alexametrics
21.3 C
Madura
Saturday, October 1, 2022

Analis Proyeksikan Capaian BRI Group Kian Mengkilap di Akhir Tahun 2022

JAKARTA – Tingkat profitabilitas atau kemampuan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dalam mencetak laba sepanjang semester I/2022 melesat signifikan. Hal ini tercermin dari rasio tingkat pengembalian berdasar aset atau Return on Asset (ROA) dan tingkat pengembalian berdasar ekuitas atau Return on Equity (ROE).

Mengutip laporan keuangan yang telah dipublikasikan perusahaan, ROE BRI (secara konsolidasi) per Juni 2022 sebesar 17,48 % atau naik dibanding ROE periode yang sama tahun lalu 10,98 %. Pada periode yang sama ROA BRI (konsolidasian) tercatat 3 %, naik dibanding ROA kuartal II 2021 sebesar 1,61 %.

Head of Research Samuel Sekuritas Suria Dharma mengatakan, tingkat profitabilitas BRI dalam kondisi yang baik. “Tahun ini perkiraan saya, (BRI) akan mencatatkan all time high net profit,” katanya.

Meningkatnya kemampuan BRI dalam mencetak laba berkat pertumbuhan kredit, menjaga beban dana, dan menurunnya biaya provisi. Per Juni 2022, laba bersih BRI secara konsolidasi naik 98,38 % year on year (yoy) menjadi Rp 24,88 triliun.

Baca Juga :  5.000 Pelari Semarakkan BRImo Colourful Run 2022

Bila dibedah lebih lanjut, BRI bersama anak perusahaannya menyalurkan kredit sebesar Rp 1.104,79 triliun atau naik 8,75 % yoy. Penyaluran kredit kepada seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif, dengan penopang utama adalah segmen mikro yang naik 15,07 % yoy.

Selanjutnya, kredit konsumer tumbuh 5,27 % yoy, korporasi naik 3,76 % yoy, serta segmen kecil dan menengah bertambah 2,71 % yoy. Portofolio kredit UMKM perseroan tumbuh 9,81 % yoy.

Meningkatnya fungsi intermediasi emiten bank bersandi BBRI ini berkontribusi positif terhadap pendapatan bunga yang naik 9,9 % yoy. Sementara itu, beban bunga turun 18,3 % yoy.

Dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), BRI mencatatkan pertumbuhan 3,70 % yoy, menjadi Rp 1.136,98 triliun, dengan penopang utama giro dan tabungan yang tumbuh 13,38 % yoy. Rasio dana murah atau Current Account Savings Accounts (CASA) bank naik menjadi 65,12 %.

Baca Juga :  Ustad Bodong Tipu Bisa Gandakan Uang

Terpisah, berkaca dari kinerja BRI pada paruh pertama tahun ini, Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham BBRI dengan target harga Rp 5.350 per saham.

“Karena hasil paruh pertama 2022 BBRI sesuai dengan perkiraan, kami mempertahankan rekomendasi beli dengan TP (target price) tidak berubah sebesar Rp 5.350, berdasar target P/B 2,5x,” kata Analis Mirae Asset Sekuritas Handiman Soetoyo.

Handiman menuturkan, kinerja BBRI ke depan masih sangat mungkin bertumbuh di tengah pelonggaran mobilitas masyarakat. Sehingga, hal tersebut dapat membantu bisnis perseroan bangkit kembali.

“Karena itu, kami berharap BBRI dapat terus membukukan pertumbuhan kredit yang lebih kuat ke depan dan meningkatkan kualitas asetnya,” pungkasnya. (*/par)

Informasi mengenai BANK BRI dapat diakses melalui situs www.bri.co.id

JAKARTA – Tingkat profitabilitas atau kemampuan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dalam mencetak laba sepanjang semester I/2022 melesat signifikan. Hal ini tercermin dari rasio tingkat pengembalian berdasar aset atau Return on Asset (ROA) dan tingkat pengembalian berdasar ekuitas atau Return on Equity (ROE).

Mengutip laporan keuangan yang telah dipublikasikan perusahaan, ROE BRI (secara konsolidasi) per Juni 2022 sebesar 17,48 % atau naik dibanding ROE periode yang sama tahun lalu 10,98 %. Pada periode yang sama ROA BRI (konsolidasian) tercatat 3 %, naik dibanding ROA kuartal II 2021 sebesar 1,61 %.

Head of Research Samuel Sekuritas Suria Dharma mengatakan, tingkat profitabilitas BRI dalam kondisi yang baik. “Tahun ini perkiraan saya, (BRI) akan mencatatkan all time high net profit,” katanya.


Meningkatnya kemampuan BRI dalam mencetak laba berkat pertumbuhan kredit, menjaga beban dana, dan menurunnya biaya provisi. Per Juni 2022, laba bersih BRI secara konsolidasi naik 98,38 % year on year (yoy) menjadi Rp 24,88 triliun.

Baca Juga :  Pengembangan Pariwisata Butuh Suntikan APBN

Bila dibedah lebih lanjut, BRI bersama anak perusahaannya menyalurkan kredit sebesar Rp 1.104,79 triliun atau naik 8,75 % yoy. Penyaluran kredit kepada seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif, dengan penopang utama adalah segmen mikro yang naik 15,07 % yoy.

Selanjutnya, kredit konsumer tumbuh 5,27 % yoy, korporasi naik 3,76 % yoy, serta segmen kecil dan menengah bertambah 2,71 % yoy. Portofolio kredit UMKM perseroan tumbuh 9,81 % yoy.

Meningkatnya fungsi intermediasi emiten bank bersandi BBRI ini berkontribusi positif terhadap pendapatan bunga yang naik 9,9 % yoy. Sementara itu, beban bunga turun 18,3 % yoy.

- Advertisement -

Dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), BRI mencatatkan pertumbuhan 3,70 % yoy, menjadi Rp 1.136,98 triliun, dengan penopang utama giro dan tabungan yang tumbuh 13,38 % yoy. Rasio dana murah atau Current Account Savings Accounts (CASA) bank naik menjadi 65,12 %.

Baca Juga :  5.000 Pelari Semarakkan BRImo Colourful Run 2022

Terpisah, berkaca dari kinerja BRI pada paruh pertama tahun ini, Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham BBRI dengan target harga Rp 5.350 per saham.

“Karena hasil paruh pertama 2022 BBRI sesuai dengan perkiraan, kami mempertahankan rekomendasi beli dengan TP (target price) tidak berubah sebesar Rp 5.350, berdasar target P/B 2,5x,” kata Analis Mirae Asset Sekuritas Handiman Soetoyo.

Handiman menuturkan, kinerja BBRI ke depan masih sangat mungkin bertumbuh di tengah pelonggaran mobilitas masyarakat. Sehingga, hal tersebut dapat membantu bisnis perseroan bangkit kembali.

“Karena itu, kami berharap BBRI dapat terus membukukan pertumbuhan kredit yang lebih kuat ke depan dan meningkatkan kualitas asetnya,” pungkasnya. (*/par)

Informasi mengenai BANK BRI dapat diakses melalui situs www.bri.co.id

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/