alexametrics
21 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Sejak Januari, PN Pamekasan Punya Tanggungan 137 Perkara

PAMEKASAN – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan Klas 1B sepertinya harus lembur. Sebab, kasus yang diterima bulan Januari dan belum selesai sampai sekarang sisa 137 perkara. Padahal, saat ini sudah memasuki pertengahan Pebruari.

Berdasar data yang dihimpun RadarMadura.id, jumlah perkara sisa bulan Januari sebanyak 137 kasus. Rinciannya perdata sembilan kasus dan 128 sisanya perkara pidana.

Pada Januari, majelis hakim PN Pamekasan Klas 1B merampungkan tiga kasus perdata. Sementara kasus pidana yang diselesaikan sebanyak 21 perkara. Dengan demikian, total ada 12 kasus perdata dan 149 perkara pidana.

Tito Eliandi, Humas PN Pamekasan Klas 1B mengungkapkan, perkara yang belum diselesaikan bulan Januari akan diakumulasikan Pebruari. Majelis hakim berupaya menyelesaikan perkara sesuai petunjuk Dirjen Peradilan Umum Mahkamah Agung.

Baca Juga :  Cari Keadilan, Abang Becak dan Wanita Buta Ajukan Gugatan Perdata

“Berdasar surat edaran dari dirjen peradilan umum, jangka waktu penyelesaian perkara perdata maksimal enam bulan dan pidana maksimal lima bulan. Majelis hakim dalam memutus perkara tidak boleh melebihi batas waktu tersebut,” terangnya.

Dijelaskan, selama ini penyelesaian perkara pidana selalu tepat waktu. Sedangkan penyelesaian perdata lumayan sulit. Sebab, berkaitan dengan dua pihak. Terkadang ada salah satu pihak yang mengulur-ukur waktu.

“Untuk mengantisipasi kasus perdata molor, PN Pamekasan menyiapkan kalender persidangan yang sudah disepakati kedua pihak. Jika ada yang mengulur waktu, majelis hakim tetap berpedoman pada kalender agar kasus selesai tepat waktu,” tandasnya. (Santi Stia Wardani)

PAMEKASAN – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan Klas 1B sepertinya harus lembur. Sebab, kasus yang diterima bulan Januari dan belum selesai sampai sekarang sisa 137 perkara. Padahal, saat ini sudah memasuki pertengahan Pebruari.

Berdasar data yang dihimpun RadarMadura.id, jumlah perkara sisa bulan Januari sebanyak 137 kasus. Rinciannya perdata sembilan kasus dan 128 sisanya perkara pidana.

Pada Januari, majelis hakim PN Pamekasan Klas 1B merampungkan tiga kasus perdata. Sementara kasus pidana yang diselesaikan sebanyak 21 perkara. Dengan demikian, total ada 12 kasus perdata dan 149 perkara pidana.


Tito Eliandi, Humas PN Pamekasan Klas 1B mengungkapkan, perkara yang belum diselesaikan bulan Januari akan diakumulasikan Pebruari. Majelis hakim berupaya menyelesaikan perkara sesuai petunjuk Dirjen Peradilan Umum Mahkamah Agung.

Baca Juga :  Advokat Padla Berencana Gugat Istri Agus

“Berdasar surat edaran dari dirjen peradilan umum, jangka waktu penyelesaian perkara perdata maksimal enam bulan dan pidana maksimal lima bulan. Majelis hakim dalam memutus perkara tidak boleh melebihi batas waktu tersebut,” terangnya.

Dijelaskan, selama ini penyelesaian perkara pidana selalu tepat waktu. Sedangkan penyelesaian perdata lumayan sulit. Sebab, berkaitan dengan dua pihak. Terkadang ada salah satu pihak yang mengulur-ukur waktu.

“Untuk mengantisipasi kasus perdata molor, PN Pamekasan menyiapkan kalender persidangan yang sudah disepakati kedua pihak. Jika ada yang mengulur waktu, majelis hakim tetap berpedoman pada kalender agar kasus selesai tepat waktu,” tandasnya. (Santi Stia Wardani)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/