alexametrics
20.8 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Hendak Edarkan SS Senilai Ratusan Juta, Warga Bangkalan Diciduk Polisi

BANGKALAN-Agus Widodo sudah tiga hari tidak ngernet truk. Dia ditangkap polisi gara-gara menjadi kurir sabu-sabu (SS), Selasa (5/3). Tidak tanggung-tanggung, barang bukti (BB) yang disita polisi sebanyak 132 gram.

Jika harga SS Rp 1 juta per gram, BB yang diamankan polisi setara Rp 132 juta lebih. Namun demikian, tersiar kabar jika harga SS di sebagian wilayah di Kota Salak berkisar Rp 1,2 juta per gram.

Kepada polisi, Agus Widodo mengaku mendapatkan SS dari bandar narkoba asal Pamekasan. SS tersebut diantar langsung sang bandar ke rumah Agus Widodo di Desa Pangpong, Kecamatan Labang. Sementara lokasi penangkapan di Desa/Kecamatan Labang.

Baca Juga :  Ketahuan Nyabu, Penjaga Toilet Umum di Bangkalan Dibekuk Polisi

Dari hasil mengantar SS tersebut, Agus Widodo mengaku diberi upah sebesar Rp 1 juta. Pria berusia 24 tahun itu, mengaku sudah tiga kali menjadi kurir SS. “Upah menjadi kurir digunakan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari,” ujarnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengatakan, pihaknya sedang mengejar bandar dan pembeli SS. Selain Agus Widodo, diduga kuat masih banyak pihak lain yang terlibat.

“Kita kejar terus sampai ke akarnya. Bandar semacam ini pasti memiliki banyak jaringan,” tegasnya. (Julian Isna)

BANGKALAN-Agus Widodo sudah tiga hari tidak ngernet truk. Dia ditangkap polisi gara-gara menjadi kurir sabu-sabu (SS), Selasa (5/3). Tidak tanggung-tanggung, barang bukti (BB) yang disita polisi sebanyak 132 gram.

Jika harga SS Rp 1 juta per gram, BB yang diamankan polisi setara Rp 132 juta lebih. Namun demikian, tersiar kabar jika harga SS di sebagian wilayah di Kota Salak berkisar Rp 1,2 juta per gram.

Kepada polisi, Agus Widodo mengaku mendapatkan SS dari bandar narkoba asal Pamekasan. SS tersebut diantar langsung sang bandar ke rumah Agus Widodo di Desa Pangpong, Kecamatan Labang. Sementara lokasi penangkapan di Desa/Kecamatan Labang.

Baca Juga :  Sidang Tuntutan Kasus 8,7 Kg Sabu Tunggu Kejagung


Dari hasil mengantar SS tersebut, Agus Widodo mengaku diberi upah sebesar Rp 1 juta. Pria berusia 24 tahun itu, mengaku sudah tiga kali menjadi kurir SS. “Upah menjadi kurir digunakan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari,” ujarnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengatakan, pihaknya sedang mengejar bandar dan pembeli SS. Selain Agus Widodo, diduga kuat masih banyak pihak lain yang terlibat.

“Kita kejar terus sampai ke akarnya. Bandar semacam ini pasti memiliki banyak jaringan,” tegasnya. (Julian Isna)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/