alexametrics
19.6 C
Madura
Tuesday, June 28, 2022

Pemerintah Lirik Pengembangan Wisata Alam

PAMEKASAN – Selain wisata pantai, wisata perbukitan pantura memiliki keindahan alami. Salah satunya yaitu Bukit kapur di Desa Lesong, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan.

Kades Lesong Matsudin mengungkapkan, aktivitas di bukit kapur di desanya masih terus berjalan. Meski begitu, pihaknya mengakui lokasi tempat penambangan batu itu memiliki potensi untuk dikelola menjadi tempat wisata. ”Ke depan memang direncanakan untuk dijadikan jujukan wisata di pantura,” jelasnya Kamis (13/7).

Pria yang juga ketua Ikatan Kepala Desa (Ikasa) pantura itu mengakui jika salah satu program unggulan yang sedang digalakkan adalah pengelolaan potensi wisata. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah Kades lain. ”Wisata adalah salah satu potensi untuk meningkatkan kas desa,” ungkapnya.

Saat ini perhatian pemerintah terhadap kemajuan desa sangat tinggi melalui dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Sudah saatnya para Kades di wilayah pantura mengimbangi dengan mengelola potensi  di desanya. ”Untuk desa kami, wisata Bukit Kapur itu yang berpotensi. Kalau hari libur banyak pemuda yang datang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Janji Mengabdi untuk Ibu Pertiwi

Camat Batumarmar Khusairi mengungkapkan, salah satu yang diperhatikan adalah sektor wisata. Banyak keindahan di wilayah pantura yang belum dieksplorasi. ”Saya sangat setuju, dan kami akan dukung desa yang memiliki niat untuk mengelola potensi wisata di desanya,” jelasnya.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa rencananya sudah disampaikan kepada bupati. Hal itu jelas mendapat respons baik dan bupati juga sudah mendukung. ”Bupati berpesan, Kades harus kreatif dan inovatif dalam mengelola desa. Jangan sampai desa terus-menerus bergantung pada anggaran tiap tahun,” pungkasnya. 

 

PAMEKASAN – Selain wisata pantai, wisata perbukitan pantura memiliki keindahan alami. Salah satunya yaitu Bukit kapur di Desa Lesong, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan.

Kades Lesong Matsudin mengungkapkan, aktivitas di bukit kapur di desanya masih terus berjalan. Meski begitu, pihaknya mengakui lokasi tempat penambangan batu itu memiliki potensi untuk dikelola menjadi tempat wisata. ”Ke depan memang direncanakan untuk dijadikan jujukan wisata di pantura,” jelasnya Kamis (13/7).

Pria yang juga ketua Ikatan Kepala Desa (Ikasa) pantura itu mengakui jika salah satu program unggulan yang sedang digalakkan adalah pengelolaan potensi wisata. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah Kades lain. ”Wisata adalah salah satu potensi untuk meningkatkan kas desa,” ungkapnya.


Saat ini perhatian pemerintah terhadap kemajuan desa sangat tinggi melalui dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Sudah saatnya para Kades di wilayah pantura mengimbangi dengan mengelola potensi  di desanya. ”Untuk desa kami, wisata Bukit Kapur itu yang berpotensi. Kalau hari libur banyak pemuda yang datang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ungkap Tujuh Kasus Narkoba, Polisi Tangkap 11 Tersangka

Camat Batumarmar Khusairi mengungkapkan, salah satu yang diperhatikan adalah sektor wisata. Banyak keindahan di wilayah pantura yang belum dieksplorasi. ”Saya sangat setuju, dan kami akan dukung desa yang memiliki niat untuk mengelola potensi wisata di desanya,” jelasnya.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa rencananya sudah disampaikan kepada bupati. Hal itu jelas mendapat respons baik dan bupati juga sudah mendukung. ”Bupati berpesan, Kades harus kreatif dan inovatif dalam mengelola desa. Jangan sampai desa terus-menerus bergantung pada anggaran tiap tahun,” pungkasnya. 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/