alexametrics
18.5 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Hari Ini Kembali Bahas RAPBD

SUMENEP – Jadwal pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang APBD 2020 kembali diagendakan hari ini (10/11). Sebelumnya, agenda tersebut dijadwalkan dilaksanakan mulai Kamis (7/11) hingga Senin (11/11). Kemudian akan diparipurnakan dan rampung pada Selasa (12/11) sesuai hasil rapat badan musyawarah (bamus). Namun jadwal tersebut meleset.

Ketua DPRD Sumenep Abd. Hamid Ali Munir menyampaikan, pembahasan tidak jadi dilaksanakan pada Kamis (7/11) dikarenakan bertepatan dengan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak sehingga jadwal diundur. ”Besok (hari ini, Red) akan dilanjut bersama timgar,” ungkap politikus PKB itu kemarin (9/11).

Tidak dipungkiri waktu pembahasan cukup mepet. Sebab, tersisa dua hari dari target perampungan pembahasan sesuai hasil rapat bamus. Pihaknya belum bisa memastikan apakah akan menambah waktu pembahasan. ”Lihat nanti bagaimana hasil rapat. Belum bisa memberikan pandangan sekarang,” kata Hamid.

Baca Juga :  Ra Latif Ajak Masyarakat Gelorakan Zikir dan Salawat

Diterangkan, lekas tidaknya pembahasan bergantung pada komunikasi antara eksekutif dan legistalif. Kekompakan kedua elemen ini sangat berpengaruh pada upaya merampungkan RAPBD 2020.

”Kalau tidak, waktu pembahasan bisa molor. Kekompakan harus terjalin agar pembahasan berjalan lancar dan melahirkan produk APBD 2020 berkualitas sesuai harapan bersama,” pungkasnya.

SUMENEP – Jadwal pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang APBD 2020 kembali diagendakan hari ini (10/11). Sebelumnya, agenda tersebut dijadwalkan dilaksanakan mulai Kamis (7/11) hingga Senin (11/11). Kemudian akan diparipurnakan dan rampung pada Selasa (12/11) sesuai hasil rapat badan musyawarah (bamus). Namun jadwal tersebut meleset.

Ketua DPRD Sumenep Abd. Hamid Ali Munir menyampaikan, pembahasan tidak jadi dilaksanakan pada Kamis (7/11) dikarenakan bertepatan dengan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak sehingga jadwal diundur. ”Besok (hari ini, Red) akan dilanjut bersama timgar,” ungkap politikus PKB itu kemarin (9/11).

Tidak dipungkiri waktu pembahasan cukup mepet. Sebab, tersisa dua hari dari target perampungan pembahasan sesuai hasil rapat bamus. Pihaknya belum bisa memastikan apakah akan menambah waktu pembahasan. ”Lihat nanti bagaimana hasil rapat. Belum bisa memberikan pandangan sekarang,” kata Hamid.

Baca Juga :  Sebulan Digaji Rp 350 Ribu, Honorer K-2 Lurug Ketua DPRD

Diterangkan, lekas tidaknya pembahasan bergantung pada komunikasi antara eksekutif dan legistalif. Kekompakan kedua elemen ini sangat berpengaruh pada upaya merampungkan RAPBD 2020.

”Kalau tidak, waktu pembahasan bisa molor. Kekompakan harus terjalin agar pembahasan berjalan lancar dan melahirkan produk APBD 2020 berkualitas sesuai harapan bersama,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/