alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Sampang Buktikan sebagai Kiblat Tenis Lapangan

SAMPANG – Ajang KONI Cup untuk cabang olahraga (cabor) tenis lapangan menjadi ajang pembuktian kualitas petenis asal Kabupaten Sampang. Empat petenis berhasil merajai tiga dari empat kelas yang dipertandingkan. Yakni, kelompok usia (KU)-12 putra, KU-14 putra, KU-16-19 putra.

Mereka adalah Doni Indrawan juara 1 KU-12, Dwi Ferdiansyah juara 1 KU-14, dan Hardiantono juara 1 KU-16 dan KU-19. Sementara Gunawan meraih juara 2 KU-16 dan KU-19. ”Alhamdulillah bisa borong medali. Ini berkat perjuangan tak kenal lelah atlet ketika bertanding,” ujar Moh. Mas’udi Selasa (12/12).

Di partai final KU-12, Doni mampu menaklukkan petenis asal Pamekasan, Adenata, dengan skor 8-0. Sementara di final KU-14, Dwi Ferdiansyah menaklukkan petenis asal Sumenep, Candra, dengan skor 8-2. Sementara itu, di partai pamungkas KU-16 dan KU-19, terjadi all Sampang final.

Baca Juga :  KONI Cup Pamekasan AjangĀ GaliĀ Atlet Berprestasi

Hardiantono bertemu Gunawan yang sama-sama berasal dari Kota Bahari. Setelah menjalani pertandingan ketat, Hardiantono mampu keluar sebagai juara dengan skor 8-6. Prestasi itu membuat pengurus Persatuan Lawn Tennis (Pelti) Sampang bangga. Kota Bahari bisa membuktikan sebagai kiblat tenis lapangan di level Madura.

Namun, Mas’udi meminta atlet tidak jumawa. Sebab, perjuangan masih panjang. ”Meski memuaskan, namun hasil ini akan tetap menjadi evaluasi kami ke depan, terutama dalam hal pembinaan,” tambah Mas’udi. Untuk kategori putri, KONI Pamekasan tidak mempertandingkannya.

SAMPANG – Ajang KONI Cup untuk cabang olahraga (cabor) tenis lapangan menjadi ajang pembuktian kualitas petenis asal Kabupaten Sampang. Empat petenis berhasil merajai tiga dari empat kelas yang dipertandingkan. Yakni, kelompok usia (KU)-12 putra, KU-14 putra, KU-16-19 putra.

Mereka adalah Doni Indrawan juara 1 KU-12, Dwi Ferdiansyah juara 1 KU-14, dan Hardiantono juara 1 KU-16 dan KU-19. Sementara Gunawan meraih juara 2 KU-16 dan KU-19. ”Alhamdulillah bisa borong medali. Ini berkat perjuangan tak kenal lelah atlet ketika bertanding,” ujar Moh. Mas’udi Selasa (12/12).

Di partai final KU-12, Doni mampu menaklukkan petenis asal Pamekasan, Adenata, dengan skor 8-0. Sementara di final KU-14, Dwi Ferdiansyah menaklukkan petenis asal Sumenep, Candra, dengan skor 8-2. Sementara itu, di partai pamungkas KU-16 dan KU-19, terjadi all Sampang final.

Baca Juga :  Hj. Nur Hotibah Dikenal Tegas

Hardiantono bertemu Gunawan yang sama-sama berasal dari Kota Bahari. Setelah menjalani pertandingan ketat, Hardiantono mampu keluar sebagai juara dengan skor 8-6. Prestasi itu membuat pengurus Persatuan Lawn Tennis (Pelti) Sampang bangga. Kota Bahari bisa membuktikan sebagai kiblat tenis lapangan di level Madura.

Namun, Mas’udi meminta atlet tidak jumawa. Sebab, perjuangan masih panjang. ”Meski memuaskan, namun hasil ini akan tetap menjadi evaluasi kami ke depan, terutama dalam hal pembinaan,” tambah Mas’udi. Untuk kategori putri, KONI Pamekasan tidak mempertandingkannya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/