alexametrics
26.1 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Coklit Data Pemilih Dimulai 15 Juli

SUMENEP – Pemutakhiran data pemilih Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2020 baru dimulai 15 Juli. Pemutakhiran akan dimulai dengan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep Rahbini menyampaikan, semua desa sudah membentuk petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP). Agenda pembentukan dimulai pada 24 Juni. Batas akhir pembentukan yakni 14 Juli 2020. ”Dari hasil koordinasi PPS, sudah ada nama-nama yang akan dijadikan PPDP,” ungkapnya kemarin (7/7).

Penetapan PPDP akan digelar pada 14 Juli. Masa kerja mereka bakal dimulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. Para petugas akan mendatangi setiap rumah warga.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, mereka akan melaksanakan coklit data pemilih menggunakan protokol kesehatan. Antara lain, mengenakan face shield, masker, dan alat pelindung diri (APD) lainnya. ”Kami akan berikan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) kepada petugas untuk meminimalkan potensi penularan Covid-19,” ujar komisioner divisi perencanaan dan data itu.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, PDI Perjuangan Sumenep Panaskan Mesin Partai

PPDP merupakan orang yang paham kondisi kependudukan setiap desa. Jadi, agar lebih mudah melakukan pemutakhiran data. Surat keterangan (SK) pengangkatan PPDPakan diserahkan pada 14 Juli.

”Kami harap masyarakat bisa bekerja sama dengan baik untuk pemutakhiran data pemilih. Kami melalui PPK dan PPS terus berkoordinasi dengan pemerintah desa agar pelaksanaan coklit diberi kelancaran,” ucapnya.

SUMENEP – Pemutakhiran data pemilih Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2020 baru dimulai 15 Juli. Pemutakhiran akan dimulai dengan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep Rahbini menyampaikan, semua desa sudah membentuk petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP). Agenda pembentukan dimulai pada 24 Juni. Batas akhir pembentukan yakni 14 Juli 2020. ”Dari hasil koordinasi PPS, sudah ada nama-nama yang akan dijadikan PPDP,” ungkapnya kemarin (7/7).

Penetapan PPDP akan digelar pada 14 Juli. Masa kerja mereka bakal dimulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. Para petugas akan mendatangi setiap rumah warga.


Di tengah pandemi Covid-19 ini, mereka akan melaksanakan coklit data pemilih menggunakan protokol kesehatan. Antara lain, mengenakan face shield, masker, dan alat pelindung diri (APD) lainnya. ”Kami akan berikan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) kepada petugas untuk meminimalkan potensi penularan Covid-19,” ujar komisioner divisi perencanaan dan data itu.

Baca Juga :  Petugas Coklit Harus Paham Kondisi Wilayah

PPDP merupakan orang yang paham kondisi kependudukan setiap desa. Jadi, agar lebih mudah melakukan pemutakhiran data. Surat keterangan (SK) pengangkatan PPDPakan diserahkan pada 14 Juli.

”Kami harap masyarakat bisa bekerja sama dengan baik untuk pemutakhiran data pemilih. Kami melalui PPK dan PPS terus berkoordinasi dengan pemerintah desa agar pelaksanaan coklit diberi kelancaran,” ucapnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/