alexametrics
21.7 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

Pantai Ponjuk Diresmikan Jadi Tempat Wisata

SUMENEP – Kabupaten Sumenep memiliki banyak surga tersembunyi. Salah satunya Pantai Ponjuk. Masyarakat setempat kemudian berinisiatif untuk mengelolanya secara swadaya.

BEBERAPA warga berkumpul di Dusun/Desa Padike, Kecamatan Talango, Rabu (9/8). Mereka mengenakan sarung dan baju koko serta songkok di kepala. Ada juga beberapa pria dan wanita yang mengenakan seragam berwarna biru.

Mereka adalah mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang sedang menjalankan program kuliah kerja nyata (KKN). Pembukaan Pantai Ponjuk sebagai destinasi wisata dilakukan oleh warga. Wisata tersebut juga dikelola oleh masyarakat dengan bantuan dari pemerintah desa.

”Kalau rencana sudah dari 2015. Tapi kami kekurangan SDM. Soalnya di sini pemudanya merantau semua,” ungkap Yahya, perangkat desa setempat sambil menghalangi sinar matahari dengan tangannya.

Baca Juga :  Begal Ini Keren, Rampas Motor Gunakan Pistol Mainan

Pria 47 tahun itu menyatakan, keputusan untuk me-launching pantai tersebut diambil setelah dia mendapat masukan dari mahasiswa KKN. Dia juga mengaku mendapat masukan langsung dari staf Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

”Sebenanrnya dukungan sudah ada. Tapi kami masih tidak tahu bagaimana cara memulai. Nah, kebetulan ada mahasiswa KKN. Jadi mereka yang menggarap launching Pantai Ponjuk ini,” jelasnya.

Peresmian pantai ini adalah awal. Rencananya, Pantai Ponjuk akan dijadikan ikon baru di Desa Padike karena keunikannya. Menurut keterangan salah seorang mahasiswa, dari pantai tersebut pengunjung bisa melihat matahari terbit dan matahari terbenam.

”Keunikan pantai ini karena kita bisa melihat sunset dan sunrise dari satu pantai. Saya rasa sangat jarang ada pantai yang seperti ini,” ungkap Hasiburrahman, salah seorang peserta KKN.

Baca Juga :  Syarat Ratusan Bacaleg Tak Lengkap

Pantai di Pulau Poteran itu memang layak menjadi tempat wisata. Pasirnya putih dan lembut. Daratan menjorok ke tengah laut. Lautnya bersih, belum terkontaminasi dengan sampah.

Dari Kota Sumenep bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Sampai di Pelabuhan Kalianget menyeberang menuju Pelabuhan Talango. Pengunjung bisa menggunakan jasa tongkang atau perahu warga. Setelah itu dilanjutkan perjalanan darat hingga sampai ke lokasi.

Peresmian pantai ini dihadiri Kapolsek Talango AKP S. Samsul Arifin dan Danposramil Talango Serka Kasmir. Dengan mengenakan seragam, mereka berbaur bersama masyarakat di bawah pohon. ”Kalau ada kegiatan seperti ini saya semangat. Seharusnya dari dulu pantai ini dijadikan tempat wisata,” ungkapnya Kasmir.

SUMENEP – Kabupaten Sumenep memiliki banyak surga tersembunyi. Salah satunya Pantai Ponjuk. Masyarakat setempat kemudian berinisiatif untuk mengelolanya secara swadaya.

BEBERAPA warga berkumpul di Dusun/Desa Padike, Kecamatan Talango, Rabu (9/8). Mereka mengenakan sarung dan baju koko serta songkok di kepala. Ada juga beberapa pria dan wanita yang mengenakan seragam berwarna biru.

Mereka adalah mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang sedang menjalankan program kuliah kerja nyata (KKN). Pembukaan Pantai Ponjuk sebagai destinasi wisata dilakukan oleh warga. Wisata tersebut juga dikelola oleh masyarakat dengan bantuan dari pemerintah desa.


”Kalau rencana sudah dari 2015. Tapi kami kekurangan SDM. Soalnya di sini pemudanya merantau semua,” ungkap Yahya, perangkat desa setempat sambil menghalangi sinar matahari dengan tangannya.

Baca Juga :  Bobol Genteng, Tiga Tahanan Kabur

Pria 47 tahun itu menyatakan, keputusan untuk me-launching pantai tersebut diambil setelah dia mendapat masukan dari mahasiswa KKN. Dia juga mengaku mendapat masukan langsung dari staf Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

”Sebenanrnya dukungan sudah ada. Tapi kami masih tidak tahu bagaimana cara memulai. Nah, kebetulan ada mahasiswa KKN. Jadi mereka yang menggarap launching Pantai Ponjuk ini,” jelasnya.

Peresmian pantai ini adalah awal. Rencananya, Pantai Ponjuk akan dijadikan ikon baru di Desa Padike karena keunikannya. Menurut keterangan salah seorang mahasiswa, dari pantai tersebut pengunjung bisa melihat matahari terbit dan matahari terbenam.

”Keunikan pantai ini karena kita bisa melihat sunset dan sunrise dari satu pantai. Saya rasa sangat jarang ada pantai yang seperti ini,” ungkap Hasiburrahman, salah seorang peserta KKN.

Baca Juga :  Membuat Mercon, Petani Ditangkap Polisi

Pantai di Pulau Poteran itu memang layak menjadi tempat wisata. Pasirnya putih dan lembut. Daratan menjorok ke tengah laut. Lautnya bersih, belum terkontaminasi dengan sampah.

Dari Kota Sumenep bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Sampai di Pelabuhan Kalianget menyeberang menuju Pelabuhan Talango. Pengunjung bisa menggunakan jasa tongkang atau perahu warga. Setelah itu dilanjutkan perjalanan darat hingga sampai ke lokasi.

Peresmian pantai ini dihadiri Kapolsek Talango AKP S. Samsul Arifin dan Danposramil Talango Serka Kasmir. Dengan mengenakan seragam, mereka berbaur bersama masyarakat di bawah pohon. ”Kalau ada kegiatan seperti ini saya semangat. Seharusnya dari dulu pantai ini dijadikan tempat wisata,” ungkapnya Kasmir.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/