Hasil ini membuat Persepam naik ke posisi keempat klasemen sementara, menggeser Persatu Tuban. Meski kedua tim memiliki poin sama, Persepam MU unggul selisih gol.

Suwandi menambahkan, pembenahan skuadnya perlu dilakukan. Kecolongan gol di babak pertama merupakan kesalahan yang semestinya bisa diantisipasi. ”Karena di babak play-off kita masih akan berjuang lagi. Sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan,” ungkap Suwandi. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/