alexametrics
21 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

Demi Gerakkan Ekonomi Umat Bupati Support Bazar Takjil

SUMENEP – Bazar takjil yang digagas Jawa Pos Radar Madura (JPRM) mendapat apresiasi Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim. Dalam acara Nyare Malem e Bazar Takjil Kamis sore (7/6), orang nomor satu di Pemkab Sumenep itu menegaskan, kegiatan yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat itu sangat diperlukan.

Bupati menyatakan, Sumenep tidak pernah sepi dari event nasional, regional, dan bahkan internasional. Di Ramadan kali ini banyak event di Sumenep. Seperti PTQ yang mendatangkan MH Ainun Najib dan sejak awal Ramadan, setiap tahunnya digelar bazar takjil.

”Ini sesuatu yang harus disyukuri dan didukung. Sebab ini pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya ketika memberikan sambutan di acara Nyare Malem e Bazar Takjil.

Bupati dua periode itu melanjutkan, JPRM melakukan sesuatu yang baik. Dia mengajak masyarakat Sumenep juga melakukan sesuatu yang baik. Sesuatu yang baik, jelas bupati, dalam penjelasan Alquran ada empat.

Baca Juga :  PKB Gagal Ganti Ketua Dewan

”Yaitu, khair, birrun, ma’ruf, dan hasan. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan, seperti bazar takjil ini, tidak hanya sekadar baik menurut bahasa, melainkan mencakup empat penjelasan Alquran itu. Saya mendukung demi kemajuan Sumenep,” jelasnya.

Busyro mengucapkan banyak terima kasih kepada JPRM. Dia menilai, JPRM ikut membantu pemkab serta memberdayakan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian.

Direktur JPRM Abdul Aziz mengatakan, event bazar takjil tidak akan sukses tanpa bantuan berbagai pihak. Terutama sponsor yang sudah men-support. JPRM juga mengadakan kegiatan positif di Sumenep.

Di antaranya, JPRM Goes to School yang memberikan pelajaran dan pelatihan kepada anak didik supaya bisa menulis serta belajar jurnalistik. ”Ini sarana untuk mencari bibit-bibit potensial di masa yang akan datang,” ucapnya.

JPRM terus mendekatkan diri kepada masyarakat. Itu supaya JPRM tetap dikenal dan dicintai sehingga bisa memberikan sumbangsih yang baik. ”Mudah-mudahan di bulan yang baik ini, JPRM mendapat rida dari Allah,” harapnya.

Baca Juga :  Polres-JPRM Cari Solusi Tertibkan CFD

Kegiatan Nyare Malem e Bazar Takjil dimeriahkan musik La Ngetnik, Turmedzi Djaka dan Abyan, dan pembacaan puisi oleh Mahendra. Juga, penampilan UKM Pelar dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Terate Sumenep serta penampilan teater oleh pelajar SMPN 5 Sumenep.

Juga dilangsungkan pemberian hadiah kepada pemenang JPRM Goes to School. Juara 1 lomba menulis berita yaitu Robiatul Hasanah dari SMPN 1 Dasuk, juara 2 Jamilatul Kamilah dari SMPN 1 Lenteng, dan juara 3 Marita Dwi Priyanti dari SMPN 4 Sumenep.

Juara harapan 1 Hijriani Fitriah dari SMPN 5 Sumenep, harapan 2 Ach. Faizal Hadyi dari SMPN 1 Gapura, dan harapan 3 Khairunnisyak India Putri dari SMP Plus Miftahul Ulum Tarate.

SUMENEP – Bazar takjil yang digagas Jawa Pos Radar Madura (JPRM) mendapat apresiasi Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim. Dalam acara Nyare Malem e Bazar Takjil Kamis sore (7/6), orang nomor satu di Pemkab Sumenep itu menegaskan, kegiatan yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat itu sangat diperlukan.

Bupati menyatakan, Sumenep tidak pernah sepi dari event nasional, regional, dan bahkan internasional. Di Ramadan kali ini banyak event di Sumenep. Seperti PTQ yang mendatangkan MH Ainun Najib dan sejak awal Ramadan, setiap tahunnya digelar bazar takjil.

”Ini sesuatu yang harus disyukuri dan didukung. Sebab ini pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya ketika memberikan sambutan di acara Nyare Malem e Bazar Takjil.


Bupati dua periode itu melanjutkan, JPRM melakukan sesuatu yang baik. Dia mengajak masyarakat Sumenep juga melakukan sesuatu yang baik. Sesuatu yang baik, jelas bupati, dalam penjelasan Alquran ada empat.

Baca Juga :  PKB Gagal Ganti Ketua Dewan

”Yaitu, khair, birrun, ma’ruf, dan hasan. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan, seperti bazar takjil ini, tidak hanya sekadar baik menurut bahasa, melainkan mencakup empat penjelasan Alquran itu. Saya mendukung demi kemajuan Sumenep,” jelasnya.

Busyro mengucapkan banyak terima kasih kepada JPRM. Dia menilai, JPRM ikut membantu pemkab serta memberdayakan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian.

Direktur JPRM Abdul Aziz mengatakan, event bazar takjil tidak akan sukses tanpa bantuan berbagai pihak. Terutama sponsor yang sudah men-support. JPRM juga mengadakan kegiatan positif di Sumenep.

Di antaranya, JPRM Goes to School yang memberikan pelajaran dan pelatihan kepada anak didik supaya bisa menulis serta belajar jurnalistik. ”Ini sarana untuk mencari bibit-bibit potensial di masa yang akan datang,” ucapnya.

JPRM terus mendekatkan diri kepada masyarakat. Itu supaya JPRM tetap dikenal dan dicintai sehingga bisa memberikan sumbangsih yang baik. ”Mudah-mudahan di bulan yang baik ini, JPRM mendapat rida dari Allah,” harapnya.

Baca Juga :  Narkoba Jadi Ancaman Serius, Hakim PN Pernah Diteror

Kegiatan Nyare Malem e Bazar Takjil dimeriahkan musik La Ngetnik, Turmedzi Djaka dan Abyan, dan pembacaan puisi oleh Mahendra. Juga, penampilan UKM Pelar dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Terate Sumenep serta penampilan teater oleh pelajar SMPN 5 Sumenep.

Juga dilangsungkan pemberian hadiah kepada pemenang JPRM Goes to School. Juara 1 lomba menulis berita yaitu Robiatul Hasanah dari SMPN 1 Dasuk, juara 2 Jamilatul Kamilah dari SMPN 1 Lenteng, dan juara 3 Marita Dwi Priyanti dari SMPN 4 Sumenep.

Juara harapan 1 Hijriani Fitriah dari SMPN 5 Sumenep, harapan 2 Ach. Faizal Hadyi dari SMPN 1 Gapura, dan harapan 3 Khairunnisyak India Putri dari SMP Plus Miftahul Ulum Tarate.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/