alexametrics
21.1 C
Madura
Saturday, October 1, 2022

Optimalkan Food Expo 2022, BNI Boyong Rempah ke Pasar Hongkong

HONGKONG – Potensi produk rempah dan makanan Indonesia di pasar Hongkong semakin terbuka seiring dengan banyaknya buyer potensial. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) terus mengoptimalkan potensi tersebut dengan mengikuti Food Expo 2022 yang digelar Hongkong Trade Development Council (HKTDC) pada 11–15 Agustus.

Melalui Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI Hongkong dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), BNI membuat Indonesia Pavilion. Sedangkan tema yang diusung adalah Indonesia Spice Up the World

Mengilhami semangat Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Republik Indonesia, untuk Indonesia Pavilion di Food Expo Hongkong 2022 kali ini, BNI memboyong produk rempah dan makanan unggulan hasil produksi UMKM Xpora. Misalnya seperti lada hitam, lada putih, kayu manis, cengkih, kacang mete, kenari, kopi, mi instan, dan banyak produk lainnya.

Selain BNI, bank Himbara lainnya seperti BRI dan Bank Mandiri turut berpartisipasi dalam event tersebut. Tujuan diadakannya Indonesia Pavilion untuk mempromosikan rempah dan makanan khas Indonesia yang sekiranya cocok untuk dipasarkan di Hongkong.

General Manager BNI Hongkong Endah Tjahyani mengatakan, produk olahan makanan merupakan salah satu komponen ekspor Indonesia terbesar yang diekspor ke Hongkong. Hal ini dipengaruhi ekosistem diaspora Hongkong yang didominasi hingga 90% oleh pekerja migran Indonesia (PMI).

Baca Juga :  Bukopin Mendapatkan Technical Assistance dari Bank Pemerintah

Melalui Indonesia Pavilion di ajang Food Expo 2022, Endah menyampaikan BNI menyasar target market di luar ekosistem diaspora. Yakni, masyarakat lokal Hongkong untuk lebih mengenal rempah dan makanan khas Indonesia. Sebab, tidak kalah bagus dengan produk negara lain yang saat ini telah beredar di Hongkong.

”BNI terus aktif mencari buyer potensial untuk dapat membawa produk UMKM untuk Go Global ke Hongkong. Kami juga bangga menjadi bagian dari Indonesia Pavilion pertama yang ada di Food Expo Hongkong 2022. Kami berharap, dengan berpartisipasi dalam acara ini, bisa sekaligus mendorong transaksi trade dan membantu produk Indonesia bisa masuk dan diterima di pasar lokal Hongkong,” ujarnya.

Endah menambahkan, langkah optimalisasi pasar Hongkong sejalan dengan penugasan dari Kementerian BUMN yang memberikan mandat kepada BNI sebagai bank global asal Indonesia. Perseroan memiliki program andalan BNI Xpora yang telah berjalan cukup progresif sepanjang pertengahan tahun ini.

Baca Juga :  Penembak Sahral Divonis 8 Tahun, Putri Korban Pingsan

”Dengan BNI Xpora, kami terus mencari pelaku UMKM potensial yang dapat menembus pasar global. Khususnya di Hongkong yang memiliki komunitas diaspora sekaligus memiliki peran sebagai hub berbagai macam produk makanan yang nantinya bisa dikirim ke banyak negara,” imbuhnya.

Selain pameran rempah dan makanan, BNI dan KJRI juga mengundang potensial buyer untuk dapat langsung melihat dan mencicipi produk makanan Indonesia. Tujuannya, membuka potensi bisnis melalui bussiness matching antara buyer dan seller.

KJRI untuk Hongkong Ricky Suhendar mengatakan, partisipasi dalam Food Expo 2022 merupakan upaya untuk membawa produk Indonesia untuk lebih dikenal oleh masyarakat Hongkong.

”Kami berharap sinergi antara KJRI dengan BNI dan Himbara lainnya akan mendorong peningkatan ekspor antara Indonesia dan Hongkong.”

