alexametrics
21.5 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

PKB Jagokan Fattah Jasin

SUMENEP – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya membocorkan nama bakal calon bupati (bacabup) Sumenep 2020. Meski belum ada bukti fisik surat rekomendasi, DPC PKB Sumenep menyatakan jika kursi bacabup dipercayakan kepada Fattah Jasin.

Hal itu disampaikan Ketua DPC PKB Sumenep Imam Hasyim kemarin (14/6). Dia mengatakan, bocoran informasi rekomendasi itu diperoleh dari DPW PKB Jawa Timur. Seiring informasi itu juga pihaknya diberi tahu jika surat rekomendasi sudah turun berikut nama bakal calon wakil bupati (bacawabup).

Meski belum sepenuhnya buka-bukaan, Imam Hasyim memaparkan deklarasi resmi akan segera digelar. Untuk itu, pihaknya belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait sosok yang akan disandingkan dengan Fattah Jasin. Termasuk partai politik (parpol) yang akan diajak berkoalisi.

”Kalau sudah ada surat resmi terkait rekomendasinya, akan kami deklarasikan. Sekalian dengan bacawabup,” ungkapnya.

Tak tanggung-tanggung, pengasuh Pondok Pesantren A-Taufiqiyah Bluto itu juga mengaku telah mempersiapkan tahapan untuk upaya pemenangan. Seperti agenda kampanye dan penggalangan suara untuk kembali memenangkan pesta demokrasi lima tahunan di Kota Keris.

Terlebih, PKB tercatat selama dua dekade mampu meraih kemenangan dalam pilkada. ”Sudah ada tahapan-tahapannya,” ujarnya melalui sambungan telepon pribadinya.

Baca Juga :  DPC PKB Bangkalan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren

Fattah Jasin belum bisa dimintai tanggapan soal angin segar dari partai dengan modal 10 kursi di DPRD Sumenep tersebut. Upaya konfirmasi via telepon belum direspons kepala Bakorwil Pemerintahan dan Pembangunan Pamekasan itu. Pada pertengahan April 2020 Fattah Jasin mendapat surat tugas dari DPP PKB.

Dalam surat tersebut PKB menunjuk Fattah Jasin untuk melakukan konsolidasi dan komunikasi intensif dengan sejumlah parpol sebagai salah satu bacabup Sumenep. Masa berlaku surat itu berakhir pada 2 Mei 2020.

DPC PKB Sumenep melakukan penjaringan bacabup-bacawabup pada 30 Oktober–15 November 2019. Tujuh nama dari sepuluh pendaftar yang memenuhi syarat. Perinciannya, KH Muh. Unais Ali Hisyam, Fattah Jasin, Nurfitriana, KH Moh. Shalahuddin A. Warits, dan Donny M. Siraj untuk posisi bacabup. Sementara pendaftar untuk bacawabup yakni Achmad Yunus dan Nur Faizin.

Bocoran dari PKB itu menambah modal Fattah Jasin untuk maju dalam perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumenep. Sebab, sebelumnya DPC Partai Demokrat Sumenep Indra Wahyudi juga memberikan angin segar tentang peluang rekomendasi yang akan diberikan kepadanya.

Baca Juga :  Abantal Omba’ Asapo’ Angen

Sekretaris DPC Partai Demokrat Sumenep Indra Wahyudi mengakui belum ada rekomendasi resmi dari DPP. Namun, DPC dan DPD Demokrat Jatim sangat mungkin menjatuhkan pilihan kepada Fattah Jasin.

Sebelumnya, pasangan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) sudah pegang dua rekomendasi dari PDI Perjuangan dan PAN. Putusan mengusung pasangan Fauzi-Eva tersebut sudah final dan mengikat bagi seluruh kader PAN di Sumenep.

Semula PAN menginginkan kader sendiri yang akan diusung dalam Pilkada Sumenep 2020. Hal itu seiring dikeluarkannya surat tugas kepada salah seorang kader PAN guna mencari mitra koalisi dan pasangan bakal calon. Sebab, jumlah kursi PAN di DPRD Sumenep belum memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon secara mandiri dalam pilkada.

Dalam perjalanannya tidak berhasil membawa dukungan kursi dari parpol lain. Karena itu, DPP PAN mencabut surat tugas itu dan selanjutnya memutuskan mengusung pasangan Fauzi-Eva. PDI Perjuangan memiliki 5 kursi dan PAN 6 kursi di parlemen. Dengan demikian, pasangan ini sudah mengoleksi 11 kursi.

