alexametrics
28.9 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

Paparkan LHKPN Paslon pada KPK

BANGKALAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejagung, Polri, KPU, dan paslon kepada daerah se-Jatim menggelar rapat koordinasi pembekalan pelaksanaan pilkada berintegritas di Gedung Grahadi Surabaya, kemarin (12/4). Kegiatan itu dikemas dengan deklarasi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) para peserta kontestasi politik 2018.

Semua paslon bupati dan wakil bupati di Bangkalan sudah menyetor LHKPN 2018 ke lembaga Anti Rasuah. Paslon Berani Bangkit dan Beriman nihil hutang. Namun, paslon Salam dari masih punya hutang. Perinciannya lihat grafis.

Komisioner KPU Bangkalan Badrun mengutarakan, pertemuan dengan KPK, Kejagung dan Polri berbicara komitmen untuk menciptakan pilkada berintegritas. Karena itu, semua KPU kabupaten/kota menyampaikan LHKPN para paslon yang tengah berkontestasi di pilkada serentak tahun ini.

Baca Juga :  Pilkada Bangkalan Mengerucut Tiga Pasangan Calon

”Tidak ada money politics, gratifikasi dan tindakan-tindakna yang mengarah pada pelanggaran yang berurusan dengan hukum,” katanya.

Dengan begitu, semua paslon se-Jatim diundang. Termasuk, para paslon dari Bangkalan. LHKPN yang dibacakan tentu berdasarkan hasil setoran yang diberikan kepada KPK. ”Jadi, kami bacakan saja,” ucapnya.

Semua pihak mendengar mengenai harta kekayaan masing-masing paslon. Nantinya kalau ada yang terpilih di antara paslon yang maju, LHKPN yang disetor sekarang tidak tiba-tiba bergerak dengan tidak wajar.

”Ya sebagai upaya untuk mencegah terjadinya tindakan korupsi. Semoga para paslon yang maju sekarang amanah dan sama-sama menjaga martabat pilkada,” harapnya. 

BANGKALAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejagung, Polri, KPU, dan paslon kepada daerah se-Jatim menggelar rapat koordinasi pembekalan pelaksanaan pilkada berintegritas di Gedung Grahadi Surabaya, kemarin (12/4). Kegiatan itu dikemas dengan deklarasi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) para peserta kontestasi politik 2018.

Semua paslon bupati dan wakil bupati di Bangkalan sudah menyetor LHKPN 2018 ke lembaga Anti Rasuah. Paslon Berani Bangkit dan Beriman nihil hutang. Namun, paslon Salam dari masih punya hutang. Perinciannya lihat grafis.

Komisioner KPU Bangkalan Badrun mengutarakan, pertemuan dengan KPK, Kejagung dan Polri berbicara komitmen untuk menciptakan pilkada berintegritas. Karena itu, semua KPU kabupaten/kota menyampaikan LHKPN para paslon yang tengah berkontestasi di pilkada serentak tahun ini.

Baca Juga :  Begini Warning KPK pada Kepala Daerah, ASN, hingga Kades

”Tidak ada money politics, gratifikasi dan tindakan-tindakna yang mengarah pada pelanggaran yang berurusan dengan hukum,” katanya.

Dengan begitu, semua paslon se-Jatim diundang. Termasuk, para paslon dari Bangkalan. LHKPN yang dibacakan tentu berdasarkan hasil setoran yang diberikan kepada KPK. ”Jadi, kami bacakan saja,” ucapnya.

Semua pihak mendengar mengenai harta kekayaan masing-masing paslon. Nantinya kalau ada yang terpilih di antara paslon yang maju, LHKPN yang disetor sekarang tidak tiba-tiba bergerak dengan tidak wajar.

”Ya sebagai upaya untuk mencegah terjadinya tindakan korupsi. Semoga para paslon yang maju sekarang amanah dan sama-sama menjaga martabat pilkada,” harapnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/