alexametrics
20.9 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Istri Baru Melahirkan, Warga Bangkalan Disel Polisi Gegara Curi Motor

BANGKALAN – Meski bulan Ramadan, pelaku kriminal tidak peduli dan tetap berbuat jahat. Hal itu terungkap, setelah polisi menangkap Fathur Rosi (19) yang diduga kuat terlibat kasus Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) di Kecamatan Kwanyar, Sabtu lalu (11/5).

Informasinya, motor yang digasak milik warga Desa Duwek Buter. Saat beraksi, Rosi ditemani temannya bernama Safi’i. Keduanya dari Desa Bangpendah, Kecamatan Galis. Saat beraksi, Safi’i bertugas merusak kunci pengaman dan Rosi membawa kabur motor curian.

Setelah Safi’i sukses membobol kunci pengaman menggunakan Shock T Handle, Rosi segera membawa kabur motor nopol L 6562 PV milik Holiseh (33) tersebut. Apesnya, aksinya diketahui warga. Saat itu juga, warga mengejar Rosi. sebagian lagi, melapor ke polisi.

Baca Juga :  Bentrok Diduga Libatkan Suporter Bola

Setelah melakukan kejar-kejaran, warga dan polisi akhirnya berhasil mempersempit gerak Rosi di Desa Sumur Kuning, Kecamatan Kwanyar. Rosi pun berhasil diciduk polisi bersama Barang Bukti (BB) berupa motor. Sementara Safi’i berhasil kabur.

Kapolsek Kwanyar AKP Andy Bakhtera mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mengejar Safi’i. Keterangan sementara yang diperoleh dari Rosi, aksi curanmor itu dilakukan untuk biaya hidup dan kebutuhan sehari-hari.

“Menurut keterangan Rosi, baru pertama kali melakukan pencurian. Istrinya baru satu bulan melahirkan sementara Rosi tidak bekerja. Karena terdesak dan kebutuhan hidup membengkak, Rosi nekat mencuri,” tuturnya. (Julian Isna)

BANGKALAN – Meski bulan Ramadan, pelaku kriminal tidak peduli dan tetap berbuat jahat. Hal itu terungkap, setelah polisi menangkap Fathur Rosi (19) yang diduga kuat terlibat kasus Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) di Kecamatan Kwanyar, Sabtu lalu (11/5).

Informasinya, motor yang digasak milik warga Desa Duwek Buter. Saat beraksi, Rosi ditemani temannya bernama Safi’i. Keduanya dari Desa Bangpendah, Kecamatan Galis. Saat beraksi, Safi’i bertugas merusak kunci pengaman dan Rosi membawa kabur motor curian.

Setelah Safi’i sukses membobol kunci pengaman menggunakan Shock T Handle, Rosi segera membawa kabur motor nopol L 6562 PV milik Holiseh (33) tersebut. Apesnya, aksinya diketahui warga. Saat itu juga, warga mengejar Rosi. sebagian lagi, melapor ke polisi.

Baca Juga :  Wajibkan Penghuni Tahanan Tingkatkan Imtak


Setelah melakukan kejar-kejaran, warga dan polisi akhirnya berhasil mempersempit gerak Rosi di Desa Sumur Kuning, Kecamatan Kwanyar. Rosi pun berhasil diciduk polisi bersama Barang Bukti (BB) berupa motor. Sementara Safi’i berhasil kabur.

Kapolsek Kwanyar AKP Andy Bakhtera mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mengejar Safi’i. Keterangan sementara yang diperoleh dari Rosi, aksi curanmor itu dilakukan untuk biaya hidup dan kebutuhan sehari-hari.

“Menurut keterangan Rosi, baru pertama kali melakukan pencurian. Istrinya baru satu bulan melahirkan sementara Rosi tidak bekerja. Karena terdesak dan kebutuhan hidup membengkak, Rosi nekat mencuri,” tuturnya. (Julian Isna)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/