SUMENEP – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya membocorkan nama bakal calon bupati (bacabup) Sumenep 2020. Meski belum ada bukti fisik surat rekomendasi, DPC PKB Sumenep menyatakan jika kursi bacabup dipercayakan kepada Fattah Jasin.

Hal itu disampaikan Ketua DPC PKB Sumenep Imam Hasyim kemarin (14/6). Dia mengatakan, bocoran informasi rekomendasi itu diperoleh dari DPW PKB Jawa Timur. Seiring informasi itu juga pihaknya diberi tahu jika surat rekomendasi sudah turun berikut nama bakal calon wakil bupati (bacawabup).

Meski belum sepenuhnya buka-bukaan, Imam Hasyim memaparkan deklarasi resmi akan segera digelar. Untuk itu, pihaknya belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait sosok yang akan disandingkan dengan Fattah Jasin. Termasuk partai politik (parpol) yang akan diajak berkoalisi.


”Kalau sudah ada surat resmi terkait rekomendasinya, akan kami deklarasikan. Sekalian dengan bacawabup,” ungkapnya.

Tak tanggung-tanggung, pengasuh Pondok Pesantren A-Taufiqiyah Bluto itu juga mengaku telah mempersiapkan tahapan untuk upaya pemenangan. Seperti agenda kampanye dan penggalangan suara untuk kembali memenangkan pesta demokrasi lima tahunan di Kota Keris.

Terlebih, PKB tercatat selama dua dekade mampu meraih kemenangan dalam pilkada. ”Sudah ada tahapan-tahapannya,” ujarnya melalui sambungan telepon pribadinya.

Baca Juga :  Simpan SS, Polres Pamekasan Tangkap Warga Sampang

Fattah Jasin belum bisa dimintai tanggapan soal angin segar dari partai dengan modal 10 kursi di DPRD Sumenep tersebut. Upaya konfirmasi via telepon belum direspons kepala Bakorwil Pemerintahan dan Pembangunan Pamekasan itu. Pada pertengahan April 2020 Fattah Jasin mendapat surat tugas dari DPP PKB.

Dalam surat tersebut PKB menunjuk Fattah Jasin untuk melakukan konsolidasi dan komunikasi intensif dengan sejumlah parpol sebagai salah satu bacabup Sumenep. Masa berlaku surat itu berakhir pada 2 Mei 2020.

DPC PKB Sumenep melakukan penjaringan bacabup-bacawabup pada 30 Oktober–15 November 2019. Tujuh nama dari sepuluh pendaftar yang memenuhi syarat. Perinciannya, KH Muh. Unais Ali Hisyam, Fattah Jasin, Nurfitriana, KH Moh. Shalahuddin A. Warits, dan Donny M. Siraj untuk posisi bacabup. Sementara pendaftar untuk bacawabup yakni Achmad Yunus dan Nur Faizin.

Bocoran dari PKB itu menambah modal Fattah Jasin untuk maju dalam perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumenep. Sebab, sebelumnya DPC Partai Demokrat Sumenep Indra Wahyudi juga memberikan angin segar tentang peluang rekomendasi yang akan diberikan kepadanya.

Baca Juga :  PKB-PPP Resmi Usung Pasangan Fattah Jasin-Ra Fikri

Sekretaris DPC Partai Demokrat Sumenep Indra Wahyudi mengakui belum ada rekomendasi resmi dari DPP. Namun, DPC dan DPD Demokrat Jatim sangat mungkin menjatuhkan pilihan kepada Fattah Jasin.

Sebelumnya, pasangan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) sudah pegang dua rekomendasi dari PDI Perjuangan dan PAN. Putusan mengusung pasangan Fauzi-Eva tersebut sudah final dan mengikat bagi seluruh kader PAN di Sumenep.

Semula PAN menginginkan kader sendiri yang akan diusung dalam Pilkada Sumenep 2020. Hal itu seiring dikeluarkannya surat tugas kepada salah seorang kader PAN guna mencari mitra koalisi dan pasangan bakal calon. Sebab, jumlah kursi PAN di DPRD Sumenep belum memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon secara mandiri dalam pilkada.

Dalam perjalanannya tidak berhasil membawa dukungan kursi dari parpol lain. Karena itu, DPP PAN mencabut surat tugas itu dan selanjutnya memutuskan mengusung pasangan Fauzi-Eva. PDI Perjuangan memiliki 5 kursi dan PAN 6 kursi di parlemen. Dengan demikian, pasangan ini sudah mengoleksi 11 kursi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Bupati Pastikan Presiden Hadiri FKMA

Kunjungan Wisatawan Masih Jauh dari Target

Honorer K-2 Akan Dapat SK Bupati

Kacong-Jebbing Harus Bisa Bahasa Madura

Artikel Terbaru

/