alexametrics
25.3 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Pilkada Pamekasan, Tiket Partai Kakbah Turun ke Kholifah?

PAMEKASAN – Pertanyaan publik kepada siapa rekomendasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan turun mulai bisa ditebak. Tiket dari Partai Kakbah untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati itu sudah beredar di WhatsApp maupun Facebook.

Dalam surat itu disebutkan, DPP PPP menetapkan pasangan Kholilurrahman dan Fathor Rahman (Kholifah) sebagai bacabup  dan bacawabup Pamekasan 2018–2023. Rekomendasi tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP PPP M. Romahurmuziy dan Sekretaris Jenderal Asrul Sani pada 28 November.

DPC PPP Pamekasan diminta memproses, menetapkan, dan mengajukan sesuai peraturan perundang-undangan. Juga, diminta menjaga kekompakan dalam menyukseskan bacabup-bacawabup itu.

Sekretaris DPC PPP Pamekasan Muksin Salim membenarkan beredarnya SK kepada Kholifah. Dia mengaku tidak tahu-menahu mengapa rekom tersebut bisa beredar di media sosial (medsos). ”Yang jelas itu bukan dari DPC yang mengunggah di medsos,” kata mantan aktivis HMI tersebut.

Baca Juga :  Doakan Baddrut Tamam Jadi Bupati Pamekasan

Sampai saat ini DPC PPP belum menerima salinan rekomendasi yang asli dari DPP. Karena itu, dia belum bisa memastikan apakah rekom yang beredar itu asli atau tidak. ”Sampai detik ini rekom belum ada di DPC. Kami hanya mendengar informasi saja bahwa rekom itu turun ke Kholifah,” terangnya Jumat (8/12).

Biasanya, kata dia, melihat di beberapa daerah lain, DPC diundang oleh DPW atau DPW yang datang ke DPC untuk penyerahan rekom. Namun informasi yang dia dengar dari orang tepercaya, rekomendasi itu memang akan turun ke Kholifah. Namun secara fisik penyerahan SK belum ada di DPC.

”Bisa jadi itu editan dan sebagainya. Sebelum ada undangan dari DPP, kami belum bisa memublikasikan (pemegang rekom),” terangnya. ”Saya memang dengar kalau rekom PPP akan turun ke Kholifah. Kepastiannya saya belum tahu karena saya belum menerima SK-nya,” Muksin.

Baca Juga :  Rewalan Siap Antar Gusti Menuju Jatim 1

Sekretaris DPW PPP Jawa Timur Nurman Zain Nahdi juga mengaku belum menerima rekomendasi dari DPPP. Jika DPW sudah pegang, akan segera memanggil bacabup-bacawabup tersebut. ”Setelah rapimcab meminta rekom ke DPW dan diserahkan ke DPP, kami belum memegang dari DPP. Jadi sabar dulu menunggu kabar,” terangnya.

Wasekjen Bidang OKK DPP PPP Achmad Baidhowi ketika dihubungi tidak memberikan jawaban. Dia mengaku sedang kunjungan kerja (kunker). ”Silakan hubungi sek (sekretaris) DPW PPP Jatim saja,” katanya.

Sementara Kholilurrahman belum merespons saat dihubungi. Sedangkan Fathorrahman tidak berkomentar banyak. Anggota DPRD Pamekasan itu hanya mengaku siap jika memang sudah direkom partai dan disetujui kiai.

”Kalau saya sudah direkom partai, saya siap menjalani amanah ini. Apalagi sudah ada kesepakan dari para ulama,” tandasnya.

PAMEKASAN – Pertanyaan publik kepada siapa rekomendasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan turun mulai bisa ditebak. Tiket dari Partai Kakbah untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati itu sudah beredar di WhatsApp maupun Facebook.

Dalam surat itu disebutkan, DPP PPP menetapkan pasangan Kholilurrahman dan Fathor Rahman (Kholifah) sebagai bacabup  dan bacawabup Pamekasan 2018–2023. Rekomendasi tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP PPP M. Romahurmuziy dan Sekretaris Jenderal Asrul Sani pada 28 November.

DPC PPP Pamekasan diminta memproses, menetapkan, dan mengajukan sesuai peraturan perundang-undangan. Juga, diminta menjaga kekompakan dalam menyukseskan bacabup-bacawabup itu.


Sekretaris DPC PPP Pamekasan Muksin Salim membenarkan beredarnya SK kepada Kholifah. Dia mengaku tidak tahu-menahu mengapa rekom tersebut bisa beredar di media sosial (medsos). ”Yang jelas itu bukan dari DPC yang mengunggah di medsos,” kata mantan aktivis HMI tersebut.

Baca Juga :  Pilkada Pamekasan, Berbaur Optimis Menang 17,7 Persen

Sampai saat ini DPC PPP belum menerima salinan rekomendasi yang asli dari DPP. Karena itu, dia belum bisa memastikan apakah rekom yang beredar itu asli atau tidak. ”Sampai detik ini rekom belum ada di DPC. Kami hanya mendengar informasi saja bahwa rekom itu turun ke Kholifah,” terangnya Jumat (8/12).

Biasanya, kata dia, melihat di beberapa daerah lain, DPC diundang oleh DPW atau DPW yang datang ke DPC untuk penyerahan rekom. Namun informasi yang dia dengar dari orang tepercaya, rekomendasi itu memang akan turun ke Kholifah. Namun secara fisik penyerahan SK belum ada di DPC.

”Bisa jadi itu editan dan sebagainya. Sebelum ada undangan dari DPP, kami belum bisa memublikasikan (pemegang rekom),” terangnya. ”Saya memang dengar kalau rekom PPP akan turun ke Kholifah. Kepastiannya saya belum tahu karena saya belum menerima SK-nya,” Muksin.

Baca Juga :  Lari ke Luar Jawa, Dua Terduga Eksekutor Kiai Idris Terdeteksi

Sekretaris DPW PPP Jawa Timur Nurman Zain Nahdi juga mengaku belum menerima rekomendasi dari DPPP. Jika DPW sudah pegang, akan segera memanggil bacabup-bacawabup tersebut. ”Setelah rapimcab meminta rekom ke DPW dan diserahkan ke DPP, kami belum memegang dari DPP. Jadi sabar dulu menunggu kabar,” terangnya.

Wasekjen Bidang OKK DPP PPP Achmad Baidhowi ketika dihubungi tidak memberikan jawaban. Dia mengaku sedang kunjungan kerja (kunker). ”Silakan hubungi sek (sekretaris) DPW PPP Jatim saja,” katanya.

Sementara Kholilurrahman belum merespons saat dihubungi. Sedangkan Fathorrahman tidak berkomentar banyak. Anggota DPRD Pamekasan itu hanya mengaku siap jika memang sudah direkom partai dan disetujui kiai.

”Kalau saya sudah direkom partai, saya siap menjalani amanah ini. Apalagi sudah ada kesepakan dari para ulama,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/