alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Madura Awards Memacu Guru Semakin Berprestasi

SAMPANG – Salah satu kategori Madura Awards adalah tokoh pendidikan. Selama enam tahun, kegiatan yang diprakarsai Jawa Pos Radar Madura (JPRM) ini telah memberikan penghargaan kepada para tokoh pendidikan di Pulau Garam.

Tokoh pendidikan populer dipilih pembaca JPRM. Dari sekian nomine yang masuk dalam tokoh pendidikan, akan dipilih yang terbaik. Pemilihan tersebut berdasarkan jumlah balot kiriman pembaca ke kantor JPRM di tiap biro. Pengirim balot tidak hanya bisa menentukan pihak. Mereka juga punya kesempatan untuk mendapatkan hadiah menarik.

Kepala Dinas Pendidikan Sampang M. Jupri Riyadi pernah mendapat penghargaan sebagai tokoh pendidikan populer kedua. Penghargaan itu diterima pada Malam Anugerah Madura Awards 2016. Dia pun sangat mendukung penyelenggaraan event tahunan ini.

Baca Juga :  Bambang Heriyanto Pemimpin yang Luwes

Baginya, penobatan Madura Awards setiap tahun memberikan aura positif terhadap kemajuan Madura. Tak terkecuali di bidang pendidikan. Sebab, Madura Awards telah mendorong seluruh nomine untuk memacu prestasi.

”Madura Awards telah memberikan banyak perubahan terhadap lingkungan pendidikan, karena semua pelaku pendidikan makin terpacu semangatnya,” katanya Kamis (8/11). Maka dari itu, pihaknya mendorong supaya JPRM terus melanjutkan kegiatan akbar yang menyita banyak perhatian dari seluruh elemen ini.

Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembaca yang sudah memilihnya untuk masuk pada nominasi tokoh pendidikan. ”Saran saya, supaya fair, jika sudah masuk tiga nominator di tahun sebelumnya tidak usah dipilih lagi, supaya memberikan kesempatan kepada tokoh pendidikan lainnya untuk bersaing,” paparnya.

Baca Juga :  BUMDes Bergeliat Wujudkan Desa Sejahtera

Secara keseluruhan pihaknya sangat mengapresiasi terhadap pergelaran Madura Awards. Baginya, ini merupakan salah satu bentuk kepedulian JPRM dalam memberikan ruang kepada pembacanya untuk memilih. ”Sebagai pelaku pendidikan, kita harus terus meningkatkan kinerja dan prestasi. Karena kita dilihat dan dinilai oleh masyarakat Madura,” pungkasnya.

SAMPANG – Salah satu kategori Madura Awards adalah tokoh pendidikan. Selama enam tahun, kegiatan yang diprakarsai Jawa Pos Radar Madura (JPRM) ini telah memberikan penghargaan kepada para tokoh pendidikan di Pulau Garam.

Tokoh pendidikan populer dipilih pembaca JPRM. Dari sekian nomine yang masuk dalam tokoh pendidikan, akan dipilih yang terbaik. Pemilihan tersebut berdasarkan jumlah balot kiriman pembaca ke kantor JPRM di tiap biro. Pengirim balot tidak hanya bisa menentukan pihak. Mereka juga punya kesempatan untuk mendapatkan hadiah menarik.

Kepala Dinas Pendidikan Sampang M. Jupri Riyadi pernah mendapat penghargaan sebagai tokoh pendidikan populer kedua. Penghargaan itu diterima pada Malam Anugerah Madura Awards 2016. Dia pun sangat mendukung penyelenggaraan event tahunan ini.

Baca Juga :  Slamet Goestiantoko Pemimpin yang Bijaksana¬†

Baginya, penobatan Madura Awards setiap tahun memberikan aura positif terhadap kemajuan Madura. Tak terkecuali di bidang pendidikan. Sebab, Madura Awards telah mendorong seluruh nomine untuk memacu prestasi.

”Madura Awards telah memberikan banyak perubahan terhadap lingkungan pendidikan, karena semua pelaku pendidikan makin terpacu semangatnya,” katanya Kamis (8/11). Maka dari itu, pihaknya mendorong supaya JPRM terus melanjutkan kegiatan akbar yang menyita banyak perhatian dari seluruh elemen ini.

Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembaca yang sudah memilihnya untuk masuk pada nominasi tokoh pendidikan. ”Saran saya, supaya fair, jika sudah masuk tiga nominator di tahun sebelumnya tidak usah dipilih lagi, supaya memberikan kesempatan kepada tokoh pendidikan lainnya untuk bersaing,” paparnya.

Baca Juga :  Penuhi Kebutuhan Remitansi PMI, BRI Andalkan Layanan BRIFast Remittance

Secara keseluruhan pihaknya sangat mengapresiasi terhadap pergelaran Madura Awards. Baginya, ini merupakan salah satu bentuk kepedulian JPRM dalam memberikan ruang kepada pembacanya untuk memilih. ”Sebagai pelaku pendidikan, kita harus terus meningkatkan kinerja dan prestasi. Karena kita dilihat dan dinilai oleh masyarakat Madura,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/