alexametrics
20.1 C
Madura
Sunday, August 7, 2022

Langgar Administrasi, Bawaslu Semprot KPU

PAMEKASAN – Penanganan kasus molornya pengadaan alat peraga kampanye (APK) yang ditangani Bawaslu Jatim tuntas. KPU Pamekasan terbukti melakukan pelanggaran administrasi sehingga dijatuhi sanksi.

Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Pamekasan Sukma Tirta Umbara Firdaus mengatakan, sidang kasus yang ditangani Bawaslu Jatim itu selesai. KPU dinyatakan melakukan pelanggaran administrasi lantaran pengadaan APK molor. Secara kelembagaan, penyelenggara pemilu itu dikenakan sanksi berupa teguran. ”Dijatuhi sanksi teguran,” katanya Rabu (9/1).

Sanksi teguran itu dijatuhkan pada seluruh komisioner KPU Pamekasan dan bagian sekretariat. KPU diharapkan tidak mengulangi pelanggaran tersebut sehingga penyelenggaraan pemilu berjalan optimal.

Bawaslu Pamekasan bakal melakukan langkah antisipasi terjadinya pelanggaran administrasi. Di antaranya, menjalin koordinasi intens dengan seluruh penyelenggara pemilu. ”Langkah-langkah antisipasi terjadinya pelanggaran administrasi pasti kami lakukan,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Edarkan Surat, Penjual Batik di Pamekasan Mengeluh Gegara Ini

Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah membenarkan sanksi teguran itu. Bawaslu Jatim meminta agar pelanggaran serupa tidak terjadi kembali. ”Hanya diminta untuk tidak mengulangi,” katanya.

Menurut Hamzah, sebenarnya tidak ada persoalan mengenai pengadaan APK itu. Sebab, di regulasi tidak ada batasan waktu pengadaan. Seharusnya pencetakan APK itu tidak masuk kategori terlambat.

Apalagi, yang menjadi kendala pengadaan itu bukan KPU. Tetapi, partai politik (parpol) yang masih merevisi desain gambar setelah persetujuan digelar. Akibatnya, pencetakan APK menunggu desain selesai secara keseluruhan.

”Pengadaan APK ini dilaksanakan LPSE. Mereka tidak mau mencetak jika desain belum terkumpul secara keseluruhan. Sementara, parpol masih ada yang ingin merevisi,” tandasnya.

Baca Juga :  Narkoba Jadi Ancaman Serius, Hakim PN Pernah Diteror

PAMEKASAN – Penanganan kasus molornya pengadaan alat peraga kampanye (APK) yang ditangani Bawaslu Jatim tuntas. KPU Pamekasan terbukti melakukan pelanggaran administrasi sehingga dijatuhi sanksi.

Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Pamekasan Sukma Tirta Umbara Firdaus mengatakan, sidang kasus yang ditangani Bawaslu Jatim itu selesai. KPU dinyatakan melakukan pelanggaran administrasi lantaran pengadaan APK molor. Secara kelembagaan, penyelenggara pemilu itu dikenakan sanksi berupa teguran. ”Dijatuhi sanksi teguran,” katanya Rabu (9/1).

Sanksi teguran itu dijatuhkan pada seluruh komisioner KPU Pamekasan dan bagian sekretariat. KPU diharapkan tidak mengulangi pelanggaran tersebut sehingga penyelenggaraan pemilu berjalan optimal.


Bawaslu Pamekasan bakal melakukan langkah antisipasi terjadinya pelanggaran administrasi. Di antaranya, menjalin koordinasi intens dengan seluruh penyelenggara pemilu. ”Langkah-langkah antisipasi terjadinya pelanggaran administrasi pasti kami lakukan,” katanya.

Baca Juga :  Diduga Dipicu Konflik Pilkades, Warga Pamekasan Dianiaya Hingga Tewas

Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah membenarkan sanksi teguran itu. Bawaslu Jatim meminta agar pelanggaran serupa tidak terjadi kembali. ”Hanya diminta untuk tidak mengulangi,” katanya.

Menurut Hamzah, sebenarnya tidak ada persoalan mengenai pengadaan APK itu. Sebab, di regulasi tidak ada batasan waktu pengadaan. Seharusnya pencetakan APK itu tidak masuk kategori terlambat.

Apalagi, yang menjadi kendala pengadaan itu bukan KPU. Tetapi, partai politik (parpol) yang masih merevisi desain gambar setelah persetujuan digelar. Akibatnya, pencetakan APK menunggu desain selesai secara keseluruhan.

”Pengadaan APK ini dilaksanakan LPSE. Mereka tidak mau mencetak jika desain belum terkumpul secara keseluruhan. Sementara, parpol masih ada yang ingin merevisi,” tandasnya.

Baca Juga :  Bupati Edarkan Surat, Penjual Batik di Pamekasan Mengeluh Gegara Ini
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Kekosongan Kepala Sekolah Sulit Terisi

Pupuk Subsidi Jadi Atensi

Direktur RSUD Syamrabu Bakal Dimutasi

Artikel Terbaru

/