alexametrics
21.4 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Sapi Ditemukan, Maling Lolos

SAMPANG – Pencurian hewan (curwan) di Sampang masih marak. Terbukti, dua ekor sapi milik Marjenten, 75, warga Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, digondol maling Selasa (10/7).

Pencurian dua ekor sapi itu diketahui pemiliknya sekitar pukul 04.00. Saat itu Marjenten hendak ambil wudu untuk melaksanakan salat Subuh. Namun, dia mampir dulu ke kandang sapi miliknya.

Setelah melihat kandang, dua ekor sapi miliknya sudah tidak ada. Seketika itu juga, Marjenten berteriak maling dengan sangat keras dan meminta tolong untuk dicari kepada warga sekitar.

”Saya ini pengungsi sampit. Saya tidak punya apa-apa di Madura. Hanya dua ekor sapi itu yang saya punya,” kata dia.

Pencurian dua ekor sapi tersebut dilaporkan kepada kepala desa (Kades) setempat dan dilanjutkan ke Polsek Robatal. Kepolisian bersama warga dan tokoh masyarakat melakukan pencarian.

Baca Juga :  Pecatan TNI Diduga Maling Ternyata Diketahui Konsumsi SS

Kapolsek Robatal AKP Heriyanto membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, setelah laporan masuk, pihaknya bergerak melakukan pencarian.

Hasilnya, satu ekor sapi ditemukan tak jauh dari belakang rumah korban. Sementara satu ekor sapi lainnya ditemukan di sebuah rumah kosong di desa setempat.

”Kami bersama aparatur desa mengikuti jejak kaki sapi itu. Dua ekor sapi tersebut ditemukan semua,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya mengaku akan terus mendalami kasus pencurian hewan yang kerap terjadi di wilayah hukum Polsek Robotal. Pihaknya berjanji bakal mengusut tuntas kasus pencurian tersebut.

”Kasus ini akan kami dalami. Semoga pelakunya dalam waktu dekat bisa tertangkap,” pungkasnya.

SAMPANG – Pencurian hewan (curwan) di Sampang masih marak. Terbukti, dua ekor sapi milik Marjenten, 75, warga Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, digondol maling Selasa (10/7).

Pencurian dua ekor sapi itu diketahui pemiliknya sekitar pukul 04.00. Saat itu Marjenten hendak ambil wudu untuk melaksanakan salat Subuh. Namun, dia mampir dulu ke kandang sapi miliknya.

Setelah melihat kandang, dua ekor sapi miliknya sudah tidak ada. Seketika itu juga, Marjenten berteriak maling dengan sangat keras dan meminta tolong untuk dicari kepada warga sekitar.


”Saya ini pengungsi sampit. Saya tidak punya apa-apa di Madura. Hanya dua ekor sapi itu yang saya punya,” kata dia.

Pencurian dua ekor sapi tersebut dilaporkan kepada kepala desa (Kades) setempat dan dilanjutkan ke Polsek Robatal. Kepolisian bersama warga dan tokoh masyarakat melakukan pencarian.

Baca Juga :  Perebutan Kursi Sekkab Dimulai, Delapan Pejabat Melamar

Kapolsek Robatal AKP Heriyanto membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, setelah laporan masuk, pihaknya bergerak melakukan pencarian.

Hasilnya, satu ekor sapi ditemukan tak jauh dari belakang rumah korban. Sementara satu ekor sapi lainnya ditemukan di sebuah rumah kosong di desa setempat.

”Kami bersama aparatur desa mengikuti jejak kaki sapi itu. Dua ekor sapi tersebut ditemukan semua,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya mengaku akan terus mendalami kasus pencurian hewan yang kerap terjadi di wilayah hukum Polsek Robotal. Pihaknya berjanji bakal mengusut tuntas kasus pencurian tersebut.

”Kasus ini akan kami dalami. Semoga pelakunya dalam waktu dekat bisa tertangkap,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Seluruh Pendamping TKI Dipecat

Sosialisasikan Program PHBS

Wooow…DD 2019 Dipastikan Meningkat

Artikel Terbaru

/