alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Tiga Terdakwa Pemerkosaan Disertai Pembunuhan Dituntut Hukuman Mati

BANGKALAN – Tuntutan jaksa kepada tiga terdakwa kasus pemerkosaan dan perampokan disertai pembunuhan sudah dibacakan di Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan Selasa (8/5). Semua terdakwa dituntut hukuman mati.

Mereka adalah Jeppar, 28, warga Desa Tebul; Muhammad, 32, warga Desa Kwanyar Barat; dan Moh. Hajir, 52, warga Dusun Maddungan, Desa Dlemer, Kecamatan Kwanyar.  Sementara terdakwa lain, Mat Beta, warga Desa Kwanyar Barat disidang terpisah dan masih pemeriksaan saksi-saksi.

Mereka dijerat pasal 340 KUHP jo pasal 55 (1) ke-1 KUHP. Kemudian pasal 81 ayat (1) jo pasal 76 D Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Selanjutnya, UU Nomor 17 Tahun 2016 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sebab, ketiganya bersama-sama melakukan pembunuhan berencana dan melakukan kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan.

Baca Juga :  Melawan, Maling Motor Didor

Sidang dibagi menjadi dua sesi dan di ruang berbeda. Pertama, sidang dengan terdakwa Muhammad dan Moh. Hajir yang dilangsungkan sekitar pukul 10.30. Kedua, sidang terdakwa Jeppar, sekitar pukul 12.00. Sidang tersebut digelar tertutup.

Sebelum hingga sidang selesai, massa dari kedua korban memadati PN Bangkalan. Mereka dikawal ketat polisi. Beruntung tidak ada aksi kerusuhan.

Usai siding, tidak ada satu pun jaksa penuntut umum (JPU) yang mau memberikan komentar saat diwawancarai wartawan. Jaksa Anis Sugiarti, Beni, dan Fajrini Faizah kompak menghindar. Mereka menyarankan untuk konfirmasi kepada Kasi Intel Kejari Bangkalan Pintono Hartoyo. Sayangnya, yang bersangkutan juga belum bisa memberikan penjelasan.

Sementara itu, Joko selaku Penasihat Hukum terdakwa dari Posbakum PN Bangkalan membenarkan, kliennya, Jeppar, Muhammad, dan Moh. Hajir dituntut hukuman mati. Agenda sidang selanjutnya adalah pleidoi atau pembelaan terdakwa. Agenda pleidoi akan digelar Selasa depan (15/5). ”Ketiganya dituntut pidana mati,” ucapnya singkat.

Baca Juga :  Buru Pelaku Lain, Belum Tetapkan DPO

Untuk diketahui, mayat Ahmad, 20, dan Ani Fauziyah Laili, 17, ditemukan jadi tengkorak di perbukitan Pantai Rongkang, Sabtu (22/7/2017). Selasa (1/8), polisi berhasil menguak pelaku pembunuhan sepasang kekasih asal Desa Banyubesi, Kecamatan Tragah tersebut.

Sebelum dibunuh, Ani diperkosa secara bergiliran oleh lima pelaku. Saat sudah tewas pun, perhiasan dan motor korban digasak pelaku. Dari lima pelaku, hanya Sohib, 35, warga Desa Kwanyar Barat, masih buron. Polisi menetapkan Sohib dalam daftar pencarian orang (DPO).

 

BANGKALAN – Tuntutan jaksa kepada tiga terdakwa kasus pemerkosaan dan perampokan disertai pembunuhan sudah dibacakan di Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan Selasa (8/5). Semua terdakwa dituntut hukuman mati.

Mereka adalah Jeppar, 28, warga Desa Tebul; Muhammad, 32, warga Desa Kwanyar Barat; dan Moh. Hajir, 52, warga Dusun Maddungan, Desa Dlemer, Kecamatan Kwanyar.  Sementara terdakwa lain, Mat Beta, warga Desa Kwanyar Barat disidang terpisah dan masih pemeriksaan saksi-saksi.

Mereka dijerat pasal 340 KUHP jo pasal 55 (1) ke-1 KUHP. Kemudian pasal 81 ayat (1) jo pasal 76 D Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.


Selanjutnya, UU Nomor 17 Tahun 2016 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sebab, ketiganya bersama-sama melakukan pembunuhan berencana dan melakukan kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan.

Baca Juga :  Tangkap Tersangka Pemerkosaan di Jakarta

Sidang dibagi menjadi dua sesi dan di ruang berbeda. Pertama, sidang dengan terdakwa Muhammad dan Moh. Hajir yang dilangsungkan sekitar pukul 10.30. Kedua, sidang terdakwa Jeppar, sekitar pukul 12.00. Sidang tersebut digelar tertutup.

Sebelum hingga sidang selesai, massa dari kedua korban memadati PN Bangkalan. Mereka dikawal ketat polisi. Beruntung tidak ada aksi kerusuhan.

Usai siding, tidak ada satu pun jaksa penuntut umum (JPU) yang mau memberikan komentar saat diwawancarai wartawan. Jaksa Anis Sugiarti, Beni, dan Fajrini Faizah kompak menghindar. Mereka menyarankan untuk konfirmasi kepada Kasi Intel Kejari Bangkalan Pintono Hartoyo. Sayangnya, yang bersangkutan juga belum bisa memberikan penjelasan.

Sementara itu, Joko selaku Penasihat Hukum terdakwa dari Posbakum PN Bangkalan membenarkan, kliennya, Jeppar, Muhammad, dan Moh. Hajir dituntut hukuman mati. Agenda sidang selanjutnya adalah pleidoi atau pembelaan terdakwa. Agenda pleidoi akan digelar Selasa depan (15/5). ”Ketiganya dituntut pidana mati,” ucapnya singkat.

Baca Juga :  Dua Pekan Tindak 2.531 Pelanggar Lalu Lintas

Untuk diketahui, mayat Ahmad, 20, dan Ani Fauziyah Laili, 17, ditemukan jadi tengkorak di perbukitan Pantai Rongkang, Sabtu (22/7/2017). Selasa (1/8), polisi berhasil menguak pelaku pembunuhan sepasang kekasih asal Desa Banyubesi, Kecamatan Tragah tersebut.

Sebelum dibunuh, Ani diperkosa secara bergiliran oleh lima pelaku. Saat sudah tewas pun, perhiasan dan motor korban digasak pelaku. Dari lima pelaku, hanya Sohib, 35, warga Desa Kwanyar Barat, masih buron. Polisi menetapkan Sohib dalam daftar pencarian orang (DPO).

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/