alexametrics
22.7 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

Polres Pamekasan Tahan Mantan Kades Bujur Timur

PAMEKASAN – Mantan Kades Bujur Timur, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Mohammad Hori resmi ditahan polisi. Penahanan itu dilakukan lantaran mantan Kades tersebut diduga terlibat penyelewengan raskin 2015.

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo Suwarno mengatakan, penahanan dilakukan sehari setelah dia menjabat Kasatreskrim, Selasa (3/10). Mad Hori –sapaan akrab Mohammad Hori– ditangkap di rumahnya setelah sempat menjadi daftar pencarian orang (DPO). ”Dugaan penyimpangan raskin,” katanya Kamis (12/10).

Hari menyampaikan, kasus yang membelit mantan Kades Bujur Timur itu sebenarnya kasus lama. Namun, penahanan baru dilakukan lantaran tersangka kabur. Polisi akan terus mengembangkan kasus tersebut.

Penyelidikan akan dilakukan secara profesional. ”Penyelidikan lebih lanjut akan kami lakukan,” kata mantan Kasatpol Air Polres Sampang itu.

Baca Juga :  Remaja 16 Tahun Digilir Empat Pemuda, Pelaku Pura-Pura Jadi Dukun

Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki mengatakan, pemeriksaan dan penyelidikan akan dilakukan lebih lanjut. Pengembangan penyelidikan juga akan dilakukan untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan, polisi akan menetapkan tersangka baru. Sampai sekarang baru Mad Hori yang ditahan. ”Nanti kita lihat perkembangan penyelidikan,” katanya.

Osa menyampaikan, polisi tidak main-main dalam menangani perkara hukum. Siapa pun yang melakukan perbuatan melawan hukum akan dikenakan sanksi sesuai aturan.

Di tempat terpisah, M. Alfian selaku penasihat hukum Mad Hori tidak memberi keterangan secara detail. Dia hanya membenarkan kliennya menjadi tahanan polres atas kasus raskin.

Menurut Alfian, Mad Hori sempat dijadikan DPO oleh Polres Pamekasan beberapa waktu lalu. ”Iya ditahan. Awalnya DPO. Kemudian dilakukan penahanan,” kata Alfian saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca Juga :  Amankan Pengedar Sabu-Sabu

Kasus mantan Kades Bujur Timur Mad Hori itu berawal dari penangkapan polisi terhadap mobil pengangkut raskin pada Sabtu, 22 Agustus 2015. Di mobil tersebut ditemukan puluhan sak raskin yang diganti karung.

Polisi mengamankan mobil beserta sekitar 3,7 ton beras itu. Kemudian, polisi memeriksa sejumlah saksi. Termasuk Mad Hori selaku Kades pada saat itu.

PAMEKASAN – Mantan Kades Bujur Timur, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Mohammad Hori resmi ditahan polisi. Penahanan itu dilakukan lantaran mantan Kades tersebut diduga terlibat penyelewengan raskin 2015.

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo Suwarno mengatakan, penahanan dilakukan sehari setelah dia menjabat Kasatreskrim, Selasa (3/10). Mad Hori –sapaan akrab Mohammad Hori– ditangkap di rumahnya setelah sempat menjadi daftar pencarian orang (DPO). ”Dugaan penyimpangan raskin,” katanya Kamis (12/10).

Hari menyampaikan, kasus yang membelit mantan Kades Bujur Timur itu sebenarnya kasus lama. Namun, penahanan baru dilakukan lantaran tersangka kabur. Polisi akan terus mengembangkan kasus tersebut.


Penyelidikan akan dilakukan secara profesional. ”Penyelidikan lebih lanjut akan kami lakukan,” kata mantan Kasatpol Air Polres Sampang itu.

Baca Juga :  Korupsi Ratusan Juta, Nurlaila Divonis 18 Bulan

Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki mengatakan, pemeriksaan dan penyelidikan akan dilakukan lebih lanjut. Pengembangan penyelidikan juga akan dilakukan untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan, polisi akan menetapkan tersangka baru. Sampai sekarang baru Mad Hori yang ditahan. ”Nanti kita lihat perkembangan penyelidikan,” katanya.

Osa menyampaikan, polisi tidak main-main dalam menangani perkara hukum. Siapa pun yang melakukan perbuatan melawan hukum akan dikenakan sanksi sesuai aturan.

Di tempat terpisah, M. Alfian selaku penasihat hukum Mad Hori tidak memberi keterangan secara detail. Dia hanya membenarkan kliennya menjadi tahanan polres atas kasus raskin.

- Advertisement -

Menurut Alfian, Mad Hori sempat dijadikan DPO oleh Polres Pamekasan beberapa waktu lalu. ”Iya ditahan. Awalnya DPO. Kemudian dilakukan penahanan,” kata Alfian saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca Juga :  Penggantian Achmad Syafii sebelum Pilkada

Kasus mantan Kades Bujur Timur Mad Hori itu berawal dari penangkapan polisi terhadap mobil pengangkut raskin pada Sabtu, 22 Agustus 2015. Di mobil tersebut ditemukan puluhan sak raskin yang diganti karung.

Polisi mengamankan mobil beserta sekitar 3,7 ton beras itu. Kemudian, polisi memeriksa sejumlah saksi. Termasuk Mad Hori selaku Kades pada saat itu.

Artikel Terkait

Most Read

Santri Jadi Penentu Jalan Perubahan

CPNS 2018 Puasa THR

Anggota TNI pun Jadi Korban Begal

Artikel Terbaru

/