alexametrics
19.5 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Baddrut Tamam Acabis ke Rakyat, Santuni Anak Yatim dan Duafa

PAMEKASAN – Pemimpin masyarakat atau wakil rakyat boleh saja duduk di kursi terhormat. Tetapi ketika berhadapan dengan rakyat, dia tidak boleh jemawa. Dia harus tetap tawadu, andhap asor, dan menghormati yang lebih tua.

Sikap itulah yang terus dipertahankan oleh anggota DPRD Jawa Timur KH Baddrut Tamam. Bakal calon bupati (bacabup) Pamekasan itu acabis kepada rakyat akhir pekan kemarin. Dia menyapa, berbagi, mendengarkan keluh kesah warga, serta menyantuni anak yatim dan duafa.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian reses II 2017 itu terlaksana di enam titik yang berbeda. Yakni, di Desa Polagan, Kecamatan Galis; Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan; Desa Kadur, Kecamatan Kadur; Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan; Desa Tobungan, Kecamatan Galis; dan Desa Sumber Waru, Kecamatan Waru.

Baca Juga :  Tertangkap Bersama Pengedar Narkoba, Gadis 16 Tahun Menangis

Dalam kegiatan itu, banyak ulama dan tokoh masyarakat yang mendampingi. Di antaranya, Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Al-Abror KH Syatibi, Pengasuh PP Cendana KH Fahrur Rozi, Pengasuh PP Batu Ampar KH Jakfar Shodik, KH Musafak Iyad dan lain-lain. Baddrut mengaku senang karena bisa bersilaturahmi dengan para tokoh-tokoh tersebut.

Format acara memang dibentuk agar menjadi momentum silaturahmi dan lebih dekat dengan Baddrut Tamam. ”Terima kasih yang setinggi-tingginya atas kesempatan bisa acabis ke kiai, guru ngaji, dan tokoh masyarakat,” ujar Baddrut Tamam saat sambutan di Desa Blumbungan, Jumat (6/10).”Senang rasanya dalam acara ini abdina bisa acabis ke para kiai, tokoh masyarakat, guru ngaji, dan masyarakat,” tegasnya.

Momentum itu diharapkan semakin mempererat silaturahmi antara Baddrut dengan seluruh masyarakat Pamekasan. Sebab baginya, kepemimpinan hakikatnya untuk rakyat. Tanggung jawab pemimpin yakni mendengarkan masyarakat, menyejahterakan, dan bersama-sama rakyat mempercepat proses pembangunan.

Baca Juga :  Airlangga: Sinergi GCRG dan G20 untuk Memastikan Tidak Ada Negara Tertinggal

Baddrut Tamam sudah mengikhlaskan dirinya untuk maju dalam Pilkada Pamekasan 2018. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah memberikan restu agar pria yang akrab disebut Sang Pemimpin itu berjuang untuk kemajuan Pamekasan. Partai Amanat Nasional (PAN) juga secara tegas memberikan dukungan bagi politikus muda dan merakyat tersebut.

Karena itulah, dalam setiap momen, dia selalu meminta izin dan memohon doa restu masyarakat. Berkat doa restu para guru ngaji, para kiai, tokoh masyarakat, dan rakyat, dia yakin bisa mengabdi dan berjuang lebih maksimal untuk kemakmuran masyarakat Kota Gerbang Salam. ”Kegiatan Baddrut Tamam Berbagi dilaksanakan sebagai ikhtiar untuk berbagi dengan rakyat,” pungkasnya.

PAMEKASAN – Pemimpin masyarakat atau wakil rakyat boleh saja duduk di kursi terhormat. Tetapi ketika berhadapan dengan rakyat, dia tidak boleh jemawa. Dia harus tetap tawadu, andhap asor, dan menghormati yang lebih tua.

Sikap itulah yang terus dipertahankan oleh anggota DPRD Jawa Timur KH Baddrut Tamam. Bakal calon bupati (bacabup) Pamekasan itu acabis kepada rakyat akhir pekan kemarin. Dia menyapa, berbagi, mendengarkan keluh kesah warga, serta menyantuni anak yatim dan duafa.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian reses II 2017 itu terlaksana di enam titik yang berbeda. Yakni, di Desa Polagan, Kecamatan Galis; Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan; Desa Kadur, Kecamatan Kadur; Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan; Desa Tobungan, Kecamatan Galis; dan Desa Sumber Waru, Kecamatan Waru.

Baca Juga :  Universalitas Pendidikan Islam

Dalam kegiatan itu, banyak ulama dan tokoh masyarakat yang mendampingi. Di antaranya, Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Al-Abror KH Syatibi, Pengasuh PP Cendana KH Fahrur Rozi, Pengasuh PP Batu Ampar KH Jakfar Shodik, KH Musafak Iyad dan lain-lain. Baddrut mengaku senang karena bisa bersilaturahmi dengan para tokoh-tokoh tersebut.

Format acara memang dibentuk agar menjadi momentum silaturahmi dan lebih dekat dengan Baddrut Tamam. ”Terima kasih yang setinggi-tingginya atas kesempatan bisa acabis ke kiai, guru ngaji, dan tokoh masyarakat,” ujar Baddrut Tamam saat sambutan di Desa Blumbungan, Jumat (6/10).”Senang rasanya dalam acara ini abdina bisa acabis ke para kiai, tokoh masyarakat, guru ngaji, dan masyarakat,” tegasnya.

Momentum itu diharapkan semakin mempererat silaturahmi antara Baddrut dengan seluruh masyarakat Pamekasan. Sebab baginya, kepemimpinan hakikatnya untuk rakyat. Tanggung jawab pemimpin yakni mendengarkan masyarakat, menyejahterakan, dan bersama-sama rakyat mempercepat proses pembangunan.

Baca Juga :  Fathorrahman Terbiasa Bantu Siswa Miskin

Baddrut Tamam sudah mengikhlaskan dirinya untuk maju dalam Pilkada Pamekasan 2018. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah memberikan restu agar pria yang akrab disebut Sang Pemimpin itu berjuang untuk kemajuan Pamekasan. Partai Amanat Nasional (PAN) juga secara tegas memberikan dukungan bagi politikus muda dan merakyat tersebut.

Karena itulah, dalam setiap momen, dia selalu meminta izin dan memohon doa restu masyarakat. Berkat doa restu para guru ngaji, para kiai, tokoh masyarakat, dan rakyat, dia yakin bisa mengabdi dan berjuang lebih maksimal untuk kemakmuran masyarakat Kota Gerbang Salam. ”Kegiatan Baddrut Tamam Berbagi dilaksanakan sebagai ikhtiar untuk berbagi dengan rakyat,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/