alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Pria Paro Baya Tiduri Bocah SD

SAMPANG – Kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur kerap terjadi di Kota Bahari. Kali ini menimpa bocah sembilan tahun berinisial S. Anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu diduga menjadi korban kebiadaban Hasimin alias Pak Hosimah.

Selasa (6/2), S datang dari rumah sepupunya sekitar pukul 18.00. Ketika hampir tiba di rumah, S berpapasan dengan pria 60 tahun itu. Warga Dusun Nongkonyik, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Sampang, itu memberi uang Rp 5 ribu. Kemudian menggendong S ke belakang rumah Srialam.

Keesokan harinya keluarga korban melapor ke Polsek Banyuates. ”Kejadian itu merupakan kedua kalinya. Dua bulan sebelumnya (Desember, Red) pelaku juga meniduri korban,” ungkap Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman, Jumat (9/2).

Baca Juga :  Polres Sampang Panggil Ahli Waris SDN Asemjaran 1

Atas laporan itu pihaknya langsung menindaklanjuti dengan memanggil saksi, mengamankan barang bukti (BB) beserta pelaku. BB yang disita berupa celana, sandal, kaus kuning, sarung merah, dan kopiah hitam.

Budi mengatakan, korban merupakan anak yatim piatu. Motif pelaku mengimingi korban dengan uang untuk memuaskan nafsunya. ”Modusnya karena merangsang melihat kecantikan korban,” tandasnya.

Di hadapan wartawan, Hasimin mengakui  sudah meniduri korban dua kali. Atas perbuatannya, bapak empat anak itu dijerat pasal 81 dan 82 UU 35/2014. Ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan minimal lima tahun kurungan.

SAMPANG – Kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur kerap terjadi di Kota Bahari. Kali ini menimpa bocah sembilan tahun berinisial S. Anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu diduga menjadi korban kebiadaban Hasimin alias Pak Hosimah.

Selasa (6/2), S datang dari rumah sepupunya sekitar pukul 18.00. Ketika hampir tiba di rumah, S berpapasan dengan pria 60 tahun itu. Warga Dusun Nongkonyik, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Sampang, itu memberi uang Rp 5 ribu. Kemudian menggendong S ke belakang rumah Srialam.

Keesokan harinya keluarga korban melapor ke Polsek Banyuates. ”Kejadian itu merupakan kedua kalinya. Dua bulan sebelumnya (Desember, Red) pelaku juga meniduri korban,” ungkap Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman, Jumat (9/2).

Baca Juga :  Bawaslu Klaim Belum Temukan Politik Uang

Atas laporan itu pihaknya langsung menindaklanjuti dengan memanggil saksi, mengamankan barang bukti (BB) beserta pelaku. BB yang disita berupa celana, sandal, kaus kuning, sarung merah, dan kopiah hitam.

Budi mengatakan, korban merupakan anak yatim piatu. Motif pelaku mengimingi korban dengan uang untuk memuaskan nafsunya. ”Modusnya karena merangsang melihat kecantikan korban,” tandasnya.

Di hadapan wartawan, Hasimin mengakui  sudah meniduri korban dua kali. Atas perbuatannya, bapak empat anak itu dijerat pasal 81 dan 82 UU 35/2014. Ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan minimal lima tahun kurungan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/