alexametrics
20.7 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

PKB Belum Tentukan Pasangan Badrut Tamam

PAMEKASAN – Suhu politik di Pamekasan mulai hangat. Para bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) mulai menunjukkan keseriusan untuk maju. Indikasinya, berkas pendaftaran yang diambil di masing-masing partai telah dikembalikan.

Salah seorang bacabup yang mengembalikan berkas pendaftaran ialah Badrut Tamam. Anggota DPRD Jatim yang diusung maju Pilkada Pamekasan oleh PKB itu juga mendaftar ke PPP. Dia mengisi formulir sebagai bacabup.

Meski sejak lama mendeklarasikan diri untuk mencalonkan sebagai orang nomor satu di Kota Gerbang Salam, Badrut belum memiliki calon pasangan. Hingga sekarang, belum ditunjuk siapa yang bakal menemaninya di pesta demokrasi lima tahunan itu. Dalam pemilihan bacawabup, Badrut pasrah kepada para masyaikh.

Baca Juga :  Belajar Ajaran Soekarno dari Keluarga

Menurut dia, para kiai dan ulama memiliki pandangan dan keputusan bijak untuk kebaikan bersama. Dengan demikian, dia menunggu titah ulama. Salah satunya, dari KH Muhammad Syamsul Arifin. ”Bagaimana dawuh beliau, kami tunggu. Semoga dalam waktu yang tidak lama lagi, sudah diketahui langkah-langkah yang bakal dilakukan ke depan,” kata anggota Fraksi PKB DPRD Jatim itu.

Hal senada disampaikan Ketua DPC PKB Pamekasan Ali Wafa Subki. Menurut dia, bacawabup yang akan mendampingi Badrut menunggu titah para masyaikh. Sebab, para ulama diyakini memiliki keputusan lebih arif.

Karena itu, PKB tidak mau terburu-buru melakukan penentuan selama belum ada pandangan dari masyaikh. ”Kami mengikuti petunjuk dan dawuh para kiai,” katanya. Sementara pihaknya menjalin koordinasi dan upaya kerja sama dengan berbagai pihak dan partai politik. Salah satunya dengan PPP.

Baca Juga :  Lima Kepala OPD Pensiun Tahun Ini

Dia berharap, untuk mengukir sejarah di Pamekasan, PKB dan PPP bisa berkoalisi. Sebab, sejauh ini, partai berbasis Islam itu belum berkoalisi dalam mengusung calon pemimpin tertinggi di tatanan eksekutif tersebut. 

Selama ini PKB-PPP selalu bersaing mencari figur terbaik untuk memimpin Pamekasan. Nah, dengan kerja sama itu, diharapkan bisa melahirkan figur yang lebih baik daripada sebelumnya. ”Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari sejarah,” tandasnya. 

PAMEKASAN – Suhu politik di Pamekasan mulai hangat. Para bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) mulai menunjukkan keseriusan untuk maju. Indikasinya, berkas pendaftaran yang diambil di masing-masing partai telah dikembalikan.

Salah seorang bacabup yang mengembalikan berkas pendaftaran ialah Badrut Tamam. Anggota DPRD Jatim yang diusung maju Pilkada Pamekasan oleh PKB itu juga mendaftar ke PPP. Dia mengisi formulir sebagai bacabup.

Meski sejak lama mendeklarasikan diri untuk mencalonkan sebagai orang nomor satu di Kota Gerbang Salam, Badrut belum memiliki calon pasangan. Hingga sekarang, belum ditunjuk siapa yang bakal menemaninya di pesta demokrasi lima tahunan itu. Dalam pemilihan bacawabup, Badrut pasrah kepada para masyaikh.

Baca Juga :  JPRM - Disdik Komitmen Tingkatkan Kualitas Guru

Menurut dia, para kiai dan ulama memiliki pandangan dan keputusan bijak untuk kebaikan bersama. Dengan demikian, dia menunggu titah ulama. Salah satunya, dari KH Muhammad Syamsul Arifin. ”Bagaimana dawuh beliau, kami tunggu. Semoga dalam waktu yang tidak lama lagi, sudah diketahui langkah-langkah yang bakal dilakukan ke depan,” kata anggota Fraksi PKB DPRD Jatim itu.

Hal senada disampaikan Ketua DPC PKB Pamekasan Ali Wafa Subki. Menurut dia, bacawabup yang akan mendampingi Badrut menunggu titah para masyaikh. Sebab, para ulama diyakini memiliki keputusan lebih arif.

Karena itu, PKB tidak mau terburu-buru melakukan penentuan selama belum ada pandangan dari masyaikh. ”Kami mengikuti petunjuk dan dawuh para kiai,” katanya. Sementara pihaknya menjalin koordinasi dan upaya kerja sama dengan berbagai pihak dan partai politik. Salah satunya dengan PPP.

Baca Juga :  Berbaur Resmi Laporkan Dua Akun FB

Dia berharap, untuk mengukir sejarah di Pamekasan, PKB dan PPP bisa berkoalisi. Sebab, sejauh ini, partai berbasis Islam itu belum berkoalisi dalam mengusung calon pemimpin tertinggi di tatanan eksekutif tersebut. 

Selama ini PKB-PPP selalu bersaing mencari figur terbaik untuk memimpin Pamekasan. Nah, dengan kerja sama itu, diharapkan bisa melahirkan figur yang lebih baik daripada sebelumnya. ”Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari sejarah,” tandasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/