alexametrics
19.4 C
Madura
Monday, August 8, 2022

Hanya karena Pemilu Ketua Gerinda Dicopot

PAMEKASAN – Teka-teki pencopotan Agus Sujarwadi dari jabatan Ketua DPC Gerindra Pamekasan terkuak. Partai binaan Prabowo Subianto itu melakukan penyegaran demi menatap Pemilu 2019.

Sekretaris DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad mengatakan, penggantian nakhoda  merupakan kebijakan DPP. Sementara DPD Gerindra Jatim hanya meneruskan amanah yang disampaikan pengurus pusat Partai Gerinda.

Secara rinci, dia mengaku tidak mengetahui alasan penggantian ketua pasca pilkada tersebut. Namun, kemungkinan besar penyegaran organisasi itu untuk menatap kemenangan pada pemilu tahun depan.

Anwar tidak menyatakan Agus gagal memimpin partai. Tetapi, dia membandingkan antara perolehan pilpres pada 2014 lalu dan jumlah kursi DPRD Pamekasan yang didapat partai berlambang Garuda itu.

Dijelaskan, pada pilpres lalu, Prabowo Subianto yang kala itu berpasangan dengan Hatta Rajasa menang atas Joko Widodo-Jusuf Kalla di Pamekasan. Hasil terbalik terjadi pada pileg. Gerindra hanya memperoleh tiga kursi. ”Ini kan paradoks, antara hasil pilpres dan pileg,” katanya Sabtu (14/7).

Baca Juga :  Tepis Isu Tidak Solid, Gerindra Kumpulkan Pengurus di DPRD

Seharusnya, kata Anwar, hasil pilpres itu selaras dengan jumlah kursi yang diperoleh Gerindra pada pemilihan anggota dewan. Dengan demikian, hasil tersebut perlu dievaluasi untuk kemajuan dan kemenangan partai tahun depan.

Menurut Anwar, meski dicopot dari jabatan ketua, Agus masih diminta membantu partai. Mantan aktivis PMII itu diangkat menjadi dewan penasihat DPC Gerindra Pamekasan. Harapannya, mesin partai benar-benar berjalan untuk meraih kemenangan.

Perolehan kursi dewan harus lebih baik dari sebelumnya. Tanggung jawab kepengurusan baru untuk lebih intens berkomunikasi dengan masyarakat agar amanah warga untuk menjadi wakilnya di parlemen jatuh pada Gerindra.

Konsolidasi dengan para alim dan ulama serta masyarakat secara umum harus lebih maksimal. Mengingat, Prabowo kemungkinan akan kembali maju dalam kontestasi paling bergengsi pada 2019 mendatang. ”Yang ditunjuk menjadi ketua harus benar-benar bisa membuktikan bahwa bisa menjalankan amanah,” ujarnya.

Baca Juga :  Percaya Polisi Bekerja Profesional

Ketua DPC Gerindra Pamekasan Taufiqur Rahman mengaku siap menjalankan amanah itu. Konsolidasi internal partai bakal dilaksanakan secara maksimal. Dengan demikian, mesin partai berjalan demi merebut kemenangan pada pemilu tahun depan.

”Sebagai kader partai, saya siap menjalankan amanah yang diberikan DPP kepada kami. Agenda pertama adalah menyiapkan persyaratan para kader untuk mencalonkan sebagai anggota legislatif,” tandasnya.

PAMEKASAN – Teka-teki pencopotan Agus Sujarwadi dari jabatan Ketua DPC Gerindra Pamekasan terkuak. Partai binaan Prabowo Subianto itu melakukan penyegaran demi menatap Pemilu 2019.

Sekretaris DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad mengatakan, penggantian nakhoda  merupakan kebijakan DPP. Sementara DPD Gerindra Jatim hanya meneruskan amanah yang disampaikan pengurus pusat Partai Gerinda.

Secara rinci, dia mengaku tidak mengetahui alasan penggantian ketua pasca pilkada tersebut. Namun, kemungkinan besar penyegaran organisasi itu untuk menatap kemenangan pada pemilu tahun depan.


Anwar tidak menyatakan Agus gagal memimpin partai. Tetapi, dia membandingkan antara perolehan pilpres pada 2014 lalu dan jumlah kursi DPRD Pamekasan yang didapat partai berlambang Garuda itu.

Dijelaskan, pada pilpres lalu, Prabowo Subianto yang kala itu berpasangan dengan Hatta Rajasa menang atas Joko Widodo-Jusuf Kalla di Pamekasan. Hasil terbalik terjadi pada pileg. Gerindra hanya memperoleh tiga kursi. ”Ini kan paradoks, antara hasil pilpres dan pileg,” katanya Sabtu (14/7).

Baca Juga :  Polisi Sita 5 Kilogram Sabu-Sabu

Seharusnya, kata Anwar, hasil pilpres itu selaras dengan jumlah kursi yang diperoleh Gerindra pada pemilihan anggota dewan. Dengan demikian, hasil tersebut perlu dievaluasi untuk kemajuan dan kemenangan partai tahun depan.

Menurut Anwar, meski dicopot dari jabatan ketua, Agus masih diminta membantu partai. Mantan aktivis PMII itu diangkat menjadi dewan penasihat DPC Gerindra Pamekasan. Harapannya, mesin partai benar-benar berjalan untuk meraih kemenangan.

Perolehan kursi dewan harus lebih baik dari sebelumnya. Tanggung jawab kepengurusan baru untuk lebih intens berkomunikasi dengan masyarakat agar amanah warga untuk menjadi wakilnya di parlemen jatuh pada Gerindra.

Konsolidasi dengan para alim dan ulama serta masyarakat secara umum harus lebih maksimal. Mengingat, Prabowo kemungkinan akan kembali maju dalam kontestasi paling bergengsi pada 2019 mendatang. ”Yang ditunjuk menjadi ketua harus benar-benar bisa membuktikan bahwa bisa menjalankan amanah,” ujarnya.

Baca Juga :  KPU Tetapkan 1.457 Warga Bangkalan Masuk DPTb Daerah Lain

Ketua DPC Gerindra Pamekasan Taufiqur Rahman mengaku siap menjalankan amanah itu. Konsolidasi internal partai bakal dilaksanakan secara maksimal. Dengan demikian, mesin partai berjalan demi merebut kemenangan pada pemilu tahun depan.

”Sebagai kader partai, saya siap menjalankan amanah yang diberikan DPP kepada kami. Agenda pertama adalah menyiapkan persyaratan para kader untuk mencalonkan sebagai anggota legislatif,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/