alexametrics
18.5 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Soroti Program Kambing Etawa, GMPPK Datangi DPMD

BANGKALAN – Gerakan Mahasiswa Pemuda Pembela Keadilan (GMPPK) berdemo ke kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan, Kamis (10/1).

Saat berorasi, ada 7 poin penting yang disampaikan. Salah satunya, menyoroti program pengadaan Kambing Etawa.

GMPPK menilai, kepemimpinan Mulyanto Dahlan sebagai kepala DPMD Bangkalan buruk. Lalu, menyebut program pengadaan Kambing Etawa senilai Rp 9,2 miliar pemborosan uang rakyat.

GMPPK minta keterlibatan Mulyanto Dahlan diusut tuntas marena diduga menerima senilai Rp 25 juta.

Dalam aksinya, aktivis GMPPK tidak bisa menemui Mulyanto Dahlan. Sebab, yang bersangkutan sedang menghadiri acara di luar kota. Perwakilan GMPPK Hanya ditemui staf kantor DPMD yakni Muhammad Holil dan Mas’ul.

Baca Juga :  Berbaur Cerminan Koalisi Rakyat

“Bapak (Mulyanto Dahlan, Red) sedang menghadiri rapat di Surabaya. Jadi belum bisa dihubungi,” tuturnya. 

Untuk mengakurasi keterangan staf kantor DPMD, Moh Syaiful selaku orator aksi lalu meminta nomor telepon Mulyanto Dahlan. Saat diihubungi, ternyata tidak aktif. Syaiful lalu berusaha masuk ke ruang kerja Mulyanto Dahlan, yang bersangkutan tidak ada di tempat.

“Kami tetap akan menunggu klarifikasi dari kepala DPMD,” ucap Syaiful.

Kemudian Syaiful meminta agar Mas’ul membantu menyampaikan aspirasi GMPPK kepada atasannya. Sehingga, Mulyanto Dahlan nantinya bisa segera memberikan klarifikasi.

Setelah Mas’ul menyepakati dan berjanji memenuhi permintaan tersebut, aktivis GMPPK lalu membubarkan diri. (Julian Isna)

Baca Juga :  Panitia Festival Film Wartawan Indonesia Siapkan 30 Piala

BANGKALAN – Gerakan Mahasiswa Pemuda Pembela Keadilan (GMPPK) berdemo ke kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan, Kamis (10/1).

Saat berorasi, ada 7 poin penting yang disampaikan. Salah satunya, menyoroti program pengadaan Kambing Etawa.

GMPPK menilai, kepemimpinan Mulyanto Dahlan sebagai kepala DPMD Bangkalan buruk. Lalu, menyebut program pengadaan Kambing Etawa senilai Rp 9,2 miliar pemborosan uang rakyat.


GMPPK minta keterlibatan Mulyanto Dahlan diusut tuntas marena diduga menerima senilai Rp 25 juta.

Dalam aksinya, aktivis GMPPK tidak bisa menemui Mulyanto Dahlan. Sebab, yang bersangkutan sedang menghadiri acara di luar kota. Perwakilan GMPPK Hanya ditemui staf kantor DPMD yakni Muhammad Holil dan Mas’ul.

Baca Juga :  Pergoki Empat Pasangan Mesum

“Bapak (Mulyanto Dahlan, Red) sedang menghadiri rapat di Surabaya. Jadi belum bisa dihubungi,” tuturnya. 

Untuk mengakurasi keterangan staf kantor DPMD, Moh Syaiful selaku orator aksi lalu meminta nomor telepon Mulyanto Dahlan. Saat diihubungi, ternyata tidak aktif. Syaiful lalu berusaha masuk ke ruang kerja Mulyanto Dahlan, yang bersangkutan tidak ada di tempat.

“Kami tetap akan menunggu klarifikasi dari kepala DPMD,” ucap Syaiful.

Kemudian Syaiful meminta agar Mas’ul membantu menyampaikan aspirasi GMPPK kepada atasannya. Sehingga, Mulyanto Dahlan nantinya bisa segera memberikan klarifikasi.

Setelah Mas’ul menyepakati dan berjanji memenuhi permintaan tersebut, aktivis GMPPK lalu membubarkan diri. (Julian Isna)

Baca Juga :  Pulang Tahlilan Jadi Korban Pembacokan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/