alexametrics
27.2 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Berbaur Peduli Kesehatan Masyarakat

PAMEKASAN – Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Pamekasan Bersama Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) komitmen membenahi pelayanan kesehatan di Kota Gerbang Salam. Salah satu langkah konkret yang diambil yakni menerbitkan Kartu Pamekasan Sehat dan Integratif (Sehati).

Selain Kartu Pamekasan Sehati, Berbaur juga menerbitkan Kartu Pamekasan Sejahtera dan Kartu Pamekasan Cerdas. Program tersebut untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Kota Gerbang Salam.

Ra Baddrut Tamam mengatakan, Pamekasan butuh pelayanan kesehatan yang lebih profesional. Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang memadai juga sangat dibutuhkan.

Kemudian, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai di puskesmas dan rumah sakit juga perlu didorong. Dengan demikian, pelayanan kesehatan akan lebih baik. ”Pelayanan kesehatan yang berpihak kepada masyarakat miskin khususnya harus didorong,” katanya.

Baca Juga :  Baddrut Tamam-Raja’e Berpeluang Menang

Jika Berbaur diberi amanah memimpin Pamekasan, dokter di setiap kecamatan akan diberi beasiswa. Program tersebut merupakan langkah pasti untuk meningkatkan kualitas SDM tenaga medis yang ada.

Mengenai pembiayaan program tersebut, akan ditopang dari APBD Pamekasan. Sebab, ada sekitar Rp 370 miliar setiap tahun yang diperuntukkan khusus bidang kesehatan. ”Pamekasan butuh pemimpin muda yang kreatif dan penuh keberanian,” ujarnya.

Khusus untuk kesejahteraan masyarakat, Berbaur memiliki program unggulan. Yakni, menciptakan 10 ribu wirausahawan baru. Wirausahawan itu akan merekrut tenaga kerja yang lebih banyak. Mereka bakal dibekali ilmu pengetahuan dan difasilitasi sarana dan prasarana.

Paslon Berbaur diterpa isu tidak sedap. Yakni, Raja’e selaku cawabup dikabarkan pernah menolak pembangunan polindes. Isu tersebut ditepis keras oleh Ra Baddrut Tamam. Menurut dia, isu itu fitnah.

Baca Juga :  Soal Tes Calon Panwascam Jangan Bocor

Mengenai surat penolakan pembangunan polindes yang ditunjukkan rival politik, dinilai bisa dibuat kapan saja. ”Tidak usah kampanye negatif. Kita tidak mau mengkritisi yang lalu lalu. Kita membicarakan masa depan yang lebih bagus,” tandasnya.

 

PAMEKASAN – Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Pamekasan Bersama Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) komitmen membenahi pelayanan kesehatan di Kota Gerbang Salam. Salah satu langkah konkret yang diambil yakni menerbitkan Kartu Pamekasan Sehat dan Integratif (Sehati).

Selain Kartu Pamekasan Sehati, Berbaur juga menerbitkan Kartu Pamekasan Sejahtera dan Kartu Pamekasan Cerdas. Program tersebut untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Kota Gerbang Salam.

Ra Baddrut Tamam mengatakan, Pamekasan butuh pelayanan kesehatan yang lebih profesional. Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang memadai juga sangat dibutuhkan.


Kemudian, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai di puskesmas dan rumah sakit juga perlu didorong. Dengan demikian, pelayanan kesehatan akan lebih baik. ”Pelayanan kesehatan yang berpihak kepada masyarakat miskin khususnya harus didorong,” katanya.

Baca Juga :  Pendukung Paslon Bupati Terkapar di Arek Lancor

Jika Berbaur diberi amanah memimpin Pamekasan, dokter di setiap kecamatan akan diberi beasiswa. Program tersebut merupakan langkah pasti untuk meningkatkan kualitas SDM tenaga medis yang ada.

Mengenai pembiayaan program tersebut, akan ditopang dari APBD Pamekasan. Sebab, ada sekitar Rp 370 miliar setiap tahun yang diperuntukkan khusus bidang kesehatan. ”Pamekasan butuh pemimpin muda yang kreatif dan penuh keberanian,” ujarnya.

Khusus untuk kesejahteraan masyarakat, Berbaur memiliki program unggulan. Yakni, menciptakan 10 ribu wirausahawan baru. Wirausahawan itu akan merekrut tenaga kerja yang lebih banyak. Mereka bakal dibekali ilmu pengetahuan dan difasilitasi sarana dan prasarana.

Paslon Berbaur diterpa isu tidak sedap. Yakni, Raja’e selaku cawabup dikabarkan pernah menolak pembangunan polindes. Isu tersebut ditepis keras oleh Ra Baddrut Tamam. Menurut dia, isu itu fitnah.

Baca Juga :  Dorong Kemajuan Sepak Bola Nasional, BRI Kembali Jadi Sponsor Utama BRI Liga 1

Mengenai surat penolakan pembangunan polindes yang ditunjukkan rival politik, dinilai bisa dibuat kapan saja. ”Tidak usah kampanye negatif. Kita tidak mau mengkritisi yang lalu lalu. Kita membicarakan masa depan yang lebih bagus,” tandasnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/