alexametrics
21.1 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Pengisian 69 Jabatan Struktural, Wabup Tunggu Rekomendasi Baperjakat

PAMEKASAN – Pengisian 69 jabatan struktural di lingkungan Pemkab Pamekasan buram. Sampai saat ini belum ada kepastian kapan kekosongan itu diisi pejabat definitif. Padahal, batas akhir pengisian jabatan tinggal hitungan hari.

Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Khalil Asy’ari tidak berani memastikan kapan dilakukan mutasi atau pengisian jabatan yang kosong. Menurut dia, proses mutasi masih dibahas badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (baperjakat).

Belum diketahui pasti kapan pembahasan tuntas. ”Saya menunggu hasil pembahasan baperjakat,” kata Khalil Asy’ari saat dikonfirmasi usai menghadiri sidang paripurna di gedung DPRD Pamekasan, Selasa (10/10).

Masalahnya, saat ini Wabup tidak boleh bekerja santai. Sebab, pengisian jabatan struktural yang kosong harus selesai sebelum 21 Oktober 2017. Setelah tanggal tersebut, Khalil Asy’ari tidak diperbolehkan melakukan mutasi jabatan.

Larangan mutasi jabatan diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Pada pasal 71 ayat 2 ditegaskan, petahana atau incumbent dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum masa jabatannya berakhir.

Baca Juga :  Wakil Bupati Pengaruhi Peta Pilkada 2018

Masa jabatan Khalil Asy’ari berakhir 22 April 2018. Jika ditarik mundur, enam bulan sebelum masa jabatannya berakhir yaitu 22 Oktober 2017. Dengan demikian, tinggal 12 hari waktu yang tersisa untuk mengisi jabatan kosong. Masa tersebut bisa lebih cepat. Mengingat, 21 Oktober jatuh pada Sabtu. Artinya, Jumat (20/10) menjadi kesempatan terakhir pengisian jabatan kosong atau mutasi jabatan.

Terkait mepetnya waktu diperbolehkannya mutasi jabatan ini, Khalil Asy’ari belum bisa memberikan kepastian. ”Saya belum bisa memastikan. Apakah nanti bisa atau tidak. Karena baperjakat masih mengkaji,” jelasnya.

Kalaupun kemungkinan tidak terjadi mutasi, politikus PPP itu yakin tidak akan menggangu kinerja pemkab. Sebab, sebagaimana terjadi saat ini, layanan birokrasi tetap berjalan normal. ”Kita lihat saat ini. Saat ini sedang seperti itu. Alhamdulillah tidak ada dampak. Jadi, semuanya masih berjalan normal,” tukasnya.

Baca Juga :  Siswa SMAN 3 Pamekasan Harumkan Indonesia

Di tempat terpisah, Plt Sekkab Pamekasan Mohammad Ali mengatakan, baperjakat mulai bekerja. Sebagian sudah ada nama-nama yang dinilai layak mengisi jabatan-jabatan kosong. Namun, sebagian yang lain masih pematangan. ”Insya Allah dalam waktu dekat tuntas,” katanya.

Belum jelasnya waktu pengisian jabatan mendapat sorotan dari Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail. Menurut dia, pengisian jabatan atau mutasi jabatan seharusnya dipercepat. Tidak ada alasan baperjakat menunda-nunda rekomendasi kepada wakil bupati.

”Informasi yang saya dengar, di tingkat baperjakat sudah tuntas. Setiap bulan baperjakat rapat,” kata Ismail. ”Kami mendesak agar sebelum 21 Oktober sudah ada pengisian 69 jabatan kosong agar kinerja pemkab semakin optimal,” sarannya.

PAMEKASAN – Pengisian 69 jabatan struktural di lingkungan Pemkab Pamekasan buram. Sampai saat ini belum ada kepastian kapan kekosongan itu diisi pejabat definitif. Padahal, batas akhir pengisian jabatan tinggal hitungan hari.

Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Khalil Asy’ari tidak berani memastikan kapan dilakukan mutasi atau pengisian jabatan yang kosong. Menurut dia, proses mutasi masih dibahas badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (baperjakat).

Belum diketahui pasti kapan pembahasan tuntas. ”Saya menunggu hasil pembahasan baperjakat,” kata Khalil Asy’ari saat dikonfirmasi usai menghadiri sidang paripurna di gedung DPRD Pamekasan, Selasa (10/10).


Masalahnya, saat ini Wabup tidak boleh bekerja santai. Sebab, pengisian jabatan struktural yang kosong harus selesai sebelum 21 Oktober 2017. Setelah tanggal tersebut, Khalil Asy’ari tidak diperbolehkan melakukan mutasi jabatan.

Larangan mutasi jabatan diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Pada pasal 71 ayat 2 ditegaskan, petahana atau incumbent dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum masa jabatannya berakhir.

Baca Juga :  Pembinaan Pesepak Bola di Pamekasan Menjanjikan

Masa jabatan Khalil Asy’ari berakhir 22 April 2018. Jika ditarik mundur, enam bulan sebelum masa jabatannya berakhir yaitu 22 Oktober 2017. Dengan demikian, tinggal 12 hari waktu yang tersisa untuk mengisi jabatan kosong. Masa tersebut bisa lebih cepat. Mengingat, 21 Oktober jatuh pada Sabtu. Artinya, Jumat (20/10) menjadi kesempatan terakhir pengisian jabatan kosong atau mutasi jabatan.

Terkait mepetnya waktu diperbolehkannya mutasi jabatan ini, Khalil Asy’ari belum bisa memberikan kepastian. ”Saya belum bisa memastikan. Apakah nanti bisa atau tidak. Karena baperjakat masih mengkaji,” jelasnya.

Kalaupun kemungkinan tidak terjadi mutasi, politikus PPP itu yakin tidak akan menggangu kinerja pemkab. Sebab, sebagaimana terjadi saat ini, layanan birokrasi tetap berjalan normal. ”Kita lihat saat ini. Saat ini sedang seperti itu. Alhamdulillah tidak ada dampak. Jadi, semuanya masih berjalan normal,” tukasnya.

Baca Juga :  Kunjungi Lapas, Ustad Abdurahman: Luruskan Niat Beribadah karena Allah

Di tempat terpisah, Plt Sekkab Pamekasan Mohammad Ali mengatakan, baperjakat mulai bekerja. Sebagian sudah ada nama-nama yang dinilai layak mengisi jabatan-jabatan kosong. Namun, sebagian yang lain masih pematangan. ”Insya Allah dalam waktu dekat tuntas,” katanya.

Belum jelasnya waktu pengisian jabatan mendapat sorotan dari Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail. Menurut dia, pengisian jabatan atau mutasi jabatan seharusnya dipercepat. Tidak ada alasan baperjakat menunda-nunda rekomendasi kepada wakil bupati.

”Informasi yang saya dengar, di tingkat baperjakat sudah tuntas. Setiap bulan baperjakat rapat,” kata Ismail. ”Kami mendesak agar sebelum 21 Oktober sudah ada pengisian 69 jabatan kosong agar kinerja pemkab semakin optimal,” sarannya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/