alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Pilkada Sampang, Paslon Ajak Jaga Kesantunan Politik

SAMPANG – Tiga kandidat pasangan calon (paslon) Pilkada Sampang menunjukkan kemesraan saat mengikuti tes kesehatan di RSAL dr Ramelan yang berlangsung dua hari terakhir. Mereka berikrar bersama dan mengajak masyarakat menjaga kesantunan politik agar pilkada berlangsung sejuk, damai, dan demokratis.

Semua yang berkompetisi meraih kemenangan di panggung politik daerah memiliki tujuan sama. Yakni, memajukan Sampang dari segala pelik yang dihadapi masyarakat. Bakal calon bupati Sampang Hisan berharap pilkada berlangsung damai dan aman.

Dia meminta masyarakat saling berdampingan tanpa gesekan. Pilkada sejuk akan membuat publik terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. ”Saya dan kandidat yang lain terus menjalin keharmonisan tanpa harus menimbulkan gesekan-gesekan yang dampaknya merugikan masyarakat,” ucap Hisan kepada Jawa Pos Radar Madura Minggu (14/1).

Hisan berharap, kandidat lain terus menjaga dan menumbuhkan keharmonisan, kesejukan, dan kedamaian. Selama ini, pihaknya selalu memperlihatkan keharmonisan di hadapan publik. Akan tetapi, kebersamaan dengan kandidat lain bukanlah keharmonisan semu. Menurut Hisan, semua kandidat pasti ingin meraih kemenangan di pilkada.

Baca Juga :  Pilkada Sampang, PKS Dukung Pasangan Jihad

”Karena itu, harus ada cara-cara yang baik, beretika, dan santun. Kepada tim dan relawan, saya sudah sampaikan itu. Saya harap paslon lain juga sama. Sehingga semua berjalan dengan damai,” jelasnya.

Sementara itu, bakal calon Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan, semua kandidat adalah saudara. Menurut dia, kandidat lain yang maju adalah putra terbaik Sampang dan memiliki niat tulus memajukan Sampang. Dia meminta simpatisan menjaga kesantunan politik supaya tidak terjadi konflik.

”Kita ini berkompetisi sehat demi satu tujuan. Kalah menang itu biasa. Dalam kompetisi, pasti ada yang kalah dan ada yang menang,” ujarnya.

Idi meminta kandidat yang kalah tidak terlalu bersedih dan bersama-sama memajukan Sampang. Bagi kandidat yang menang, tidak terlalu bereuforia. ”Dari awal, saya perintahkan kepada tim jangan sampai ada gesekan. Saking semangatnya memberikan dukungan, jangan sampai kebablasan. Ini bisa menimbulkan perpecahan. Jadi, jangan sampai itu terjadi,” harapnya.

Baca Juga :  Kesaksian Warga di Lokasi Penembakan Subaidi

Bakal calon Wabup Sampang Suparto mengatakan, kebersamaan yang dibangun dengan kandidat lain adalah bukti semua kandidat menginginkan pilkada berlangsung damai tanpa konflik. ”Kita dengan paslon yang lain memberikan nuansa dan kesan yang cair. Ikrar untuk mengajak masyarakat menjaga kesantunan politik pasti ada. Slogan kami adalah damai dan sejahtera,” terangnya.

Menurut Parto, kedamaian memang harus dirajut antarkandidat dan kontestan. Sebab, semua kandidat ingin menciptakan iklim kedamaian. Karena itu, pihaknya bersama Hermanto Subaidi ingin menularkan kedamaian agar keharmonisan dan kebersamaan antarkandidat terus terjalin.

”Ikrar untuk menjaga kesantunan politik ini adalah cara berikrar untuk menciptakan proses politik dan demokrasi yang baik,” pungkasnya.

SAMPANG – Tiga kandidat pasangan calon (paslon) Pilkada Sampang menunjukkan kemesraan saat mengikuti tes kesehatan di RSAL dr Ramelan yang berlangsung dua hari terakhir. Mereka berikrar bersama dan mengajak masyarakat menjaga kesantunan politik agar pilkada berlangsung sejuk, damai, dan demokratis.

Semua yang berkompetisi meraih kemenangan di panggung politik daerah memiliki tujuan sama. Yakni, memajukan Sampang dari segala pelik yang dihadapi masyarakat. Bakal calon bupati Sampang Hisan berharap pilkada berlangsung damai dan aman.

Dia meminta masyarakat saling berdampingan tanpa gesekan. Pilkada sejuk akan membuat publik terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. ”Saya dan kandidat yang lain terus menjalin keharmonisan tanpa harus menimbulkan gesekan-gesekan yang dampaknya merugikan masyarakat,” ucap Hisan kepada Jawa Pos Radar Madura Minggu (14/1).


Hisan berharap, kandidat lain terus menjaga dan menumbuhkan keharmonisan, kesejukan, dan kedamaian. Selama ini, pihaknya selalu memperlihatkan keharmonisan di hadapan publik. Akan tetapi, kebersamaan dengan kandidat lain bukanlah keharmonisan semu. Menurut Hisan, semua kandidat pasti ingin meraih kemenangan di pilkada.

Baca Juga :  Pendaftar PPK-PPS di Sumenep Tembus 2.000

”Karena itu, harus ada cara-cara yang baik, beretika, dan santun. Kepada tim dan relawan, saya sudah sampaikan itu. Saya harap paslon lain juga sama. Sehingga semua berjalan dengan damai,” jelasnya.

Sementara itu, bakal calon Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan, semua kandidat adalah saudara. Menurut dia, kandidat lain yang maju adalah putra terbaik Sampang dan memiliki niat tulus memajukan Sampang. Dia meminta simpatisan menjaga kesantunan politik supaya tidak terjadi konflik.

”Kita ini berkompetisi sehat demi satu tujuan. Kalah menang itu biasa. Dalam kompetisi, pasti ada yang kalah dan ada yang menang,” ujarnya.

Idi meminta kandidat yang kalah tidak terlalu bersedih dan bersama-sama memajukan Sampang. Bagi kandidat yang menang, tidak terlalu bereuforia. ”Dari awal, saya perintahkan kepada tim jangan sampai ada gesekan. Saking semangatnya memberikan dukungan, jangan sampai kebablasan. Ini bisa menimbulkan perpecahan. Jadi, jangan sampai itu terjadi,” harapnya.

Baca Juga :  Desak Usut Tuntas Tujuh Kasus Korupsi di Pamekasan

Bakal calon Wabup Sampang Suparto mengatakan, kebersamaan yang dibangun dengan kandidat lain adalah bukti semua kandidat menginginkan pilkada berlangsung damai tanpa konflik. ”Kita dengan paslon yang lain memberikan nuansa dan kesan yang cair. Ikrar untuk mengajak masyarakat menjaga kesantunan politik pasti ada. Slogan kami adalah damai dan sejahtera,” terangnya.

Menurut Parto, kedamaian memang harus dirajut antarkandidat dan kontestan. Sebab, semua kandidat ingin menciptakan iklim kedamaian. Karena itu, pihaknya bersama Hermanto Subaidi ingin menularkan kedamaian agar keharmonisan dan kebersamaan antarkandidat terus terjalin.

”Ikrar untuk menjaga kesantunan politik ini adalah cara berikrar untuk menciptakan proses politik dan demokrasi yang baik,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/