alexametrics
21 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Berbaur Bakal Kembangkan Industri Batik

PAMEKASAN – Berbagai strategi pemenangan untuk meraup dukungan masyarakat dilakukan oleh pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati Pamekasan. Paslon Bersama Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) berjanji akan mengembangkan industri batik.

Paslon Berbaur mengenakan batik asli Pamekasan setiap terjun ke lapangan. Bahkan, baliho dan stiker yang ditempel di berbagai penjuru Kota Gerbang Salam tetap konsisten mengenakan batik buatan warga lokal.

Ra Baddrut –sapaan Baddrut Tamam– mengatakan, sebagai paslon kontestasi pilkada, dia akan menjadi sorotan media dan masyarakat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempromosikan batik.

Dengan demikian, Berbaur memilih batik sebagai baju kebanggaan. Tujuannya, agar batik hasil karya maestro Kota Gerbang Salam lebih dikenal masyarakat. ”Batik yang saya kenakan otomatis juga menjadi sorotan,” katanya Selasa (13/3).

Baca Juga :  Perhatikan Hak Karyawan, JPRM Dapat Penghargaan

Ada beberapa pertimbangan bagi dia mengenakan batik. Di antaranya, belakangan penjualan batik cenderung menurun. Kemudian, batik merupakan identitas warga Pamekasan.

Dengan mengenakan batik, kata dia, tidak ada lagi sekat partai ataupun golongan tertentu. ”Kami sekaligus mengampanyekan gerakan cinta batik,” ujarnya.

Mantan Aktivis PMII itu beharap, pilkada serentak 2018 memberi manfaat besar kepada masyarakat. Tidak terkecuali manfaat kepada pelaku usaha batik. ”Kami siap meningkatkan industri batik di Pamekasan,” janjinya.

Untuk diketahui, Pilkada Pamekasan bakal digelar 27 Juni. Dua paslon berebut takhta pemerintahan. Yakni, paslon Berbaur nomor urut satu dengan rival politiknya paslon Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah) nomor urut dua.

 

PAMEKASAN – Berbagai strategi pemenangan untuk meraup dukungan masyarakat dilakukan oleh pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati Pamekasan. Paslon Bersama Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) berjanji akan mengembangkan industri batik.

Paslon Berbaur mengenakan batik asli Pamekasan setiap terjun ke lapangan. Bahkan, baliho dan stiker yang ditempel di berbagai penjuru Kota Gerbang Salam tetap konsisten mengenakan batik buatan warga lokal.

Ra Baddrut –sapaan Baddrut Tamam– mengatakan, sebagai paslon kontestasi pilkada, dia akan menjadi sorotan media dan masyarakat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempromosikan batik.


Dengan demikian, Berbaur memilih batik sebagai baju kebanggaan. Tujuannya, agar batik hasil karya maestro Kota Gerbang Salam lebih dikenal masyarakat. ”Batik yang saya kenakan otomatis juga menjadi sorotan,” katanya Selasa (13/3).

Baca Juga :  Banyak Peluang Jadi PPS di Bangkalan

Ada beberapa pertimbangan bagi dia mengenakan batik. Di antaranya, belakangan penjualan batik cenderung menurun. Kemudian, batik merupakan identitas warga Pamekasan.

Dengan mengenakan batik, kata dia, tidak ada lagi sekat partai ataupun golongan tertentu. ”Kami sekaligus mengampanyekan gerakan cinta batik,” ujarnya.

Mantan Aktivis PMII itu beharap, pilkada serentak 2018 memberi manfaat besar kepada masyarakat. Tidak terkecuali manfaat kepada pelaku usaha batik. ”Kami siap meningkatkan industri batik di Pamekasan,” janjinya.

Untuk diketahui, Pilkada Pamekasan bakal digelar 27 Juni. Dua paslon berebut takhta pemerintahan. Yakni, paslon Berbaur nomor urut satu dengan rival politiknya paslon Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah) nomor urut dua.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/