alexametrics
20.8 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Nyabu, Finalis D’Academy I Diringkus Polisi

BANGKALAN – Zulfikar Novan, finalis D’Academy I kini menjadi penghuni ruang tahanan Polres Bangkalan. Pemuda 32 tahun itu diduga memiliki dan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu. Warga Kelurahan Demangan, Kecamatan Bangkalan itu mengaku mengonsumsi barang terlarang itu sejak 2012.

Rabu (7/2) sekitar pukul 14.40, polisi mendapatkan informasi bahwa rumah kos di Jalan Raya Jokotole Gang 3, Kelurahan Keraton, sering digunakan pesta narkoba. Polisi melakukan penyelidikan. Saat melakukan pengintaian, Zulfikar Novan menunjukkan gelagat mencurigakan.

Karena itu, polisi melakukan penggerebekan. Dari tangan Zulfikar polisi mengamankan beberapa barang bukti (BB). Di antaranya, satu bong, satu kompor sabu-sabu, dan satu korek api. Kemudian, satu botol berisi alkohol, serta sabu-sabu 3,68 gram dan 0,33 gram.

Baca Juga :  KPU Pamekasan Perpanjang Layanan Urus Dokumen

Pada Rabu (7/2) polisi juga mengamankan Syaifullah, 38, warga Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Kota Bangkalan. Di ditangkap di Jalan RA Kartini, Kelurahan Keraton. Dari tangan tersangka polisi menyita satu plastik kecil berisi 2,06 gram sabu-sabu.

Sabtu (3/2) polisi berhasil meringkus Jasuli, 26, warga Desa Bringin, Kecamatan Labang. Dia ditangkap di rumah sang nenek di desanya. Dari penangkapan ini polisi menyita dompet berisi 0,30 dan 0,48 gram sabu-sabu, dua alat isap, satu kantong plastik berisi plastik klip kecil-kecil, dua botol, satu alat timbang, dan uang Rp 1.550.000.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha mengatakan, Zulfikar sebagai pengguna serta Syaifullah dan Jasuli sebagai pengecer. Polisi telah mengantongi penyuplai barang kepada tiga tersangka tersebut. ”Kami masih melakukan pengejaran kepada para DPO,” ucapnya.

Baca Juga :  Santre Ngereng Keyae

Syaifullah dan Jasuli dijerat pasal 114 (1) jo pasal 132 (1) dan pasal 112 (1) UU 35/2009 tentang Narkotika, sehingga diancam maksimal 20 tahun penjara. Zulfikar dijerat pasal 112 (1) dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

BANGKALAN – Zulfikar Novan, finalis D’Academy I kini menjadi penghuni ruang tahanan Polres Bangkalan. Pemuda 32 tahun itu diduga memiliki dan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu. Warga Kelurahan Demangan, Kecamatan Bangkalan itu mengaku mengonsumsi barang terlarang itu sejak 2012.

Rabu (7/2) sekitar pukul 14.40, polisi mendapatkan informasi bahwa rumah kos di Jalan Raya Jokotole Gang 3, Kelurahan Keraton, sering digunakan pesta narkoba. Polisi melakukan penyelidikan. Saat melakukan pengintaian, Zulfikar Novan menunjukkan gelagat mencurigakan.

Karena itu, polisi melakukan penggerebekan. Dari tangan Zulfikar polisi mengamankan beberapa barang bukti (BB). Di antaranya, satu bong, satu kompor sabu-sabu, dan satu korek api. Kemudian, satu botol berisi alkohol, serta sabu-sabu 3,68 gram dan 0,33 gram.

Baca Juga :  Paslon Mantap Perhatikan Pelaku IKM

Pada Rabu (7/2) polisi juga mengamankan Syaifullah, 38, warga Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Kota Bangkalan. Di ditangkap di Jalan RA Kartini, Kelurahan Keraton. Dari tangan tersangka polisi menyita satu plastik kecil berisi 2,06 gram sabu-sabu.

Sabtu (3/2) polisi berhasil meringkus Jasuli, 26, warga Desa Bringin, Kecamatan Labang. Dia ditangkap di rumah sang nenek di desanya. Dari penangkapan ini polisi menyita dompet berisi 0,30 dan 0,48 gram sabu-sabu, dua alat isap, satu kantong plastik berisi plastik klip kecil-kecil, dua botol, satu alat timbang, dan uang Rp 1.550.000.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha mengatakan, Zulfikar sebagai pengguna serta Syaifullah dan Jasuli sebagai pengecer. Polisi telah mengantongi penyuplai barang kepada tiga tersangka tersebut. ”Kami masih melakukan pengejaran kepada para DPO,” ucapnya.

Baca Juga :  Pilkada Pamekasan, Tiket Partai Kakbah Turun ke Kholifah?

Syaifullah dan Jasuli dijerat pasal 114 (1) jo pasal 132 (1) dan pasal 112 (1) UU 35/2009 tentang Narkotika, sehingga diancam maksimal 20 tahun penjara. Zulfikar dijerat pasal 112 (1) dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/