alexametrics
29.1 C
Madura
Saturday, May 28, 2022

Benahi Tim sebelum Kompetisi 2018 Bergulir

BANGKALAN – Turnamen Suramadu Super Cup (SSC) adalah ajang uji coba untuk melihat kualitas tim. Meski menargetkan juara, gelar menjadi nomor sekian. Yang menjadi tujuan utama adalah pesiapan menyongsong bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2018.

Manajer Madura United Haruna Soemitro berharap timnya membenahi tiap kekurangan yang dimiliki. ”No claim, no complain. Sebab, pasti kita tidak sempurna, kita ini manusia, yang sempurna itu Tuhan,” ujarnya.

Eks Manajer Persebaya Surabaya itu menjelaskan, awalnya SSC ini bukanlah sebuah turnamen. Namun, sebuah ajang uji coba antara Madura United sebagai tuan rumah menghadapi Kedah FA. Namun, pihak Kedah FA menginginkan penambahan dua tim. Dengan begitu, Madura United mengundang Persela Lamongan dan Persebaya Surabaya. ”Namun karena Persebaya membatalkan, jadi kami undang Persija untuk menggantikannya,” jelas Haruna.

Baca Juga :  Puisi Madura Maniro AF.*

Akhirnya terbentuk sebuah mini turnamen yang diikuti empat tim peserta. Turnamen tentunya harus memiliki sistem pertandingan serta piala maupun hadiah. ”Saya dari luar negeri dan transit di Singapura. Dari sanalah piala ini didatangkan,” ungkap Haruna.

Kemudian, turnamen ini sebagai ajang untuk memperingati ulang tahun Madura United ke-2 yang jatuh pada 10 Januari. Presiden klub Madura United Achsanul Qosasi juga mengharapkan jika semua agenda tersebut berjalan lancar.

Sebagai tuan rumah, Madura United menargetkan bisa juara. Namun tujuan utamanya tentu untuk melihat sejauh mana kekuatan tim. ”Mari satukan tujuan untuk jadikan turnamen ini sebagai ajang untuk mempersiapkan tim, mengukur kekuatan tim, dan ajang uji coba,” tambah Haruna.

Baca Juga :  Rotasi Pemain Jadi Opsi

BANGKALAN – Turnamen Suramadu Super Cup (SSC) adalah ajang uji coba untuk melihat kualitas tim. Meski menargetkan juara, gelar menjadi nomor sekian. Yang menjadi tujuan utama adalah pesiapan menyongsong bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2018.

Manajer Madura United Haruna Soemitro berharap timnya membenahi tiap kekurangan yang dimiliki. ”No claim, no complain. Sebab, pasti kita tidak sempurna, kita ini manusia, yang sempurna itu Tuhan,” ujarnya.

Eks Manajer Persebaya Surabaya itu menjelaskan, awalnya SSC ini bukanlah sebuah turnamen. Namun, sebuah ajang uji coba antara Madura United sebagai tuan rumah menghadapi Kedah FA. Namun, pihak Kedah FA menginginkan penambahan dua tim. Dengan begitu, Madura United mengundang Persela Lamongan dan Persebaya Surabaya. ”Namun karena Persebaya membatalkan, jadi kami undang Persija untuk menggantikannya,” jelas Haruna.

Baca Juga :  Ajang Reuni Pemain Asal Tulehu

Akhirnya terbentuk sebuah mini turnamen yang diikuti empat tim peserta. Turnamen tentunya harus memiliki sistem pertandingan serta piala maupun hadiah. ”Saya dari luar negeri dan transit di Singapura. Dari sanalah piala ini didatangkan,” ungkap Haruna.

Kemudian, turnamen ini sebagai ajang untuk memperingati ulang tahun Madura United ke-2 yang jatuh pada 10 Januari. Presiden klub Madura United Achsanul Qosasi juga mengharapkan jika semua agenda tersebut berjalan lancar.

Sebagai tuan rumah, Madura United menargetkan bisa juara. Namun tujuan utamanya tentu untuk melihat sejauh mana kekuatan tim. ”Mari satukan tujuan untuk jadikan turnamen ini sebagai ajang untuk mempersiapkan tim, mengukur kekuatan tim, dan ajang uji coba,” tambah Haruna.

Baca Juga :  Airlangga: Lebaran 1443H Momen Jaga Kebersamaan dan Kekompakan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Muazin Cilik Tampil Memukau

Yakin Coklit Data Pemilih Cepat Rampung

Kurang 6 Ribu PNS, Ajukan 400 Formasi

Artikel Terbaru

/