alexametrics
26.5 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Empat Tim Berebut Tiket Babak Play-off

PAMEKASAN – Tinggalkan sejenak persaingan antara Persebaya Surabaya dan Martapura FC yang memperebutkan peringkat 1 Liga 2 grup 5. Mari fokus membahas persaingan empat tim yang sama-sama berambisi lolos ke babak play-off.

Selain Persepam Madura Utama (MU), PSIM Jogjakarta, Persatu Tuban, Persinga Ngawi juga berpeluang lolos ke babak play-off. Pada pertandingan terakhir, keempat tim akan berjuang agar bisa finis di peringkat tiga dan empat.

Dari perolehan poin, PSIM Jogjakarta dan Persatu Tuban paling berpeluang dibandingkan dua tim lainnya. Jika kedua tim menang dengan skor berapa pun, peluang Persepam MU dan Persinga Ngawi tampil di Liga 2 musim depan akan pupus.

Hingga pekan ke-12, PSIM Jogjakarta menempati peringkat tiga dengan koleksi 20 poin. Sementara Persatu Tuban satu tingkat di bawahnya, yakni peringkat empat dengan 18 poin. Persepam MU menyusul di peringkat lima dengan 17 poin.

Meski dari segi peringkat kalah, peluang Laskar Sape Ngamok juga besar. Cukup menang 1-0, Faris Aditama dkk bisa melenggang ke babak selanjutnya. Ya, untuk memudahkan langkahnya, Persepam MU tidak boleh kebobolan.

Baca Juga :  Polisi Gagal Tangkap Penyuplai Narkoba

Jika di pertandingan lain, Persatu Tuban menang atas PSBI Blitar, Persepam MU akan menempati peringkat empat. Sedangkan jika pertandingan tersebut dimenangkan oleh PSBI Blitar, Persepam MU akan finis di peringkat tiga.

Ketika pertandingan berakhir dengan seri, Persepam MU masih memiliki peluang. Dengan syarat, di pertadningan lain, Persatu Tuban kalah dari PSBI Blitar. Persepam MU akan finis di peringkat dua karena unggul selisih gol dari Persatu Tuban.

Di atas kertas, Persepam MU lebih diuntungkan dari lawan. Sebab, pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP). Dengan dukungan suporter setia, tuan rumah diprediksi bisa mengatasi tim tamu.

Pada pertandingan sebelumnya, Persepam MU kalah tipis 1-0. Ini adalah momentum bagi Laskar Sape Ngamok untuk membalas kekalahan tersebut. Terlebih, ini adalah kesempatan terakhir untuk berkompetisi di kompetisi kasta kedua musim depan.

Baca Juga :  Ditabrak Moge, Pria Paro Baya Meninggal

Rasa optimisme tengah menyelimuti kubu tuan rumah. Manajer Persepam MU Nadi Mulyadi yakin pemain tampil maksimal nanti sore. ”Kami optimistis bisa meraih kemenangan, dan lolos ke babak play-off,” ujarnya kemarin (13/9).

Nadi Mulyadi menegaskan, para pemain dituntut fokus dan bermain disiplin pada laga super krusial ini. Kesempatan yang ada di depan mata harus betul-betul dimaksimalkan dengan baik. ”Harapan kita bersama Persepam bisa tetap bermain di Liga 2 musim depan,” tambahnya.

Meskipun tengah memanggul beban berat, Nadi berharap para pemain tetap enjoy. Yang perlu dilakukan adalah bermain sesuai instruksi pelatih. ”Pertandingan terakhir ini menguras emosional. Tapi, kami harus yakin bisa lolos,” ujar Nadi.

Sementara itu, pelatih Persepam MU mengantisipasi ambisi tim tamu. Mereka akan bermain all-out mengamankan posisinya di peringkat tiga. Dengan demikian bisa lolos otomatis. ”Jika kita kebobolan, tamat sudah,” ujar Pelatih Persepam Suwandi HS.

