alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Buruh Migran di Hong Kong Doakan Emil Dardak Menang Pilgub

CAWAGUB Jawa Timur nomor urut 1 Emil Elestianto Dardak mengadakan pertemuan dan silaturahmi dengan buruh migran asal Jawa Timur (Jatim) di Hong Kong. Emil dan istrinya, Arumi Bachsin, mendapat sambutan meriah saat keduanya menyapa para buruh migran di Victoria Park, Hong Kong.

Dalam silaturahmi tersebut, Emil mendapatkan banyak masukan dan keluh kesah dari mereka selama bekerja di Hong Kong. Mereka juga mendoakan Emil dan cagub Khofifah Indar Parawansa menang di pilgub Jatim.

”Kami doakan Mas Emil dan Bu Khofifah menjadi gubernur dan wakil gubernur,” kata salah seorang perwakilan buruh migran kepada Emil di lokasi Senin (14/5).

Mereka juga menitipkan pesan kepada Emil untuk lebih memperhatikan nasib para buruh migran dan keluarganya di Jatim. Apalagi, kebanyakan buruh migran di Hong Kong merupakan warga dari beberapa wilayah di Jatim.

”Di Jawa Timur, paling besar buruh migrannya,” ujarnya. ”Yang kami butuhkan adalah perumahan dan lapangan kerja (saat kembali ke Jawa Timur),” lanjutnya.

Emil yang dititipi pesan tersebut mengatakan bahwa dirinya akan memperjuangkan nasib mereka saat kembali ke daerah asal mereka. Salah satunya dengan program UMKM. Dengan demikian, para buruh migran bisa langsung bekerja saat pulang.

Baca Juga :  Congkel Motor Jamaah saat Salat, Pelaku Curanmor Nyaris Dihakimi Massa

”Kita akan buka kesempatan usaha bila panjenengan (kalian) pulang melalui program koperasi buruh migran. Jadi, begitu panjenengan pulang, tidak mulai dari nol, tapi sudah jalan (usahanya),” ucap Emil.

Terakhir, Emil meminta doa restu dari para buruh migran di Hong Kong agar bisa menang di pilgub Jawa Timur. Dirinya berjanji akan memberikan pelayanan terbaik saat mereka kembali ke daerah asalnya. ”Saya datang ke sini memohon doa restunya. Bahwa langkah ini bisa membawa kebaikan untuk kita semua,” tutupnya.

 

Hasil Survei CSIS, Elektabilitas Unggul

Sementara itu, hasil survei Lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS)‎ menyebutkan, elektabilitas pasangan Khofifah-Emil unggul atas pesaingnya, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno. Elektabilitas Khofifah-Emil mencapai 53,8 persen. Sementara Gus Ipul-Puti hanya 37,8 persen.

”Masih ada 8,7 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya,” kata peneliti CSIS, Philips J Vermonte, dalam paparan hasil survei pilgub Jatim di Jakarta pada Minggu (13/5). Survei tersebut dilaksanakan 16–30 April dengan melibatkan 920 responden. Survei itu menggunakan metode wawancara dan mengisi kuesioner oleh responden.

Baca Juga :  Berkas Kasus Pelecehan Seksual Pelajar Masuk Kejari

Philips menjelaskan, sejauh ini baru 61,2 persen responden menyatakan telah mantap atas pilihannya. Sisanya masih berubah sesuai dinamika politik selama 1,5 bulan ke depan.

Menurut dia, pasangan Khofifah-Emil didukung oleh pemilih perempuan 54,6 persen dibandingkan laki-laki yang hanya 45,4 persen. Sementara, Gus Ipul-Puti lebih didukung pemilih laki-laki sebanyak 57,3 persen. Sedangkan untuk pemilih perempuan, Gus Ipul-Puti hanya meraup 42,7 persen. ”Kemantapan pemilih Khofifah-Emil lebih tinggi daripada pemilih Gus Ipul-Puti,” ujar Philips.

Uniknya, lanjut Philips, 22,6 persen responden menyebut PKB adalah partai utama yang mencalonkan Khofifah-Emil. Padahal, PKB merupakan pendukung pasangan Gus Ipul-Puti. Untuk konteks Gus Ipul-Puti yang didukung PKB, sebanyak 36,3 persen responden menyebutkan PDIP merupakan partai utama pengusung pasangan ini. Hanya 23,3 persen responden yang menyebutkan PKB adalah partai pengusung pasangan Gus Ipul-Puti.

”Ini artinya, pemilih lebih mengasosiasikan PKB dengan Khofifah dibandingkan Gus Ipul.‎ Padahal, Jatim merupakan basis suara PKB,” tutur Philips.

