alexametrics
20.7 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

Rekrutmen PPK Tambahan Buram

SUMENEP – Rencana rekrutmen tambahan dua anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) di wilayah Sumenep buram. Hingga Jumat (7/9), KPU Sumenep belum mengumumkan rekrutmen PPK tersebut. Padahal, pelaksanaan Pemilu 2019 tinggal tujuh bulan lagi.

Komisioner KPU Sumenep Malik Mustafa mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan penambahan anggota PPK akan digelar. Sebab, sampai sekarang belum ada petunjuk teknis (juknis) dari KPU pusat.

Menurut dia, segala yang berkaitan dengan Pemilu 2019 menunggu petunjuk KPU pusat. ”Sampai sekarang, kami belum menerima juknis dari KPU RI,” kata Malik saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Dia menjelaskan, penambahan dua anggota PPK mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 31/PUU-XVI/2018. Dalam putusan tersebut disebutkan bahwa anggota PPK kembali ke asal, yakni lima orang. MK beralasan jika anggota PPK hanya tiga orang dinilai tidak rasional dan bertentangan dengan UUD 1945.

Baca Juga :  Pemkab Bakal Libatkan Profesor

”Putusan itu sekaligus membatalkan aturan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu 2019,” jelasnya. ”Dalam UU tersebut, sebelum dibatalkan oleh MK, keanggotaan PPK tiga orang,” tegasnya.

Putusan MK ditetapkan setelah KPU di seluruh Indonesia, termasuk di Sumenep, menetapkan formasi keanggotaan PPK. Sesuai aturan yang lama, keanggotaan PPK di Sumenep hanya tiga orang. Tiga anggota itu sudah mendapatkan SK sejak Maret 2018.

Ditanya bagaimana mekanisme pengisian anggota PPK tambahan, Malik belum bisa memastikan. Apakah akan dipilih secara terbuka atau langsung menunjuk calon anggota PPK yang pernah mendaftar ke KPU.

”Yang jelas, anggota PPK sebelumnya bisa mendaftar lagi. Dengan catatan, dia tidak dua periode menjabat anggota PPK,” tukasnya. (mam/hud)

Baca Juga :  Banggar Kecewa APBD 2019 Baru Terserap 67 Persen

SUMENEP – Rencana rekrutmen tambahan dua anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) di wilayah Sumenep buram. Hingga Jumat (7/9), KPU Sumenep belum mengumumkan rekrutmen PPK tersebut. Padahal, pelaksanaan Pemilu 2019 tinggal tujuh bulan lagi.

Komisioner KPU Sumenep Malik Mustafa mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan penambahan anggota PPK akan digelar. Sebab, sampai sekarang belum ada petunjuk teknis (juknis) dari KPU pusat.

Menurut dia, segala yang berkaitan dengan Pemilu 2019 menunggu petunjuk KPU pusat. ”Sampai sekarang, kami belum menerima juknis dari KPU RI,” kata Malik saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.


Dia menjelaskan, penambahan dua anggota PPK mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 31/PUU-XVI/2018. Dalam putusan tersebut disebutkan bahwa anggota PPK kembali ke asal, yakni lima orang. MK beralasan jika anggota PPK hanya tiga orang dinilai tidak rasional dan bertentangan dengan UUD 1945.

Baca Juga :  Dua Tahun Tiadakan Kegiatan┬áPurna-PMI

”Putusan itu sekaligus membatalkan aturan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu 2019,” jelasnya. ”Dalam UU tersebut, sebelum dibatalkan oleh MK, keanggotaan PPK tiga orang,” tegasnya.

Putusan MK ditetapkan setelah KPU di seluruh Indonesia, termasuk di Sumenep, menetapkan formasi keanggotaan PPK. Sesuai aturan yang lama, keanggotaan PPK di Sumenep hanya tiga orang. Tiga anggota itu sudah mendapatkan SK sejak Maret 2018.

Ditanya bagaimana mekanisme pengisian anggota PPK tambahan, Malik belum bisa memastikan. Apakah akan dipilih secara terbuka atau langsung menunjuk calon anggota PPK yang pernah mendaftar ke KPU.

”Yang jelas, anggota PPK sebelumnya bisa mendaftar lagi. Dengan catatan, dia tidak dua periode menjabat anggota PPK,” tukasnya. (mam/hud)

Baca Juga :  Pendapatan Daerah Susut Rp 59,2 Miliar
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/