alexametrics
21.5 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Paslon Berani Bangkit Turba hingga Pelosok

BANGKALAN – Pasangan Farid Alfauzi dan Sudarmawan melakukan turba ke Desa Tlokoh, Kecamatan Kokop, Rabu (14/3). Paslon Berani Bangkit itu menyampaikan program dan menyerap asprasi dari warga di pelosok.

Tim Sukses (Timses) Berani Bangkit, Masyhuri, menerangkan, ada sekitar 100 tokoh masyarakat dari empat desa yang hadir. Di antaranya dari Desa Tlokoh, Mano’an, Durjan, Kecamatan Kokop dan Desa Genting, Kecamatan Konang.

”Sepanjang perjalanan tim dihadapkan dengan jalan rusak dan penuh lumpur,” ujarnya.  Diterangkan, para tokoh di sana menyampaikan keluhan dan aspirasinya. Di antaranya jalan rusak, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pasokan listrik.

Dalam dialog tersebut, lanjut Masyhuri, paling banyak dikeluhkan yakni soal jalan rusak. Jalan ke daerah pelosok licin dan berlumpur. Sehingga mempersulit jangkauan masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan dan pendidikan. Selain itu, ketersedian air sudah menjadi masalah tahunan bagi masyarakat di sana.

Baca Juga :  Farid Alfauzi Mantapkan Tim Relawan

”Di pelosok desa minim guru PNS. Hanya ada 2 sampai 3 orang. Selebihnya sukwan,” terang nya.

Cawabup Sudarmawan berkomitmen untuk mewujudkan aspirasi dan keluhan para tokoh. Sebab hampir semua yang disampaikan sudah ada dalam sembilan program unggulan Berani Bangkit. ”Insya Allah akan kami wujudkan program-program kami,” ucapnya.

BANGKALAN – Pasangan Farid Alfauzi dan Sudarmawan melakukan turba ke Desa Tlokoh, Kecamatan Kokop, Rabu (14/3). Paslon Berani Bangkit itu menyampaikan program dan menyerap asprasi dari warga di pelosok.

Tim Sukses (Timses) Berani Bangkit, Masyhuri, menerangkan, ada sekitar 100 tokoh masyarakat dari empat desa yang hadir. Di antaranya dari Desa Tlokoh, Mano’an, Durjan, Kecamatan Kokop dan Desa Genting, Kecamatan Konang.

”Sepanjang perjalanan tim dihadapkan dengan jalan rusak dan penuh lumpur,” ujarnya.  Diterangkan, para tokoh di sana menyampaikan keluhan dan aspirasinya. Di antaranya jalan rusak, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pasokan listrik.


Dalam dialog tersebut, lanjut Masyhuri, paling banyak dikeluhkan yakni soal jalan rusak. Jalan ke daerah pelosok licin dan berlumpur. Sehingga mempersulit jangkauan masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan dan pendidikan. Selain itu, ketersedian air sudah menjadi masalah tahunan bagi masyarakat di sana.

Baca Juga :  22 Kabupaten dan Kota di Jatim Terkategori Rawan Banjir

”Di pelosok desa minim guru PNS. Hanya ada 2 sampai 3 orang. Selebihnya sukwan,” terang nya.

Cawabup Sudarmawan berkomitmen untuk mewujudkan aspirasi dan keluhan para tokoh. Sebab hampir semua yang disampaikan sudah ada dalam sembilan program unggulan Berani Bangkit. ”Insya Allah akan kami wujudkan program-program kami,” ucapnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/