Indonesia Pavilion terletak di Public Hall Hongkong Conventional Centre dengan menghadirkan 430 exhibitors. Termasuk perwakilan beberapa negara yang diwakili Agricultural Trade Promotion Center, Ministry of Agriculture and Rural Affairs, Guangxi Zhuang Autonomous Region and Chongqing Municipality dari Mainland China, the Aomori Prefecture of Japan, Japan External Trade Organization. (*/par)

HONGKONG – Potensi produk rempah dan makanan Indonesia di pasar Hongkong semakin terbuka seiring dengan banyaknya buyer potensial. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) terus mengoptimalkan potensi tersebut dengan mengikuti Food Expo 2022 yang digelar Hongkong Trade Development Council (HKTDC) pada 11–15 Agustus.

Melalui Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI Hongkong dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), BNI membuat Indonesia Pavilion. Sedangkan tema yang diusung adalah Indonesia Spice Up the World

Mengilhami semangat Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Republik Indonesia, untuk Indonesia Pavilion di Food Expo Hongkong 2022 kali ini, BNI memboyong produk rempah dan makanan unggulan hasil produksi UMKM Xpora. Misalnya seperti lada hitam, lada putih, kayu manis, cengkih, kacang mete, kenari, kopi, mi instan, dan banyak produk lainnya.


Selain BNI, bank Himbara lainnya seperti BRI dan Bank Mandiri turut berpartisipasi dalam event tersebut. Tujuan diadakannya Indonesia Pavilion untuk mempromosikan rempah dan makanan khas Indonesia yang sekiranya cocok untuk dipasarkan di Hongkong.

General Manager BNI Hongkong Endah Tjahyani mengatakan, produk olahan makanan merupakan salah satu komponen ekspor Indonesia terbesar yang diekspor ke Hongkong. Hal ini dipengaruhi ekosistem diaspora Hongkong yang didominasi hingga 90% oleh pekerja migran Indonesia (PMI).

Baca Juga :  BNI Ekspansi Green Banking Korporasi Rp 6,1 Triliun

Melalui Indonesia Pavilion di ajang Food Expo 2022, Endah menyampaikan BNI menyasar target market di luar ekosistem diaspora. Yakni, masyarakat lokal Hongkong untuk lebih mengenal rempah dan makanan khas Indonesia. Sebab, tidak kalah bagus dengan produk negara lain yang saat ini telah beredar di Hongkong.

”BNI terus aktif mencari buyer potensial untuk dapat membawa produk UMKM untuk Go Global ke Hongkong. Kami juga bangga menjadi bagian dari Indonesia Pavilion pertama yang ada di Food Expo Hongkong 2022. Kami berharap, dengan berpartisipasi dalam acara ini, bisa sekaligus mendorong transaksi trade dan membantu produk Indonesia bisa masuk dan diterima di pasar lokal Hongkong,” ujarnya.

- Advertisement -

Endah menambahkan, langkah optimalisasi pasar Hongkong sejalan dengan penugasan dari Kementerian BUMN yang memberikan mandat kepada BNI sebagai bank global asal Indonesia. Perseroan memiliki program andalan BNI Xpora yang telah berjalan cukup progresif sepanjang pertengahan tahun ini.

Baca Juga :  Kemen PANRB Gandeng BNI Siapkan Digitalisasi Pengelolaan SDM bagi ASN

”Dengan BNI Xpora, kami terus mencari pelaku UMKM potensial yang dapat menembus pasar global. Khususnya di Hongkong yang memiliki komunitas diaspora sekaligus memiliki peran sebagai hub berbagai macam produk makanan yang nantinya bisa dikirim ke banyak negara,” imbuhnya.

Selain pameran rempah dan makanan, BNI dan KJRI juga mengundang potensial buyer untuk dapat langsung melihat dan mencicipi produk makanan Indonesia. Tujuannya, membuka potensi bisnis melalui bussiness matching antara buyer dan seller.

KJRI untuk Hongkong Ricky Suhendar mengatakan, partisipasi dalam Food Expo 2022 merupakan upaya untuk membawa produk Indonesia untuk lebih dikenal oleh masyarakat Hongkong.

”Kami berharap sinergi antara KJRI dengan BNI dan Himbara lainnya akan mendorong peningkatan ekspor antara Indonesia dan Hongkong.”

Indonesia Pavilion terletak di Public Hall Hongkong Conventional Centre dengan menghadirkan 430 exhibitors. Termasuk perwakilan beberapa negara yang diwakili Agricultural Trade Promotion Center, Ministry of Agriculture and Rural Affairs, Guangxi Zhuang Autonomous Region and Chongqing Municipality dari Mainland China, the Aomori Prefecture of Japan, Japan External Trade Organization. (*/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/