alexametrics
20.9 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Pemilih Baru di Sampang Tembus 101.589 Orang

SAMPANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang mencatat pemilih baru Pilkada 2018 di Kota Bahari mencapai 53.028 orang. Namun, berdasarkan hasil pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih sementara, pemilih baru tembus 101.589 orang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang menargetkan jumlah partisipasi pemilih Pilkada 2018 meningkat, baik pilbup ataupun pilgub. Pemilih pemula juga menjadi salah satu atensi penyelenggaraan pemilu.

Komisioner KPU Sampang Divisi SDM dan Parmas Miftahur Rozaq mengatakan akan merangkul pemilih pemula dalam pilkada serentak 2018. Dengan harapan, tercipta pemilih cerdas dan berkualitas.

Pemilih pemula, kata Rozaq, merupakan elemen potensial agar tidak tergoda dengan proses yang bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan. ”Seperti informasi hoaks, kampanye hitam, dan money politics,” katanya.

Baca Juga :  Khofifah-Emil Unggul 26.891 Suara di Sampang

Elemen pemuda bisa jadi pionir dalam rangka memberikan sumbangsih untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Mengingat pada pemilu 2014, capaian partisipasi pemilih hanya 75 persen. Kondisi itu, lanjut Rozaq, menjadi tantangan bagi KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilih menjadi 85 persen sesuai dengan target KPU RI.

Miftahur Rozaq menyadari, untuk mencapai target tersebut tidak mudah. KPU Sampang sudah melakukan langkah konkret. Seperti mendatangi sejumlah titik sasaran sosialisasi guna pencapaian target.

”Ada dua hal yang diberikan dalam sosialisasi. Tentang partisipasi pemilih dan undang-undang penyelenggaraan pemilihan umum,” terangnya.

Selasa (13/3), alat peraga kampanye (APK) resmi dari KPU Sampang mulai terpasang. Semua APK dan bahan kampanye (BK) ditargetkan selesai terpasang sepekan ini.

”Untuk hari ini (kemarin, Red) masih tiga titik yang terpasang APK. Sebab, satu APK memerlukan waktu empat jam,” ucap Miftahur Rozaq.

Baca Juga :  KPU Sosialisasikan Tata Cara Pemungutan–Penghitungan Suara

Dikatakan, secara bertahap semua jenis APK akan terpasang. Termasuk sejumlah bahan kampanye yang sudah diatur. Hari ini (14/3), akan dilanjutkan dengan pemasangan baliho, spanduk, dan umbul-umbul.

Sesuai ketentuan, baliho yang dibatasi oleh KPU sebanyak lima. Namun, paslon bisa menambah sebanyak 150 persen menjadi 12 baliho. Umbul-umbul dibatasi sebanyak 20 lembar. Paslon bisa menambah sebanyak 150 persen menjadi 50 umbul-umbul yang disebar di basis kecamatan. Sementara untuk spanduk dibatasi lima di setiap desa, dan paslon bisa menambah 150 persen.

”Kami berharap pemasangan ini dilanjutkan dengan pemasangan APK dari paslon. Namun, semua APK harus sesuai ketentuan,” imbaunya.

SAMPANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang mencatat pemilih baru Pilkada 2018 di Kota Bahari mencapai 53.028 orang. Namun, berdasarkan hasil pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih sementara, pemilih baru tembus 101.589 orang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang menargetkan jumlah partisipasi pemilih Pilkada 2018 meningkat, baik pilbup ataupun pilgub. Pemilih pemula juga menjadi salah satu atensi penyelenggaraan pemilu.

Komisioner KPU Sampang Divisi SDM dan Parmas Miftahur Rozaq mengatakan akan merangkul pemilih pemula dalam pilkada serentak 2018. Dengan harapan, tercipta pemilih cerdas dan berkualitas.


Pemilih pemula, kata Rozaq, merupakan elemen potensial agar tidak tergoda dengan proses yang bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan. ”Seperti informasi hoaks, kampanye hitam, dan money politics,” katanya.

Baca Juga :  Nurmalika Terapkan Pendekatan Saintifik K-2013 PAUD

Elemen pemuda bisa jadi pionir dalam rangka memberikan sumbangsih untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Mengingat pada pemilu 2014, capaian partisipasi pemilih hanya 75 persen. Kondisi itu, lanjut Rozaq, menjadi tantangan bagi KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilih menjadi 85 persen sesuai dengan target KPU RI.

Miftahur Rozaq menyadari, untuk mencapai target tersebut tidak mudah. KPU Sampang sudah melakukan langkah konkret. Seperti mendatangi sejumlah titik sasaran sosialisasi guna pencapaian target.

”Ada dua hal yang diberikan dalam sosialisasi. Tentang partisipasi pemilih dan undang-undang penyelenggaraan pemilihan umum,” terangnya.

Selasa (13/3), alat peraga kampanye (APK) resmi dari KPU Sampang mulai terpasang. Semua APK dan bahan kampanye (BK) ditargetkan selesai terpasang sepekan ini.

”Untuk hari ini (kemarin, Red) masih tiga titik yang terpasang APK. Sebab, satu APK memerlukan waktu empat jam,” ucap Miftahur Rozaq.

Baca Juga :  Kadisdik Moch. Tarsun Idola Para Guru

Dikatakan, secara bertahap semua jenis APK akan terpasang. Termasuk sejumlah bahan kampanye yang sudah diatur. Hari ini (14/3), akan dilanjutkan dengan pemasangan baliho, spanduk, dan umbul-umbul.

Sesuai ketentuan, baliho yang dibatasi oleh KPU sebanyak lima. Namun, paslon bisa menambah sebanyak 150 persen menjadi 12 baliho. Umbul-umbul dibatasi sebanyak 20 lembar. Paslon bisa menambah sebanyak 150 persen menjadi 50 umbul-umbul yang disebar di basis kecamatan. Sementara untuk spanduk dibatasi lima di setiap desa, dan paslon bisa menambah 150 persen.

”Kami berharap pemasangan ini dilanjutkan dengan pemasangan APK dari paslon. Namun, semua APK harus sesuai ketentuan,” imbaunya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/