 

 

CAWAGUB Jawa Timur nomor urut 1 Emil Elestianto Dardak mengadakan pertemuan dan silaturahmi dengan buruh migran asal Jawa Timur (Jatim) di Hong Kong. Emil dan istrinya, Arumi Bachsin, mendapat sambutan meriah saat keduanya menyapa para buruh migran di Victoria Park, Hong Kong.

Dalam silaturahmi tersebut, Emil mendapatkan banyak masukan dan keluh kesah dari mereka selama bekerja di Hong Kong. Mereka juga mendoakan Emil dan cagub Khofifah Indar Parawansa menang di pilgub Jatim.

”Kami doakan Mas Emil dan Bu Khofifah menjadi gubernur dan wakil gubernur,” kata salah seorang perwakilan buruh migran kepada Emil di lokasi Senin (14/5).


Mereka juga menitipkan pesan kepada Emil untuk lebih memperhatikan nasib para buruh migran dan keluarganya di Jatim. Apalagi, kebanyakan buruh migran di Hong Kong merupakan warga dari beberapa wilayah di Jatim.

”Di Jawa Timur, paling besar buruh migrannya,” ujarnya. ”Yang kami butuhkan adalah perumahan dan lapangan kerja (saat kembali ke Jawa Timur),” lanjutnya.

Emil yang dititipi pesan tersebut mengatakan bahwa dirinya akan memperjuangkan nasib mereka saat kembali ke daerah asal mereka. Salah satunya dengan program UMKM. Dengan demikian, para buruh migran bisa langsung bekerja saat pulang.

Baca Juga :  Berkas Kasus Pelecehan Seksual Pelajar Masuk Kejari

”Kita akan buka kesempatan usaha bila panjenengan (kalian) pulang melalui program koperasi buruh migran. Jadi, begitu panjenengan pulang, tidak mulai dari nol, tapi sudah jalan (usahanya),” ucap Emil.

Terakhir, Emil meminta doa restu dari para buruh migran di Hong Kong agar bisa menang di pilgub Jawa Timur. Dirinya berjanji akan memberikan pelayanan terbaik saat mereka kembali ke daerah asalnya. ”Saya datang ke sini memohon doa restunya. Bahwa langkah ini bisa membawa kebaikan untuk kita semua,” tutupnya.

 

Hasil Survei CSIS, Elektabilitas Unggul

Sementara itu, hasil survei Lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS)‎ menyebutkan, elektabilitas pasangan Khofifah-Emil unggul atas pesaingnya, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno. Elektabilitas Khofifah-Emil mencapai 53,8 persen. Sementara Gus Ipul-Puti hanya 37,8 persen.

”Masih ada 8,7 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya,” kata peneliti CSIS, Philips J Vermonte, dalam paparan hasil survei pilgub Jatim di Jakarta pada Minggu (13/5). Survei tersebut dilaksanakan 16–30 April dengan melibatkan 920 responden. Survei itu menggunakan metode wawancara dan mengisi kuesioner oleh responden.

Baca Juga :  JPRM-Polres Gelar Pengobatan Gratis untuk 200 Warga

Philips menjelaskan, sejauh ini baru 61,2 persen responden menyatakan telah mantap atas pilihannya. Sisanya masih berubah sesuai dinamika politik selama 1,5 bulan ke depan.

Menurut dia, pasangan Khofifah-Emil didukung oleh pemilih perempuan 54,6 persen dibandingkan laki-laki yang hanya 45,4 persen. Sementara, Gus Ipul-Puti lebih didukung pemilih laki-laki sebanyak 57,3 persen. Sedangkan untuk pemilih perempuan, Gus Ipul-Puti hanya meraup 42,7 persen. ”Kemantapan pemilih Khofifah-Emil lebih tinggi daripada pemilih Gus Ipul-Puti,” ujar Philips.

Uniknya, lanjut Philips, 22,6 persen responden menyebut PKB adalah partai utama yang mencalonkan Khofifah-Emil. Padahal, PKB merupakan pendukung pasangan Gus Ipul-Puti. Untuk konteks Gus Ipul-Puti yang didukung PKB, sebanyak 36,3 persen responden menyebutkan PDIP merupakan partai utama pengusung pasangan ini. Hanya 23,3 persen responden yang menyebutkan PKB adalah partai pengusung pasangan Gus Ipul-Puti.

”Ini artinya, pemilih lebih mengasosiasikan PKB dengan Khofifah dibandingkan Gus Ipul.‎ Padahal, Jatim merupakan basis suara PKB,” tutur Philips.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/