alexametrics
21.2 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Operator PIP dan BSM SMAN 1 Banyuates Diperiksa

SAMPANG – Polres Sampang terus mendalami dugaan penyelewengan dana bantuan siswa miskin (BSM) dan program Indonesia pintar (PIP) di SMAN 1 Banyuates. Senin (7/5) sekitar pukul 10.30, operator PIP dan BSM SMAN 1 Banyuates dipanggil serta diperiksa di Unit III Tipikor Polres Sampang.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto mengatakan, secara bergilir pihak-pihak yang keterangannya dibutuhkan akan dipanggil. Keterangan dari seluruh pihak yang dipanggil akan dijadikan acuan untuk meningkatkan status kasus tersebut. ”Hari ini satu orang yang kami panggil dan diperiksa. Yaitu, operator PIP dan BSM,” katanya.

Hery tidak menyebutkan jumlah orang yang sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Dia hanya menyebutkan, yang dipanggil meliputi guru, staf, dan siswa SMAN 1 Banyuates. ”Ini masih dalam penyelidikan. Setelah ini, kami memanggil dua orang lagi untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Alihkan Anggaran Api Alam untuk Pantai Jumiang

Mantan Kasatnarkoba Polres Bangkalan itu menegaskan, keterangan yang dikumpulkan penyidik bakal dijadikan alat bukti. ”Kepala sekolah juga akan dipanggil nanti. Sekarang masih pemeriksaan saksi-saksi,” terang Hery.

Dugaan penyelewengan dana BSM dan PIP di SMAN 1 Banyuates terungkap ke publik setelah ratusan siswa berdemonstrasi. Saat demo, siswa menuding pihak sekolah mengambil haknya. Siswa yang tercatat sebagai penerima BSM dan PIP mengaku sama sekali tidak memperoleh haknya.

Kasi Pembinaan SMA/SMK Dinas Pendidikan Jawa Timur di Sampang Hendro Hermawan mengatakan, pihaknya menghargai proses hukum atas masalah di SMAN 1 Banyuates. Dia menegaskan, secara administrasi, di SMAN 1 Banyuates tidak ada permasalahan.

Karena itu, pihaknya berharap polisi mempercepat proses hukum. ”Silakan saja, kami akan menunggu dan menerima hasilnya seperti apa nanti,” kata dia.

Baca Juga :  Aksi Cabul Takmir Masjid Direkam Warga

SAMPANG – Polres Sampang terus mendalami dugaan penyelewengan dana bantuan siswa miskin (BSM) dan program Indonesia pintar (PIP) di SMAN 1 Banyuates. Senin (7/5) sekitar pukul 10.30, operator PIP dan BSM SMAN 1 Banyuates dipanggil serta diperiksa di Unit III Tipikor Polres Sampang.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto mengatakan, secara bergilir pihak-pihak yang keterangannya dibutuhkan akan dipanggil. Keterangan dari seluruh pihak yang dipanggil akan dijadikan acuan untuk meningkatkan status kasus tersebut. ”Hari ini satu orang yang kami panggil dan diperiksa. Yaitu, operator PIP dan BSM,” katanya.

Hery tidak menyebutkan jumlah orang yang sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Dia hanya menyebutkan, yang dipanggil meliputi guru, staf, dan siswa SMAN 1 Banyuates. ”Ini masih dalam penyelidikan. Setelah ini, kami memanggil dua orang lagi untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Baca Juga :  24 Pengemudi Motor dan Mobil di Sampang Ditilang Polisi Gara-Gara Ini

Mantan Kasatnarkoba Polres Bangkalan itu menegaskan, keterangan yang dikumpulkan penyidik bakal dijadikan alat bukti. ”Kepala sekolah juga akan dipanggil nanti. Sekarang masih pemeriksaan saksi-saksi,” terang Hery.

Dugaan penyelewengan dana BSM dan PIP di SMAN 1 Banyuates terungkap ke publik setelah ratusan siswa berdemonstrasi. Saat demo, siswa menuding pihak sekolah mengambil haknya. Siswa yang tercatat sebagai penerima BSM dan PIP mengaku sama sekali tidak memperoleh haknya.

Kasi Pembinaan SMA/SMK Dinas Pendidikan Jawa Timur di Sampang Hendro Hermawan mengatakan, pihaknya menghargai proses hukum atas masalah di SMAN 1 Banyuates. Dia menegaskan, secara administrasi, di SMAN 1 Banyuates tidak ada permasalahan.

Karena itu, pihaknya berharap polisi mempercepat proses hukum. ”Silakan saja, kami akan menunggu dan menerima hasilnya seperti apa nanti,” kata dia.

Baca Juga :  Cegah Street Crime di Bulan Ramadan, Polres Sampang Giatkan Patroli

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Sumur Bor Semburkan Api

Sepi Pembeli, Pedagang Batik Menjerit

Bakal Calon dari Nasdem Tidak Hadir

Istighotsah Buka Deklarasi Kampanye Damai

Artikel Terbaru

/