PAMEKASAN – Tinggalkan sejenak persaingan antara Persebaya Surabaya dan Martapura FC yang memperebutkan peringkat 1 Liga 2 grup 5. Mari fokus membahas persaingan empat tim yang sama-sama berambisi lolos ke babak play-off.

Selain Persepam Madura Utama (MU), PSIM Jogjakarta, Persatu Tuban, Persinga Ngawi juga berpeluang lolos ke babak play-off. Pada pertandingan terakhir, keempat tim akan berjuang agar bisa finis di peringkat tiga dan empat.

Dari perolehan poin, PSIM Jogjakarta dan Persatu Tuban paling berpeluang dibandingkan dua tim lainnya. Jika kedua tim menang dengan skor berapa pun, peluang Persepam MU dan Persinga Ngawi tampil di Liga 2 musim depan akan pupus.


Hingga pekan ke-12, PSIM Jogjakarta menempati peringkat tiga dengan koleksi 20 poin. Sementara Persatu Tuban satu tingkat di bawahnya, yakni peringkat empat dengan 18 poin. Persepam MU menyusul di peringkat lima dengan 17 poin.

Meski dari segi peringkat kalah, peluang Laskar Sape Ngamok juga besar. Cukup menang 1-0, Faris Aditama dkk bisa melenggang ke babak selanjutnya. Ya, untuk memudahkan langkahnya, Persepam MU tidak boleh kebobolan.

Baca Juga :  Tidak Membuat SPj, Siap-Siap Berurusan dengan Hukum

Jika di pertandingan lain, Persatu Tuban menang atas PSBI Blitar, Persepam MU akan menempati peringkat empat. Sedangkan jika pertandingan tersebut dimenangkan oleh PSBI Blitar, Persepam MU akan finis di peringkat tiga.

Ketika pertandingan berakhir dengan seri, Persepam MU masih memiliki peluang. Dengan syarat, di pertadningan lain, Persatu Tuban kalah dari PSBI Blitar. Persepam MU akan finis di peringkat dua karena unggul selisih gol dari Persatu Tuban.

Di atas kertas, Persepam MU lebih diuntungkan dari lawan. Sebab, pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP). Dengan dukungan suporter setia, tuan rumah diprediksi bisa mengatasi tim tamu.

Pada pertandingan sebelumnya, Persepam MU kalah tipis 1-0. Ini adalah momentum bagi Laskar Sape Ngamok untuk membalas kekalahan tersebut. Terlebih, ini adalah kesempatan terakhir untuk berkompetisi di kompetisi kasta kedua musim depan.

Baca Juga :  Polisi Gagal Tangkap Penyuplai Narkoba

Rasa optimisme tengah menyelimuti kubu tuan rumah. Manajer Persepam MU Nadi Mulyadi yakin pemain tampil maksimal nanti sore. ”Kami optimistis bisa meraih kemenangan, dan lolos ke babak play-off,” ujarnya kemarin (13/9).

Nadi Mulyadi menegaskan, para pemain dituntut fokus dan bermain disiplin pada laga super krusial ini. Kesempatan yang ada di depan mata harus betul-betul dimaksimalkan dengan baik. ”Harapan kita bersama Persepam bisa tetap bermain di Liga 2 musim depan,” tambahnya.

Meskipun tengah memanggul beban berat, Nadi berharap para pemain tetap enjoy. Yang perlu dilakukan adalah bermain sesuai instruksi pelatih. ”Pertandingan terakhir ini menguras emosional. Tapi, kami harus yakin bisa lolos,” ujar Nadi.

Sementara itu, pelatih Persepam MU mengantisipasi ambisi tim tamu. Mereka akan bermain all-out mengamankan posisinya di peringkat tiga. Dengan demikian bisa lolos otomatis. ”Jika kita kebobolan, tamat sudah,” ujar Pelatih Persepam Suwandi HS.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/