alexametrics
21.3 C
Madura
Saturday, October 1, 2022

Edukasi dan Akselerasi UMKM Naik Kelas, BRI Gelar Pengusaha Muda BRILian 2022

JAKARTA – Sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia terus mendapat perhatian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk terus ditumbuhkembangkan. Karena itu, BRI terus melahirkan berbagai program inovatif untuk mengakselerasi bisnis UMKM agar ‘naik kelas’. Salah satunya dengan mengadakan Pengusaha Muda BRILian (PMB) 2022.

Menandai dimulainya PMB 2022, digelar Kick off yang dihadiri oleh Wakil Dirut BRI Catur Budi Harto, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto, hingga super mentor Billy Boen di Jakarta pada Selasa (9/8).

Wakil Dirut BRI Catur Budi Harto menuturkan, perseroan terus mendorong lahirnya inovasi bisnis baru dari pelaku UMKM yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebagai bank yang fokus di segmen UMKM, program itu menjadi salah satu wujud konkret pemberdayaan UMKM oleh perseroan.

“BRI terus fokus memberdayakan UMKM untuk bisa ‘naik kelas’. Di tengah momentum pemulihan ekonomi, kami berharap program ini dapat membawa dampak positif terhadap peningkatan usaha pelaku UMKM muda,” ucapnya.

PMB tahun ini menjaring total peserta hingga 1.330 UMKM di 10 kota. Perinciannya Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Palembang, dan Medan.

Baca Juga :  Matangkan Persiapan Bazar Takjil Ramadan

Jumlah titik penyelenggaraan PMB tahun ini bertambah dua kali lipat dibanding tahun lalu. Penambahan ini merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus memperluas jangkauan pemberdayaan UMKM. Terutama pengusaha muda.

Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto menyebut program tersebut dirancang untuk mengakselerasi bisnis pelaku UMKM melalui serangkaian pendampingan terbaik dari ekspertis.

“BRI Optimis melalui program ini dapat mencetak pengusaha muda tangguh yang dapat menjadi role model dan local heroes di tingkat lokal nasional dan internasional. Sehingga mendorong UMKM lain untuk melakukan hal yang sama,” terangnya.

Sasaran program PMB 2022 adalah pengusaha muda dengan batas usia maksimal 40 tahun dan memiliki kategori usaha yang bergerak di bidang Food & Beverage, Fashion, dan Handicraft dengan omzet maksimal 500 juta. Pengumuman peserta lolos yang seleksi dilakukan sebelum 27 Juli.

Baca Juga :  Unair Berharap Ecopark Cakra SemakinTerkenal

Peserta PMB 2022 yang telah dinyatakan lolos seleksi, akan menjalani berbagai rangkaian kegiatan berupa inkubasi bisnis selama 14 minggu, private mentoring, mentor progress review, mentor business visit, demo day final penjurian dan ditutup dengan awarding pada puncak acara BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR pada Desember 2022.

BRI telah menggandeng para business expert untuk menjadi Super Mentor maupun Mentor yang nantinya akan mendampingi peserta secara langsung selama periode program.

“Melalui program PMB 2022, BRI berharap dapat memberikan Makna kepada Indonesia. Khususnya kepada pengusaha muda dalam upayanya membangkitkan perekonomian negara untuk Recover Together, Recover Stronger,” pungkas Amam.

BRI terus mempertajam fokus dengan meningkatkan komposisi kredit UMKM yang telah menyentuh 83,27 % atau senilai Rp 920 triliun pada kuartal II-2022. Kredit UMKM mengalami pertumbuhan 9,81 % year on year (yoy). Nilai kredit BRI secara konsolidasi mencapai sebesar Rp 1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75 % yoy pada kuartal II-2022. (*/par)

Informasi mengenai BANK BRI dapat diakses melalui situs www.bri.co.id

JAKARTA – Sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia terus mendapat perhatian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk terus ditumbuhkembangkan. Karena itu, BRI terus melahirkan berbagai program inovatif untuk mengakselerasi bisnis UMKM agar ‘naik kelas’. Salah satunya dengan mengadakan Pengusaha Muda BRILian (PMB) 2022.

Menandai dimulainya PMB 2022, digelar Kick off yang dihadiri oleh Wakil Dirut BRI Catur Budi Harto, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto, hingga super mentor Billy Boen di Jakarta pada Selasa (9/8).

Wakil Dirut BRI Catur Budi Harto menuturkan, perseroan terus mendorong lahirnya inovasi bisnis baru dari pelaku UMKM yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebagai bank yang fokus di segmen UMKM, program itu menjadi salah satu wujud konkret pemberdayaan UMKM oleh perseroan.


“BRI terus fokus memberdayakan UMKM untuk bisa ‘naik kelas’. Di tengah momentum pemulihan ekonomi, kami berharap program ini dapat membawa dampak positif terhadap peningkatan usaha pelaku UMKM muda,” ucapnya.

PMB tahun ini menjaring total peserta hingga 1.330 UMKM di 10 kota. Perinciannya Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Palembang, dan Medan.

Baca Juga :  UMKM Tangguh, Produktivitas Bisnis Semakin Melesat

Jumlah titik penyelenggaraan PMB tahun ini bertambah dua kali lipat dibanding tahun lalu. Penambahan ini merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus memperluas jangkauan pemberdayaan UMKM. Terutama pengusaha muda.

Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto menyebut program tersebut dirancang untuk mengakselerasi bisnis pelaku UMKM melalui serangkaian pendampingan terbaik dari ekspertis.

- Advertisement -

“BRI Optimis melalui program ini dapat mencetak pengusaha muda tangguh yang dapat menjadi role model dan local heroes di tingkat lokal nasional dan internasional. Sehingga mendorong UMKM lain untuk melakukan hal yang sama,” terangnya.

Sasaran program PMB 2022 adalah pengusaha muda dengan batas usia maksimal 40 tahun dan memiliki kategori usaha yang bergerak di bidang Food & Beverage, Fashion, dan Handicraft dengan omzet maksimal 500 juta. Pengumuman peserta lolos yang seleksi dilakukan sebelum 27 Juli.

Baca Juga :  BNNP Incar Jaringan Pantura

Peserta PMB 2022 yang telah dinyatakan lolos seleksi, akan menjalani berbagai rangkaian kegiatan berupa inkubasi bisnis selama 14 minggu, private mentoring, mentor progress review, mentor business visit, demo day final penjurian dan ditutup dengan awarding pada puncak acara BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR pada Desember 2022.

BRI telah menggandeng para business expert untuk menjadi Super Mentor maupun Mentor yang nantinya akan mendampingi peserta secara langsung selama periode program.

“Melalui program PMB 2022, BRI berharap dapat memberikan Makna kepada Indonesia. Khususnya kepada pengusaha muda dalam upayanya membangkitkan perekonomian negara untuk Recover Together, Recover Stronger,” pungkas Amam.

BRI terus mempertajam fokus dengan meningkatkan komposisi kredit UMKM yang telah menyentuh 83,27 % atau senilai Rp 920 triliun pada kuartal II-2022. Kredit UMKM mengalami pertumbuhan 9,81 % year on year (yoy). Nilai kredit BRI secara konsolidasi mencapai sebesar Rp 1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75 % yoy pada kuartal II-2022. (*/par)

Informasi mengenai BANK BRI dapat diakses melalui situs www.bri.co.id

Artikel Terkait

Most Read

Persesa Dorong Liga 3 Digulirkan

Ratusan Ribu Ton Garam Rakyat Tak Laku

Serapan Tenaga Kerja Belum Diketahui

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/