alexametrics
20.7 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Cabup-Cawabup Sama-Sama Ingin Majukan Daerah

SAMPANG – KPU Sampang juga menetapkan nomor urut ketiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Pilkada 2018, Selasa (13/2). Nomor urut 1 pasangan Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat (Jihad), nomor 2 Hermanto Subaidi-Suparto (Mantap), dan Hisan-Abdullah Mansyur (Hisbullah) nomor 3.

Ketua KPU Sampang Syamsul Mu’arif mengatakan, penetapan nomor urut paslon sesuai dengan PKPU 2/2018. Dengan demikian, mereka terikat dengan semua peraturan KPU. Pasangan Hisbullah dan Mantap belum melengkapi berkas surat keterangan pemberhentian. Lima hari setelah penetapan, surat tersebut harus diserahkan ke KPU.

”Untuk laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) masing-masing paslon akan menyampaikan kepada publik atau bisa difasilitasi oleh KPK,” terangnya.

Slamet Junaidi menyampaikan, nomor urut satu merupakan inspirasi untuk bisa menjadi orang nomor satu di Sampang. Guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. ”Nomor ini sangat sesuai dengan harapan kami. Sejak mendaftar memang berharap bisa menyandang sebagai paslon nomor urut satu,” tuturnya.

Baca Juga :  Puisi Madura Rofiq Fansuri*

Menurut dia, semua paslon harus bersama-sama menjaga kondusivitas pelaksanaan pilkada. Sebab, mereka merupakan putra terbaik daerah yang berniat tulus memajukan Sampang. Dia meminta simpatisan menjaga kerukunan dan kesantunan politik supaya tidak terjadi konflik. ”Dalam kompetisi, kalah menang itu biasa. Pemenang harus bersyukur, yang kalah juga harus bisa menerima,” ucapnya.

Manakala ditetapkan sebagai pemenang, dia akan membanahi birokrasi, memajukan pembangunan, dan melayani masyarakat dengan baik. ”Kami ingin menjadikan Sampang yang bermartabat,” katanya.

Sementara Hermanto Subaidi mengatakan, semua yang berkompetisi untuk meraih kemenangan di panggung politik memiliki tujuan memajukan Sampang. Sampang harus keluar dari tiga permasalahan yang pelik.

”Yakni, kemisikinan, sosial, dan taraf pendidikan masyarakat yang masih rendah. Jika kami menang, tiga poin tersebut menjadi program prioritas yang akan kami jalankan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Alyssa dan Persoalan Hidup yang Bertubi

Hermanto mengaku, pihaknya tetap menjaga kebersamaan dan menjalin keharmonisan dengan semua paslon guna mencegah konflik kurang mendidik bagi masyarakat. ”Kami bersama tim pendukung berkomitmen menciptakan suasana pilkada yang aman,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Hisan juga berharap pilkada berlangsung damai dan aman. Dia meminta masyarakat saling berdampingan, tanpa perlu ada gesekan. Pilkada sejuk akan membuat publik terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Semua paslon diyakini menginginkan pilkada damai tanpa konflik. Mulai dari tahapan pencoblosan hingga penetapan pemenang. Apalagi, semua pihak ikut menjaga dan mengawasi.

”Program prioritas yang ingin kami jalankan ialah pembangunan infrastruktur jembatan Sreseh–Sampang (Srepang), meningkatkan perekonomian masyarakat, dan meningkatkan dunia pendidikan di Sampang,” pungkasnya.

SAMPANG – KPU Sampang juga menetapkan nomor urut ketiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Pilkada 2018, Selasa (13/2). Nomor urut 1 pasangan Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat (Jihad), nomor 2 Hermanto Subaidi-Suparto (Mantap), dan Hisan-Abdullah Mansyur (Hisbullah) nomor 3.

Ketua KPU Sampang Syamsul Mu’arif mengatakan, penetapan nomor urut paslon sesuai dengan PKPU 2/2018. Dengan demikian, mereka terikat dengan semua peraturan KPU. Pasangan Hisbullah dan Mantap belum melengkapi berkas surat keterangan pemberhentian. Lima hari setelah penetapan, surat tersebut harus diserahkan ke KPU.

”Untuk laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) masing-masing paslon akan menyampaikan kepada publik atau bisa difasilitasi oleh KPK,” terangnya.


Slamet Junaidi menyampaikan, nomor urut satu merupakan inspirasi untuk bisa menjadi orang nomor satu di Sampang. Guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. ”Nomor ini sangat sesuai dengan harapan kami. Sejak mendaftar memang berharap bisa menyandang sebagai paslon nomor urut satu,” tuturnya.

Baca Juga :  Jihad Melawan Hawa Nafsu

Menurut dia, semua paslon harus bersama-sama menjaga kondusivitas pelaksanaan pilkada. Sebab, mereka merupakan putra terbaik daerah yang berniat tulus memajukan Sampang. Dia meminta simpatisan menjaga kerukunan dan kesantunan politik supaya tidak terjadi konflik. ”Dalam kompetisi, kalah menang itu biasa. Pemenang harus bersyukur, yang kalah juga harus bisa menerima,” ucapnya.

Manakala ditetapkan sebagai pemenang, dia akan membanahi birokrasi, memajukan pembangunan, dan melayani masyarakat dengan baik. ”Kami ingin menjadikan Sampang yang bermartabat,” katanya.

Sementara Hermanto Subaidi mengatakan, semua yang berkompetisi untuk meraih kemenangan di panggung politik memiliki tujuan memajukan Sampang. Sampang harus keluar dari tiga permasalahan yang pelik.

- Advertisement -

”Yakni, kemisikinan, sosial, dan taraf pendidikan masyarakat yang masih rendah. Jika kami menang, tiga poin tersebut menjadi program prioritas yang akan kami jalankan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Budhaja Politik Oreng Madura

Hermanto mengaku, pihaknya tetap menjaga kebersamaan dan menjalin keharmonisan dengan semua paslon guna mencegah konflik kurang mendidik bagi masyarakat. ”Kami bersama tim pendukung berkomitmen menciptakan suasana pilkada yang aman,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Hisan juga berharap pilkada berlangsung damai dan aman. Dia meminta masyarakat saling berdampingan, tanpa perlu ada gesekan. Pilkada sejuk akan membuat publik terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Semua paslon diyakini menginginkan pilkada damai tanpa konflik. Mulai dari tahapan pencoblosan hingga penetapan pemenang. Apalagi, semua pihak ikut menjaga dan mengawasi.

”Program prioritas yang ingin kami jalankan ialah pembangunan infrastruktur jembatan Sreseh–Sampang (Srepang), meningkatkan perekonomian masyarakat, dan meningkatkan dunia pendidikan di Sampang,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

SMAN 1 Sreseh Raih Dua Medali Sekaligus

Tiket Mudik Kapal Gratis Ludes

Ratusan Warga Madura Huni RSLI

Artikel Terbaru

/